Monday, March 17, 2014

Senyummu Mengalihkan Lelahku...#Hassaaahh

Pyuuuhhhhh...
Sedikit lelah hari ini. Ups mengeluh lagi. Plakkk...Tampar diri sendiri..#sadiss.
Subuh hrus bangun..meskipun mata masih berkantung. Meskipun bantal memeluk erat, meskipun kasur membelai lembut. Tetap. Harus bangun. Toleransi waktu, max 1 jam, hadeeehhh samo sajooo.  
Dimulai dg sholat subuh. Merendam pakaian ken, me, dan ayah ken. Disambi menyiapkan sarapan pagi untuk ayah ken. Karena disambi, jadi wara-wiri. Tak apa, 50 cm aja, kira-kira, tak masalah, tapi kalau berkali-kali, ckckckck. 
"Lalu sarapan buat ken mana muma?" 
Soryy ya honey, maapkan muma. Karena ke-lemotan diriku saat masak-memasak, alhasil kalau dipagi hari, ken hanya sarapan roti tawar di campur susu. Pernah juga bubur instan. Aduuhhh maapkan ya nak.
Sarapan selesai, waktunya memandikan ken.
"Lalu kapan donk aku mandi?". Jawab hatiku: "Kapan-kapan". Sungguh tak sempat.
Ayah berangkat. Ken sudah cakep. Lalu saatnya ken menikmati 'Sabu', Sarapan bubur.
Ken adalah tipikal anak yang tidak bisa diam. apalagi semenjak dia bisa jalan. MasyaAllah..em..em..emmm...tingkahnyaaa. Tak Apa. He'em..Sungguh tak apa. Diam berarti sedang lemas alias tak enak badan.
Karena ken tak bisa, ku putarkan lagu-lagu anak kesukaannya. Anteng didepan tipi. Kecuali lagu yang video klipnya berisi orang-orang bule...bbeeghhh langsung kabur tu anak. Kalau dia mulai bosan sedangkan sarapannya belum habis, aku mengajaknya berkeliling dengan sepeda 'tetet tetet toet'nya ken.
Selesai sarapan. 
Aku menyodorkan sekardus berisi mainan dihadapannya. Maksud hati agar dia sibuk sendiri. Dan diriku, kembali melanjutkan pekerjaan rumah tangga. Menjemur baju, ngisi perut, mempersiapkan bahan memasak menu untuk siang hari. Ya, ayah ken tak mau menikmati makanan dengan menu yang sama dalam satu hari. Hrmmmm...repoottt. Ada hikmah dibalik kerepotan ini, apa? aku yang dulunya tak bisa masak sama sekali, memegang ulekan pun tak pernah-karena lebih sering megang cangkul-What??!!!!-lewatkan, sekarang jadi sedikit pandai memasak. Sippp. Puji diri sendiri.
Sekali kali aku mengintip ken yang sedang sibuk dengan mainannya. Terkadang aku juga mengajaknya bermain petak umpet, meskpun sebentar tapi membuatkan tertawa girang. Atau saat dia mendengarkan lagu yang biasa kami dengarkan bersama sambil berjoget, maka ken akan menghampiriku. Aku paham. Aku pun mengikuti ajakannya untuk berjoget bernyanyi. Jadilah aku emak gokil. Tak apa, Demi Ken. Begitu saja, ken sudah bergoyang-goyang sambil tersenyum lebar. Ya.. Senyum, Senyum itu membuat tenagaku pulih, dan melanjutkan aktifitas masak memasak menu makan ken, ayah ken, dan aku. Sederhana. Tapi lumayan lah, daripada lumanyun kelaperan. 
1 jm setengah. selesai. Akhirnyaaaa. Ku temani ken bermain. hingga dia mengoap beberapa kali. Segera menina bobok ken. dan menina bobok diri sendiri, Hehehe..ikut molor. 
Sebelum ken bangun tdr, aku bergegas membersihkan rumah, dan dapur. Setelah itu, mandi, Akhirnyaaa....bau kecut itu hilang juga. bau siapa?itu. kamu. iya aku. Mandi, sholat dhuha, cieeee-pakek dhuha segala-iya donk,secara cuma ini yang bisa dilakukan untuk bantu suami menjemput rejeki dari Allah-Sipp, Jos.setelah itu, leyeh-leyeh, istirahat. Terkadang sebelum mandi ken sudah terbangun. Karena suara gaduh, digigit nyamuk, atau hidungnya buntu-Ken alergi debu.
Kalau Ken bangun sebelum tugasku selesai semua, rasanyaaaahhhhhhh, aarrrggghhhhh, pengen ngunyah gunung merapi berikut lahar panas dan dinginnya sekalian. Tapi semua itu sirna tatkala mendengar kata dari ken: "maaa...emmmaaahh". Rasanya seperti melayang di lembutnya awan, mendengar suara panggilan dari ken yang begitu manis. 
Segera kaki melangkah menghampiri ken di tempat tidur, ku buka pintu, ia mengerjapkan matanya, berguling, lalu tersenyum. Hadeeehhhhh rontoookkkkk semua lelah kesal dan letih. Fresh kembali. Luluh.
Itu baru kegiatan setengah hari, belum lagi aktifitas di siang hingga malam hari. Pyuuuhh pyuuuhh pyuuuhhh..pyuh?bukannya gitaris padi ya?-itukan piyu ini pyuuhhh-gimana sih yang baca-oke lanjuttt.
Mengeluh lagi...Plak plakk#sadis.
Tapi toh semua itu bisa dijalani, dilalui. Iya, tentu saja. Semua itu berkat izin Allah. Ya iyalah. Pliss Dehhh. Maksudhku, Izin Allah itu disalurkan lewat Senyum Manis Ken. 
Duuhhh..My little bro Ken, Senyummu Mengalihkan Lelahku.

 
 

No comments:

Post a Comment

Biji bunga matahari namanya kuaci
Kupas kulitnya pakai gigi
Eee para pengunjung yang baik hati
Yuk tinggalkan komentar sebelum pergi.

Buah Pir Buah Naga
Jangan khawatir, aku akan mengunjungimu juga. :)