Skip to main content
#MemesonaItu

Menjaga Emosi

Menjaga api. Tak semudah menyalakan api.
Begitu juga dengan menjaga emosi.
Terutama untuk seorang ibu rumah tangga.
Dengan aktifitas yang sama di setiap harinya. Berinteraksi dengan orang yang sama dengan berbagai macam keinginan, sifat, dan sikap.
Lelah sudah pasti, dan bosan pasti datang. Jika begitu, me time adalah solusinya. Lalu bagaimana dengan irt yang memiliki balita dan tak berasisten rumah tangga. Tentu saja tak ada waktu khusus. Tak ada me time. Waktu luang mereka hanya pada saat si kecil tertidur.
Lalu bagaimana dengan lelah dan bosan? Jika tak tertangani tentu akan mendatangkan emosi.
Baiklah, mungkin semua itu akan terobati dengan tingkah pola si kecil.
Tiba-tiba masalah ekonomi muncul, suami yang biasanya bekerja 7 hari dalam seminggu, kini harus bekerja 5 hari saja. Karna hilangnya satu pekerjaan yang merupakan sumber utama penghasilan. Pertanyaannya, masih sanggupkah membentengi diri dari emosi?.
Hhhhhhhh.
Pertahanan saya roboh seketika. Begitu sensitif. Temperamen. Ibarat embun di tepi daun. Akan jatuh ke tanah hanya dengan hembusan angin saja. Imbas terbesar adalah, keceriaan si kecil. Matanya sembap. Sering menangis. Karena saya. Astaghfirullah.
Puncaknya, saya menangis sejadi-jadinya di atas sajadah.
Sedikit lega. Hati dan pikiran lebih terbuka. Bahwa cobaan ekonomi ini bukan apa-apa dibanding dengan ibu penjual gorengan yang menjajakan dagangan dengan berjalan kaki atau kakek tua, pedagang asongan, keliling taman kota menjajakan dagangannya dengan kakinya yang pincang. Mereka tetap berusaha.
Saat suami tiba di rmh. Maaf pun segera keluar dari mulut saya. Dan apa kata beliau: "nggak usah khawatir ma, aku pasti berusaha sekuat tenaga, cukup perhatikan anak kita dan membuat rumah kembali ceria".
Subhanallah.
Menjaga emosi amatlah susah. Oleh sebab itu, bentengilah diri dengan  ibadah. Buka hati dan pikiran. Pekalah terhadap lingkungan sekitar dan yang paling utama adalah bersyukur.Jika emosi sudah terjaga, maka kesuksesan menjadi ibu rumah tangga, berada di depan mata.

Semoga bermanfaat.

Comments

  1. Beneeerr banget maaak... Allah tidak pernah menuntut kita untuk MENYELESAIKAN semua masalah. Kita cuma diminta SABAR dan SHOLAT *self-talk*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mak nurul, betul itu, sabar, sholat, sholat merupakan me time yg paling ampuh dah. tengkiu kunjungannya ya mama sidqi : )

      Delete
  2. Subhanallah, ucapan suami meneduhkan ya mak, semoga senantiasa mendukung satu sama lain

    ReplyDelete
  3. iay mbak menjaga emosi itu memang sulit tapi setidaknya kita ada usaha untuk senantiasa menjaga emosi :)

    ReplyDelete
  4. Mba, bener bgt, bersyukur itu kunci menjalani hidup ya.
    Byk syukur, byk nikmat.

    ReplyDelete
  5. iya mak ...menjaga emosi itu...susah :")
    saya aja susah :")

    ReplyDelete
  6. Saluuut Mbak, masih bisa menjaga hati dan emosi. Mari bertawakkal Mbak, percaya bahwa rencana Allah yang terbaik :)

    ReplyDelete

Post a Comment

Biji bunga matahari namanya kuaci
Kupas kulitnya pakai gigi
Eee para pengunjung yang baik hati
Yuk tinggalkan komentar sebelum pergi.

