Skip to main content

#FFRabu - Aneh

Aneh hari ini. Pena tak mau kupegang. Kursi tak mampu kududuki. Laptop tak bisa kusentuh.  
Begitu pula rekan-rekan kerjaku. Tak satupun dari mereka menyapa menegurku. Mereka lalu lalang di depanku. Sedangkan aku terpaku layaknya lampu lalu lintas di pinggir jalan itu.
Bukankah. Kemarin malam. Sebagai tanda syukur atas bertambahnya usiaku.  Mereka sudah aku traktir makan-makan. Di tempat yang mereka inginkan. Lalu kenapa sikap mereka begitu dingin.
Tak sabar. Aku akan menghampiri Cika dan Dini. Mereka nampak serius.

"Aku melihatnya din, ia tergeletak di pinggir jalan, blazer putihnya bersimbah darah. Padahal kemarin kita baru merayakan ultahnya, dan sekarang ia sudah tiada" 


Comments

  1. Clue nya terlalu banyak mbak. Ending ketebak. Padahal ide oke

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe..Oke mbak dian..langsung dicatat..Makasih yak : )

      Delete
  2. Mbak, apakah kalimat 'Bukankah. Kemarin malam.' itu memang gaya penulisan atau gimana? Soale saya baru lihat yang kek gitu :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kamsudq sih gaya penulisan. Mengekspresikan si doi tengah berpikir menganalisa. Meraba rab gitu. Tapi nggak nyampek ya maksud daku. Okay, terima masukan dan teracatat. Makasih yak :)

      Delete
    2. Iya, Mbak. yg itu maksudnya kurang nyampe :). *Pengen bisa bikin FF juga :D

      Delete
    3. Ayo mbak, dicoba aja, ikut mff jg boleh, seru, langsunh dpet reapon kritik saran yg membangun pastinya. Ayo mbak euis, ayoooooo

      Delete
  3. dari awal jalan ceritanya sudah tertebak :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nggak seru ya mbak ?. Hika. Okay terima masujan dan langsung saya catet. Makasih yak :)

      Delete
  4. Belajar dari Mba Inda nih tapi imajiku masih blm bisa hihihi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Daku jg harus belajar bikin artikel dr mu mak, secara mak ya, kalau daku bikin artikel bagian awalnya udh serius eeee belakang belakangnya jd absurd, gk jelas kn mak . Makasih kunjungammya ya mqk pi2t

      Delete
  5. Wow, ini sekalian belajar ya Mak? Langsung dinilai begitu ya?
    Asyik ya ...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mak niar, langsung diberi krpik pedas mak hehe

      Delete
  6. Wah anggota MFF juga ternyata. Hihihi.
    Setuju sama Mbak Dian. Clue-nya terlalu banyak. Ide cerita seperti ini sudah malang-melintang di mana-mana. Kalau mau tetap pakai ide yang sama, beri sesuatu yang beda. Clue di awal seperti itu kebanyakan. Pembaca (FF) pasti udah pada bisa nebak ke mana arahnya dan twist-nya seperti apa. :)))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aseeggggg, dapet kripik pedas dr mak istiadzah. Makasih ya mak en segera berbenah utk fiksi2 selanjitnya :)

      Delete
  7. saya menyimak para komentator, deh :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya jg ah, nih mak monggo dicicipi camilannya, sambil nunggu komentator :D

      Delete
  8. mbak gaya nulis kayak gini

    "Bukankah. Kemarin malam. Sebagai tanda syukur atas bertambahnya usiaku."

    menarik lho! hehe.

    cluenya memang banyak dan kurang menyesatkan. kalo dipoles lagi bakal makin bagus! semangat mbaaak :D

    ReplyDelete
  9. Komunitas fiksi yaa mba ff?
    Hehhe baca yg coment seru juga... Langsung di kasih saran dan dinilai yaa

    ReplyDelete
  10. Nggak ngerti fiksi...tapi sedih endingnya

    ReplyDelete
  11. aku masih belum ngerti, jadi yang ultah siapa? dan yang meninggal siapa mak? *mikir

    ReplyDelete
  12. nyimak...suka fiksi tapi ga bisa bikin FF karena kependekan heheh

    ReplyDelete
  13. wah bikin FF yah.. pengen deh bisa bikin juga :")

    ReplyDelete

Post a Comment

Biji bunga matahari namanya kuaci
Kupas kulitnya pakai gigi
Eee para pengunjung yang baik hati
Yuk tinggalkan komentar sebelum pergi.

