Skip to main content

Posts

Showing posts from 2015

Menikmati Liburan Akhir Tahun 2015 di Bali Barat

Sudah tanggal segini aja yak. Sebentar lagi akan segera ganti bulan donk. Namun oleh karena sekarang adalah bulan Desember, maka kita tidak hanya akan menyambut bulan baru saja, tetapi juga Tahun Baru Masehi. Ya, tahun baru 2016 *tet toret toreeetttt*.
Biasanya, di detik-detik akhir tahun begini, sebagian besar orang sudah mempersiapkan acara masing-masing untuk menyambut tahun baru 2016 nanti. Misalnya seperti kumpul bareng temen-temen, mengadakan tasyakuran, liburan dan sebagainya. Yang jelas, apapun rencananya, semuanya bertujuan untuk menciptakan moment penutup yang indah dan berkesan di tahun 2015 ini.
Aku pun begitu. Juga ingin menutup tahun 2015 ini dengan sesuatu hal yang indah, berkesan, dan berbeza (baca: berbeda) dari tahun-tahun sebelumnya. Jadi aku, si ayah, dan si ken pada liburan akhir tahun ini memilih untuk pulang kampung ke Bali dan mengisi masa-masa liburan kami dengan mengunjungi wisata-wisata yang ada di tempat tinggal kami, yakni di Kabupaten Jembrana Bali.
Bel…

Manfaat Ngeblog yang Aku Rasakan di Tahun 2015

Waktu rasanya cepet banget yak. Tau tau kita sudah di penghujung tahun aja nih. Perasaan baru beberapa bulan yang lalu deh melewati tahun baru dengan bibir domble gegara kebanyakan naruh cabe di kuah bakso. Eee sekarang tahun baru malah tinggal menghitung hari saja. Dududuuhhh..cepetnyooooo..Sebenernya ya, nggak cepet cepet amat sih waktu berlalu. Nggak langsung wes bablas angine gitu juga koq, alias masih terasa. Masih terasa sensasinya. Terutama sensasi berbeda yang baru aku rasakan di tahun ini. Sensasi seru di dunia blogging. Keseruannya ituuu..bisa di bilang seperti naik roller coaster lah ya. Memicu adrenalin banget. Terutama saat ikutan lomba. Apalagi ikutnya waktu menjelang deadline. Beuuugghhh....Selain dapat merasakan sensasi berbeda dari tahun tahun sebelumnya, di dunia ngeblog ini juga aku mendapatkan banyak hal positif loh.1.Dapat banyak ilmu pengetahuan
Yup, dapat banyak ilmu. Mulai dari ilmu blogging, writing, parenting, tumbuh kembang anak, masak memasak, berbagai peng…

Kesan Nonton Dangdut Academy Asia

Salah satu suasana di rumah yang paling aku rindukan adalah saat nonton tv bareng. Dusel tempat duduk, ngotot ngototan, eyel eyelan, hingga rebutan remote tv. Yang satu pengen nonton ini yang satu pengen yang itu. Ujung-ujungnya malah nggak ada yang bisa nonton apa yang dipengenin, gegara kemunculan alm. si mbah yang tiba tiba lalu mengambil remote tv dan nonton berita dengan wajah tanpa dosa alias cuek markowek. Hadeehh. Momen itulah yang aku rindukan, jadi saat aku pulang kampung begini, aku pasti akan menghadirkan suasana seperti itu. Yaaa, memang sih nggak sama dengan yang dulu. Tapi lumayan lah yah sebagai penawar rasa rindu *aseg.Memang sudah tidak sama. Dulu, yang suka rebutan remote adalah aku dan adek, kalau sekarang yang rebutan remote adalah adek dan ibuk. Iya ibuk. Apalagi kalau jarum pendek menuju angka 20.00 WITA. Beuugghh, bener bener kagak bisa diganggu gugat dah. Karena itu adalah jadwal ibuk nonton Dangdut Academy Asia di Indosiar. Iya, ibuk suka dengan acara dangdut…

