Skip to main content

Posts

Showing posts from March, 2014

Senyummu Mengalihkan Lelahku...#Hassaaahh

Pyuuuhhhhh... Sedikit lelah hari ini. Ups mengeluh lagi. Plakkk...Tampar diri sendiri..#sadiss. Subuh hrus bangun..meskipun mata masih berkantung. Meskipun bantal memeluk erat, meskipun kasur membelai lembut. Tetap. Harus bangun. Toleransi waktu, max 1 jam, hadeeehhh samo sajooo.   Dimulai dg sholat subuh. Merendam pakaian ken, me, dan ayah ken. Disambi menyiapkan sarapan pagi untuk ayah ken. Karena disambi, jadi wara-wiri. Tak apa, 50 cm aja, kira-kira, tak masalah, tapi kalau berkali-kali, ckckckck.  "Lalu sarapan buat ken mana muma?"  Soryy ya honey, maapkan muma. Karena ke-lemotan diriku saat masak-memasak, alhasil kalau dipagi hari, ken hanya sarapan roti tawar di campur susu. Pernah juga bubur instan. Aduuhhh maapkan ya nak. Sarapan selesai, waktunya memandikan ken. "Lalu kapan donk aku mandi?". Jawab hatiku: "Kapan-kapan". Sungguh tak sempat. Ayah berangkat. Ken sudah cakep. Lalu saatnya ken menikmati 'Sabu', Sarapan bubur. Ken adalah tipik…

Bangga jadi 'IRT' (Muma Ken)

Bangga jadi 'IRT' IRT
Ibu Rumah Tangga
Saya adalah salah satu orang yang dulu pernah memandang sebelah mata jika ada seorang wanita yang apabila ditanya mengenai profesinya lalu ia menjawab: "ibu rumah tangga pak/bu/mbk". Apalagi kalau ada seorang wanita berpendidikan tinggi yang berprofesi hanya menjadi ibu rumah tangga, maka tak segan hati saya berkata : "ealaaahhh, IRT to". Dulu, saya berpendapat bahwa menjadi seorang ibu rumah tangga itu amatlah mudah. Tak perlu sekolah tinggi-tinggi, belajar mati-matian, untuk menjadi seorang ibu rumah tangga. Toh nanti telah tiba 'saat'nya untuk menjadi seorang istri lalu menjadi ibu, naluri keibuan akan muncul secara otomatis. Begitu kata orang tua dulu. Itu pendapat saya dulu.
Sekarang?. Begitu saya menjadi seorang istri, maka seketika itu juga rasanya saya ingin 'menampar pikiran' saya yang dulu pernah meremehkan tugas menjadi seorang istri. Ini baru menjadi seorang istri. Apalagi menjadi ibu?,. Ibu…

Ber-'unyeng-unyeng' atau user-user dua

My Little star ken suka sekali yang namanya jalan-jalan naek motor. Kalau sudah naek motor, dia suka membuka telapak tangannya lebar-lebar seraya dibentangkan. Senang merasakan angin yang menerpa kulit telapak tangannya. dia pun tidak mau mengenakan topi. Ken lebih suka membiarkan rambutnya disapu angin hingga berkibar 'kiwir-kiwir'.
Kami, ken, ayah ken, dan aku, biasanya suka nongkrong di taman kota, alun-alun, taman kecil di pasar buah, dan nongkrong di warung kopi langganan ayah.
Nah di tempat-tempat tersebut tak jarang kami bertemu dengan beberapa orang yang kami kenal. Dan yang pertama kali mereka lakukan saat melihat ken adalah menjiwitt pipinya (duuhh kasian my little star). Setelah menjiwit, mereka menggendong ken. Atau mengikuti ken berlarian kesana kemari. Tak lama kemudian, saat mereka mengetahui ken beruseran dua, mereka sontak berkata:
"wah user-userannya dua" atau ada lagi yang berkomentar seperti ini "unyeng-unyenge loro rek, pinter nggolek iwak&q…