Skip to main content

Posts

Showing posts from July, 2014

Sebab Siti Rajin Mengaji

Sebab Siti Rajin Mengaji
Gadis kurus itu siti. Anak keempat dari 5 bersaudara. Emak uwaknya pedagang panganan tradisional. Siti ikut menjajakan dagangan emaknya di sekolah. Kalau tak habis, siti berjualan keliling desa. Hal inilah yang membuat siti sering terlambat mengaji. "Terlambat lagi siti?"kata bu fiah, guru ngaji siti yang pernah menjuarai MTQ. Ia juga terkenal disiplin. Menurutnya, disiplin kunci keberhasilan. "Iyα,maaf bu fiah" "Iya,tp kamu harus menerima konsekuensinya lo ya" kata bu fiah. Siti mengangguk. Jika terlambat maka siti harus mengaji di luar ruangan. Siti tak sedih dengan hukuman tersebut karena ia masih bisa mendengarkan materi qiroah favoritnya yang disampaikan bu fiah. Ia sedih karna tak ada qur'an ditangannya. Sebab ia tak punya. Siti suka qiroah. Menurut siti, qiro'ah tak kalah indah dengan musik dangdut yg ia dengar di radio. "Anak anak sebentar lagi akan ada MTQ. Belajar yang tekun, biar bisa ikut dan menang lomba"…

Hakim, Sahabat Para Buruh

Aku dulu punya teman. Bukan teman sepermainan lo ya, tapi seperjuangan (MERDEKA!!!). Bedanya dia aktif, aku pasif alias melempem, lama-kelamaan mundur teratur, menghilang dari yang namanya memperjuangkan hak-hak buruh (tak patuuutttt..#godek-godek).


Namanya Hakim. Semasa kuliah, aktif di BEM juga SPM (Serikat Perjuangan Mahasiswa). Menjelang lulus ia berkecimpung di SPBI, solidaritas perjuangan buruh indonesia. Tak hanya memberikan pendidikan seputar undang-undang tenaga kerja, hak-hak serta kewajiban para buruh, ia juga merangkap sebagai tim advokasi buruh. Jadi jika ada buruh yang terampas haknya, maka hakimlah yang maju. Maju? Maksud eke hakim yang akan memperjuangkannya. Tak jarang, jika para buruh berdemo, ia turut serta, dari mulai membawa spanduk, jadi seksi dokumentasi dan ikut berorasi. Orator adalah keahliannya. Ia ahli membakar semangat para buruh untuk tetap berdemo meskipun panas menerjang, aparat menghadang dan perut keroncongan. Semua hal itu ia lakukan murni karena kesa…

FF-Bersembunyi di lubang semut hingga terbang dengan awan kintan goku, semua karna Skripsi.

Akhirnya mendekati garis finish juga. Setelah 4 tahun menikmati bangku sarjana. Yang berasa nano nano. Semester 8 ini, aku fokuskan untuk menggarap skripsi. Biar lekas wisuda trus nikah. What? Nikah? Ame siape bukk????. Sayangnya keinginanku untuk segera menyelesaikan skripsi terhambat dengan dua dosen pembimbingku. Dosen utama sedang menempuh s3 di luar kota. Dosen kedua, kritisnya luar biasa. Kata-katanya pedas. Kebanyakan makan cabe kali tu orang.
Hampir setiap selesai konsultasi dengan beliau, rasanya ingin sembunyi di lubang semut. Numpang nangis di situ. “haaaaa...ada raksasa...ada raksasaaaaa...selamatkan diriiiiiii” seru salah satu semut pekerja yang bertubuh kurus kerempeng. Seketika itu sarang semut langsung porak poranda karna kehadiranku tentunya. Kali ini, aku tak peduli. Karena hatiku begitu kelu, sebab pak dosen tak kunjung menanda tangani skripsikuu. Payah. “semuanya tenaaangggggggg” semut yang bertubuh tambun mengomando. Hiruk pikuk berubah jadi senyap. “Harap tenang, rak…

Overdosis Rumput Siti Fatimah

Usia kehamilan di trimester ke-tiga adalah masa kehamilan yang paling deg-degan menurut saya. Ada rasa nggak sabar pengen bertemu si kecil, atau takut saat akan melahirkan nanti. campur aduk nanonano.
Selain itum di masa ini, saya juga mulai mempraktekkan hasil browsing2 internet, nasehat ortu, juga omongan orang (kalau yang ini, tetap harus disaring) bahwasanya masa-masa ini, bumil harus nulai berlatih mengatur nafas, jalan-jalan pagi, banyak beraktifitas tentunya yang ringan saja seperti menyapu, mencuci piring, mengepel, dan menguras sumur. Sumur???????. Itu pun tidak dikerjakan semua dalam satu waktu. Yaaa dijadwal lah.
Selain itu, ada juga nasehat atau omongan mengenai kepercayaan orang zaman dulu (mitos) mengenai kehamilan.Sebetulnya, saya tak terlalu simpati dengan yang namanya mitos, yang suka adalah ment*s. hehe. Tapi entah kenapa, ada beberapa yang akhirnya saya praktekkan juga. Saya dulu berpikir apa salahnya disoba, toh juga demi kehamilan.
Ada dua hal yang saya praktekka…

Bukan Jatuh Biasa Ha..Ha..Haaa

Silly moment ya?..Ah tema giveaway Mak Nunu El Fasa dan Mak HM Zwan membuat aku teringat dengan kejadian yang berlangsung pada tahun 2003-2006.
Saat itu, aku masih manis kinyis-kinyis. Aku sekolah sekaligus mondok di salah satu pondok pesantren modern di jombang jawa timur. Sejak jam 7 pagi hingga 4 sore, aku berkutat di sekolah. Sisanya full kegiatan di pondok. Mulai maghrib hingga 8 malam, ngaji kitab kuning. Istirahat. Lalu subuhnya, ngaji qur’an. Begitu hampir setiap hari. Rasa jenuh terkadang hinggap. Malas ikut ngaji kitab, tertidur saat ngaji qur’an, bahkan pura-pura sakit agar tak ikut dua-duanya. Hhh..tak patuttt. Namun suatu hari, datanglah ustadz baru. Masih muda. Ganteng pula. Kehadiran ustadz ganteng ini membuat para santri semangat mengaji kitab. Termasuk daku. 1 bulan berlalu. Semangat ngaji masih menggebu-gebu dan saat itu tepat giliranku serta anis piket menyiapkan perlengkapan ngaji plus unjukan/teh hangat buat ustadz. Dikarenakan suatu hal, maka aku juga anis terge…