Kesan Baru Naik Kereta Api Kelas Ekonomi

Akhirnya yang ditunggu tunggu datang juga yak. Ya, apa lagi kalau bukaaannnnn...Liburan Akhir Tahuuuuunnnn. Yeayyyyy *tet..teret..teteteeettt*. Duuhh..hatiku jadi mejikuhibiniu. Seneng gitu. Dan lebih senengnya lagi, liburan akhir tahun ini bakalan jadi liburan panjang karena berbarengan dengan libur semester sekolah. Ulala beibeh. Nah maka dari itu, aku, si ayah dan si ken memutuskan untuk menghabiskan tahun 2015 ini di suatu tempat yang dikenal sebagai surga dunia kedua yakni di pulau dewata *eyak.Ini adalah pertama kalinya bagi si ken juga si ayah akan melewati akhir tahun di pulau Bali. Jadi mereka antusias banget. Terlebih lagi si ayah. Kalau aku mah, sudah sering. Hampir tiap tahun malah. Cieee..sombong ni yeayyy ?. Nggak, nggak begitu. Gimana nggak tiap tahun melewati akhir tahun di pulau Bali cobak ?, La wong aku jualan kembang api keliling di situ. Hehe. Bukan, bukan begitu, lebih tepatnya aku orang situ. Aku lahir dan besar di pulau dewata Bali. Liburan akhir tahun ini pun a…

Aku Terima Kegagalan Resolusi 2015 Ini dengan....

Sebenarnya, inti dari resolusiku di tahun 2015 yang sebentar lagi akan berakhir ini adalah dapat menghadirkan rasa bangga di hati ibu dan bapak. Meskipun aku hanya sebagai ibu rumah tangga. Bukan sebagai seorang wanita karier sukses sebagaimana harapan bapak juga ibuk yang ditujukan padaku si anak pertama.
Sudah bukan hal yang dianggap tabu lagi dibicarakan *emangnya silet bahwasanya memegang status anak pertama itu, benar benar, tak semudah membalikkan telapak tangan. Berat. Lebih berat dari  berat badanmu ? *melengos. Iyah. Beraaattt. Karena, tugas si anak pertama tak hanya memberi contoh yang baik untuk adik-adiknya akan tetapi juga anak pertamalah yang diharapkan dapat merengkuh sukses, dan menjadi sosok yang dibanggakan keluarga. Dan dua hal itu, menurut bapak dan ibuk hanya bisa diraih dengan menjadi seorang wanita karier. Bukan sebagai ibu rumah tangga.
Sekilas ada ekspresi kecewa yang tertangkap di wajah bapak ibuk saat aku mengatakan hal itu. Lalu apa yang aku rasakan saat …

Definisi Cantik yang Katanya Aku Banget

Kalau kata Afgan, gadis yang berhasil mengalihkan dunianya adalah yang begini nih :
Baiknya putihnya bidadariku Cantiknya hiasi hari-hariku

Nah kalau kata si ayah, gadis yang berhasil mengalihkan perhatiannya dari berita berita yang berkaitan dengan ham dan tenaga kerja adalah gadis yang begini nih :


*eyak.
Iya, kata si ayah, aku adalah satu satunya gadis yang berhasil membuat perasaan si ayah dagdigdug kembang kuncup lagi. Setelah sekian lama ia nggak merasakan perasaan itu. Karena terlalu fokus berorganisasi, demo, orasi, dan "hidup buruh".
Awalnya, aku tidak terlalu respect gitu mendengar pernyataan si ayah. Aku pikir itu hanya gombyal gombyal pacul saja. Tapi saat aku mengenalnya lebih jauh, penilaianku tersebut sirna begitu saja. Karena akhirnya aku tau, bahwa si ayah bukanlah tipe tipe cowok yang suka bilang "bapak kamu tukang ledeng ya ? atau tukang sayur ya ?", bukaan. Ia bukan tipe seperti itu.
Kenyataan tersebut tentu saja membuat hati aku berbunga bung…