Buah Pir Buah Naga
Jangan khawatir, aku akan mengunjungimu juga. :)

Popular posts from this blog

Cara Menghaluskan Daging Tanpa Mesin

Idul Adha. Daging dimana-mana. Bingung mau dimasak apa. Akhirnya dibikin bakso saja.
Yup, meluncurlah kami, daku dan suami, ke pasar, bukan hendaak berkeliling keliling pasar, tp hendak menggiling daging kurban jadi adonan. Di rumah, tinggal dibentuk bulat bulat plus bikin kuaahnya saja.

Tiba di tempat giling daging. Beugghhh. Harum semerbak nan memblenek. Yah namanya jg tempat penggilingan daging. Jadi ya gitu ituh.

Kami memilih tempat yang sudah direkomendasikan tukang bakso langganan kami. Di tempat itu, kita bisa request mau adonan yg begini atau yg begitu. Kami sih memilih yg begini aja. Kan buat dikonsumsi keluarga.

Kami harus mengantri, karena banyak yg seperti kami. Bingung mau dimasak apa lagi tuh daging sapi.
Masa menunggu, membuat daku bergumam: "koq gitu?".
Kenapa ?.
Kebersihan tempat bisa dikatakan lumayan lah daripada sebelah2nya. Yg bikin perasaan jadi gimanaaa gitu, karenaaaaaa. Yg handle adonan itu lohhh, laki laki berkaos singlet. Kalau ada yg netes dari ce…

4 Merek Panci Presto Terbaik

Satu atau dua hari sebelum lebaran biasanya para ibu rumah tangga, seperti kita-kita nih, sudah mulai mempersiapkan beraneka macam hidangan yang lezat seperti opor ayam dan ketupat donk ya. Nah untuk menghasilkan opor ayam yang empuk, kita pasti membutuhkan yang namanya panci pressure cooker (presto). Dengan menggunakan panci presto ketika merebus ayam, daging akan cepat matang dan empuk dalam waktu yang singkat. Selain itu penggunaan gas juga akan lebih hemat dan makanan akan menjadi lebih sehat karena gizi yang terkandung dalam ayam akan tetap terjaga. Berikut adalah daftar empat merek panci presto terbaik yang bisa kita dapatkan di online shop banyak diskon MatahariMall.
1. Airlux Panci Presto PC7216 Panci presto berkapasitas 16 liter ini bisa memasak makanan 3-10 kali lebih cepat daripada panci yang biasa kita gunakan. Panci ini dilengkapi dengan safety valve dan safety cover lock yakni lubang pembuangan uap atau udara yang berfungsi sebagai pengaman pada saat panci presto diguna…

Aneka Pilihan Atasan untuk Celana Kulot.

Siapa di sini yang lebih suka memakai celana daripada rok ?, hayooo ngakuuuu *sambil ngacung paling tinggi. Yup, aku begitu. Lebih suka memakai celana daripada rok. Membuat aku lebih mudah bergerak. Entah itu naik motor, memanjat pohon mangga, atau berlari saat dikejar-kejar Aliando, Varel, Rasya dan Al Ghozali *lalu dinyonyorin fans mereka.
Memang, sejak SD hingga SMA, aku sudah terbiasa memakai rok. Namun sepertinya saat-saat itu aku sering mendzalimi rok-rok sekolahku. Robek sana sini cyin. Bagian depan maupun belakang juga bagian kanan dan kiri. Robek. Entah karena jahitan roknya yang kurang rapi nan kuat atau karena langkah kakiku yang beringas. Entahlah.
Begitu lulus SMA, aku benar-benar menyimpan rok-rok ku. Jadi saat kuliah aku jarang memakai bawahan rok. Lebih sering memakai celana jeans, celana aladin, dan celana kulot. Hal yang demikian tersebut berlangsung sampai sekarang, saat aku sudah menjadi seorang ibu yang imut dan lucu juga gemesin *huwek. Ditambah lagi dengan akti…