Buah Pir Buah Naga
Jangan khawatir, aku akan mengunjungimu juga. :)

Popular posts from this blog

Cara Menghaluskan Daging Tanpa Mesin

Idul Adha. Daging dimana-mana. Bingung mau dimasak apa. Akhirnya dibikin bakso saja.
Yup, meluncurlah kami, daku dan suami, ke pasar, bukan hendaak berkeliling keliling pasar, tp hendak menggiling daging kurban jadi adonan. Di rumah, tinggal dibentuk bulat bulat plus bikin kuaahnya saja.

Tiba di tempat giling daging. Beugghhh. Harum semerbak nan memblenek. Yah namanya jg tempat penggilingan daging. Jadi ya gitu ituh.

Kami memilih tempat yang sudah direkomendasikan tukang bakso langganan kami. Di tempat itu, kita bisa request mau adonan yg begini atau yg begitu. Kami sih memilih yg begini aja. Kan buat dikonsumsi keluarga.

Kami harus mengantri, karena banyak yg seperti kami. Bingung mau dimasak apa lagi tuh daging sapi.
Masa menunggu, membuat daku bergumam: "koq gitu?".
Kenapa ?.
Kebersihan tempat bisa dikatakan lumayan lah daripada sebelah2nya. Yg bikin perasaan jadi gimanaaa gitu, karenaaaaaa. Yg handle adonan itu lohhh, laki laki berkaos singlet. Kalau ada yg netes dari ce…

Aneka Pilihan Atasan untuk Celana Kulot.

Siapa di sini yang lebih suka memakai celana daripada rok ?, hayooo ngakuuuu *sambil ngacung paling tinggi. Yup, aku begitu. Lebih suka memakai celana daripada rok. Membuat aku lebih mudah bergerak. Entah itu naik motor, memanjat pohon mangga, atau berlari saat dikejar-kejar Aliando, Varel, Rasya dan Al Ghozali *lalu dinyonyorin fans mereka.
Memang, sejak SD hingga SMA, aku sudah terbiasa memakai rok. Namun sepertinya saat-saat itu aku sering mendzalimi rok-rok sekolahku. Robek sana sini cyin. Bagian depan maupun belakang juga bagian kanan dan kiri. Robek. Entah karena jahitan roknya yang kurang rapi nan kuat atau karena langkah kakiku yang beringas. Entahlah.
Begitu lulus SMA, aku benar-benar menyimpan rok-rok ku. Jadi saat kuliah aku jarang memakai bawahan rok. Lebih sering memakai celana jeans, celana aladin, dan celana kulot. Hal yang demikian tersebut berlangsung sampai sekarang, saat aku sudah menjadi seorang ibu yang imut dan lucu juga gemesin *huwek. Ditambah lagi dengan akti…

4 Merek Panci Presto Terbaik

Satu atau dua hari sebelum lebaran biasanya para ibu rumah tangga, seperti kita-kita nih, sudah mulai mempersiapkan beraneka macam hidangan yang lezat seperti opor ayam dan ketupat donk ya. Nah untuk menghasilkan opor ayam yang empuk, kita pasti membutuhkan yang namanya panci pressure cooker (presto). Dengan menggunakan panci presto ketika merebus ayam, daging akan cepat matang dan empuk dalam waktu yang singkat. Selain itu penggunaan gas juga akan lebih hemat dan makanan akan menjadi lebih sehat karena gizi yang terkandung dalam ayam akan tetap terjaga. Berikut adalah daftar empat merek panci presto terbaik yang bisa kita dapatkan di online shop banyak diskon MatahariMall.
1. Airlux Panci Presto PC7216 Panci presto berkapasitas 16 liter ini bisa memasak makanan 3-10 kali lebih cepat daripada panci yang biasa kita gunakan. Panci ini dilengkapi dengan safety valve dan safety cover lock yakni lubang pembuangan uap atau udara yang berfungsi sebagai pengaman pada saat panci presto diguna…