Tulisan untuk Ibu dari Anak Pertama

Ibuku itu, orangnya cool. Nggak ekspresif. Waktu aku dapet peringkat 1 di SD, ekspresi ibu datar datar saja. Aku cemberut mbetutut bin ngambek juga ekspresi ibu biasa aja. Tampat makanku diludahin plus barang barangku dicuri sama temen sekelasku waktu SD juga ekspresi ibu biasa aja. Tau tau, besoknya ibu langsung nongol gitu aja di ruang guru. Ibu juga hemat kata-kata. Hampir setiap hari kalimatnya itu itu aja. Dan yang paling sering itu kalau nggak "makan seadanya" yaaa "hati-hati". Ada sih kata yang lain, seperti "ayo". Kata itu keluar biasanya saat tengah malam aku bangunin ibu minta anter ke belakang. Tanpa babibubebo, ibu langsung bilang "ayo". Ibu itu tegasnya polll. Kalau sudah begini ya begini. Nggak bakal bisa dibelokin jadi begitu. Aku pernah nyobak belokin aturan yang ibu buat. Eee malah dapet zonk alias mules. Aturan ibu yang aku langgar itu adalah setelah pulang sekolah, makan nasi dulu jangan makan yang lain. Nah itu aku balik jadi…

Beli Tiket Kereta Api di Indomaret Dapet Teh Celup

Beli Tiket Kereta Api di Indomaret Dapet Teh Celup ~ Waktu kuliah dulu, aku tuh hobi banget ngelihatin kalender plus ngapalin tanggal merah. Iya, ngapalin tanggal merah. Apalagi kalau ada tanggal merah yang deket-deketan. Beuugghh. Bakal langsung nyatoltoltol dah di kepala. Aku kadang heran sendiri gitu, koq bisa bisanya urusan tanggal merah begini cepet banget nyantolnya. Mbog ya kalkulus atau matematika diskrit gitu yang cepet nempel di kepala. Hadeeehh.Sekarang masih tetep gitu sih. Masih suka mantengin kalender. Apalagi akhir tahun begini. Tambah intens. Buat apa sih ?. Buat nentuin kapan saatnya berburu diskonan akhir tahun di mini market sekitar rumah plus nentuin kapan saat yang tepat untuk cus liburan akhir tahun. Dan akhir tahun 2015 ini aku and my gank (si ayah+si ken), memutuskan untuk liburan ke Bali. Ahayyy.. eikeh pulkam cyiinn. Senengnyoooo diriku auwooooo. *mamak mulai lufa diri*.Sebenarnya rencana ini bukan rencana yang kami buat jauh jauh hari. Melainkan rencana yang…

Perjalanan Mendeteksi Kecerdasan Kinestetik Si Kecil

Perjalanan Mendeteksi Kecerdasan Kinestetik Si Kecil ~ Kalau dipikir-pikir, si kecil ken sudah menunjukkan kecerdasannya yang paling dominan sejak ia lahir. Kata perawat yang merawat ken selama aku masih dalam masa penyembuhan setelah caesar, saat dimandikan, digantikan bajunya dan sebagainya, si ken nggak bisa diem anteng gitu. Kaki tangan gerak gerak terus. Aku pikir mbak perawat tersebut yaa mungkin hanya sekedar memuji gitu *emangnya marcell*. Jadi aku nanggepinnya biasa aja. Manggut manggut aja. Dan apa yang dikatakan si mbak perawat ternyata bener. Ken bener bener nggak bisa diem. Apalagi waktu dimandiin. Beuugghhh. Kayak jentik nyamuk. Plecat plecet gitu. Oleh sebab itu, urusan memandikan si kecil ken aku serahkan sepenuhnya kepada ahlinya yaitu si ayah. *Loh*.

Iya, si ayah lebih jago dan handal dalam urusan memandikan hingga menggendong si ken. Aku malah diajarin si ayah gimana cara gendong ken yang bener. Kebalik kan ?. Biasanya suami yang takut kalau gendong bayi, ee ini ma…

Deteksi Dini Kecerdasan Si Kecil

Deteksi Dini Kecerdasan Si Kecil ~ Sejak aku sadar bahwa salah satu perkembangan si kecil tidak sama dengan acuan tumbuh kembang anak pada umumnya yakni belum menguasai beberapa kata saat usianya menginjak 18 bulan, sejak saat itulah aku mulai rajin mencari informasi soal macam-macam tipe anak. Tujuan awal aku berburu informasi tersebut tentu saja untuk mencari penyebab mengapa si kecil ken belum juga mulai bermain kosa kata sebagaimana anak usia 18 bulan pada umumnya. Itulah tujuan awalku. Tujuan awal yang semakin menguat tatkala orang orang di sekitar mulai meragukan kemampuan bicara si kecil ken. (Baca : Terlambat Bicara Bukan Berarti Nggak Bisa Bicara ).
Dari sekian banyak orang yang meragukan kemampuan bicara si kecil ken, ada beberapa orang yang selalu meyakinkanku bahwa kemampuan si kecil ken sama dengan anak seusianya. Mereka mengatakan bahwa nanti, jika saatnya sudah tiba, pasti si kecil ken akan menunjukkan kemampuan bicaranya. Pernyataan orang orang positif tersebut tidak …

Obat Diare untuk Ibu Hamil

Obat diare untuk ibu hamil ~ Diare. Satu kata ini berhasil bikin aku nempel banget sama yang namanya jamban. Terutama saat aku hamil dulu. Dari mulai awal kehamilan, si diare sudah menghiasi hari hari aku. Hanya saja waktu itu aku nggak terlalu sebel gitu dengan kehadiran si diare soalnya kedatangannya membawa kabar gembira. Sebuah kabar yang mengatakan bahwa diare yang aku alami saat itu merupakan tanda-tanda kehamilan *yeayy. Jadi waktu itu, aku biarkan saja diare menemaniku selama kurang lebih 1 minggu hingga akhirnya si diare menghilang dengan sendirinya.
Aku pikir diare hanya akan datang waktu awal awal kehamilanku saja. Nyatanya ?. Nggak. 6 bulan kemudian, saat keluarga tengah mengadakan acara 7 bulanan untuk aku dan calon bayiku, eee si diare tiba tiba datang lagi. Kali ini aku benar benar terganggu dengan kehadirannya. Bayangkan saja nih ya, pas acara 7 bulanan sedang berlangsung, aku nggak bisa fokus ngikutin acara tersebut. Aku malah bolak balik kamar mandi. Nyetor. Hadeehh…

Lawan Korupsi dengan Menanamkan Karakter Anti Korupsi Sejak Usia Dini [Part 1]

Sejak Komisi Pemberantasan Korupsi didirikan, masalah masalah korupsi nampaknya bukan malah berkurang, akan tetapi semakin bertambah. Bagaikan minum obat, hampir 3x sehari kita disajikan berita berita soal korupsi yang dilakukan oleh pejabat ini ataupun itu. Jujur, menonton berita seperti itu membuat hati merasa miris. Iya, di tengah tengah persoalan kesejahteraan rakyat yang belum belum tuntas, mereka begitu teganya melakukan tindak korupsi yang tak sedikit jumlahnya itu.
Tidak usah jauh-jauh, di lingkungan sekitar saja bisa kita temukan para pelaku korupsi. Mengingat penyakit yang satu ini tengah meraja lela dimana-mana. Aku sendiri pernah menemukannya dan sayangnya tidak bisa berbuat apa-apa karena dilarang oleh bapak. Sebab bapak tidak ingin apa yang beliau alami juga dirasakan oleh keluarga.
Lalu apa yang beliau alami ?. Beliau dikucilkan oleh semua teman di tempat kerjanya dan tidak berapa lama kemudian beliau dipindahtugaskan ke tempat lain. Apa yang beliau terima tersebut dik…

Kata 'Biasa' di Balik Peristiwa Naas Metro Mini Ditabrak KRL

Aku pikir, kecelakaan naas yang dialami metro mini tersebut, yang terjadi pada minggu sore lalu, membuat orang orang lebih patuh akan rambu rambu lalu lintas dan tak menerobos pintu kereta api yang akan tertutup lagi. Namun ternyata tidak. Sayang sekali. Sungguh..TERR..LALUH.Ya, kemarin aku sempat mantengin berita tragedi metro mini yang ditabrak krl ini. Dan salah satu berita tersebut membahas tentang hal di atas yakni masih banyak warga yang tetap melanggar atau menerobos palang pintu kereta api yang akan tertutup. Masih banyak juga yang menunggu kereta api lewat tepat di dekat rel kereta api dan sebagainya. Saat ditanya oleh reporter salah satu stasiun tv swasta perihal mengapa mereka tetap berani melakukan pelanggaran tersebut maka rata rata jawaban mereka adalah 'sudah biasa begini, nggak apa apa'. Mendengar jawaban tersebut, rasanya pengen noyor kepala tu orang. Gemes. "nggak apa apa, sudah biasa kayak gini, nerobos pintu lintasan kereta api begini".
"ngga…

Ikhtiar (Usaha) Agar Punya Anak Berjenis Kelamin Laki-laki

"Biasanya kalau saat hari H pernikahan datang bulan, itu cepet hamil, aku dulu gitu mbak".Begitu kata buk eko, tetangga rumahku, yang saat itu bantu bantu beberes rumah setelah dipakai buat acara pernikahanku.Aku pun hanya manggut manggut saja menanggapi ucapan buk eko. Tidak sampai dipikirkan sih apalagi terngiang-ngiang. Soalnya, waktu itu, aku belum berencana cepet cepet punya anak, meskipun si ayah pengen banget. Aku pengen ngelakuin yang seperti di novel novel yang aku baca itu tuh, atau beberapa film yang pernah aku lihat, kayaknya seru, pacaran setelah nikah. Kece gitu *halah.Namun ternyata apa yang dikatakan buk eko benar benar terjadi. 1 bulan setelah pernikahan aku positif hamil. Jreng jreng jreng. Entah harus seneng atau kaget. Bingung. Sedangkan si ayah senyam senyum bahagia. Sayangnya, kehamilanku tersebut hanya berumur 3 bulan saja. Karena blighted ovum. Jadi harus dikuret.Sedih ?. Pasti donk. Malah menyalahkan diri sendiri. Karena aku ngerasa, tidak benar bena…

Banyak Kejutan dari Si Tiga Tahun

Akhir-akhir ini, aku sering mendapatkan surprise dari si kecil ken. Surprise tersebut berupa perkembangan kemampuannya yang begitu cepat. Seperti sudah hafal huruf abjad, kenal dengan angka 1-10 berikut versi nge-west nya, bisa menulis beberapa huruf abjad meksipun bentuknya masih blendot sana blendot sini, dan kenal dengan beberapa kata, terutama kata mobil dan susu. Mbok ya yang dikenali itu kata-kata 'Muma Cantik' gitu ya *uhuy.Sebenernya, aku nggak nyangka sama sekali bahwa kemampuan ken akan berkembang secepat itu. Mengingat bahwa si ken yang merupakan tipe anak kinestetik benar benar susah diminta untuk duduk manis lalu memperhatikanku barang sebentar saja. Ogah diam lama lama mah dia. Maunya ya plecat plecet ke sana ke mari. Kalau ia duduk diam itu pun sambil pegang mainan. Tapi kesempatan tersebut tetap aku manfaatkan sebaik mungkin. Ken duduk duduk main, aku sibuk ngoceh huruf abjad. Dicuekin ken mah urusan belakangan. Aku berharap dengan begitu, minimal ken familiar …