Skip to main content

Posts

Showing posts from March, 2015

Mau Mens

Beno sedang jatuh cinta. Pada seorang gadis yang bernama Cinderella.  Sayangnya, cinta Beno berkali-kali ditolak Cinderella. Hingga akhirnya Beno pun menyerah. Ia mendengar berita Cinderella akan menikah dengan seorang pangeran.Di tengah kesedihannya, tiba-tiba, Beno dihampiri oleh Cupid, Si Peri Cinta. Cupid pun mengatakan bahwa Beno tak usah bersedih sebab Ia sudah menemukan seorang gadis yang mirip dengan Cinderella bernama Sindewewa. Cupid pun segera memunculkan paso benggalanya agar Beno bisa melihat gadis yang dikatakan Cupid."Aku mau, tapi bantu Aku"
"Baiklah" jawab Cupid mantab.Beberapa hari kemudian. Cupid datang.
"Kau tahu, saat Aku hendak menancapkan panah cintamu ke Dia, ternyata..gagal..sebab Ia sendiri yang menancapkan panah cintamu ke hatinya, Ia benar-benar menginginkanmu"
"Benarkah itu ?".
"Iya, Kau beruntung, Ia tak hanya cantik,tapi juga baik, sabar, penyayang".
"Bolehkah Aku melihatnya lagi" pinta Beno.Cup…

Review Perfect Mistakes

Seperti remaja lain yg dibanjiri hormon puber Aku mulai diam-diam mencari tahu tentang Dia.. Askar Nuraga. ................... Dialah cinta pertamaku, tapi Aku pendam diam-diam dan tidak pernah Aku ceritakan ke satu pun temanku.
Itulah beberapa cuplikan kalimat dari lamunan jendela yg ditulis oleh Kwartika Ade Arimbi.
Sebagaimana yang tertulis di atas, Vaya, tokoh utama, mencintai Askar Nuraga secara diam-diam. Rasa cinta itu dimulai saat Masa Orientasi Siswa dan seiring berjalannya waktu, cinta vaya pada askar semakin tumbuh subur. Askarlah yang membuat panas 02.00 siang terasa hangat dikulit Vaya. Askarlah yang membuat Vaya nampak bersemangat saat olahraga. Askar jugalah yang memenuhi buku berwarna maroon milik Vaya. Iya hanya milik Vaya sampai akhirnya Ia tak sengaja meninggalkan agenda maroon itu di perpustakaan sekolah. Sejak saat itu, buku maroon itu  menjadi milik umum, dan perasaan Vaya terhadap Askar pun terungkap sudah. Lalu bagaimana perasaan Vaya ? Juga perasaan Askar saat …

#FFRabu-Jagoan Kampung 3

Malam ini, Joni, jagoan kampung sini, mengajak Siti, jalan-jalan lagi dengan maksud ingin membuat Siti terpesona. Memperbaiki imagenya yang berkali-kali jatuh di hadapan Siti. Oleh sebab itu, Joni benar-benar memperhatikan penampilannya. Selesai. Joni segera men-starter motor Kingnya dan Weeenngg.Tiba di rumah Siti, Joni izin Pak Haji, Bapak Siti. Setelah itu Ia menunggu di atas motornya. Tak lama kemudian. "Ayo" komando Siti. Tanpa memandang kiri kanan dan Siti, Joni menyalakan motornya dan weeeennggg.Sampai di warung bakso. "Pedes ?" Tanya Joni. Siti tak menjawab. Joni menoleh Siti dan terkejut."Dandanan baru ya ?" tanya Joni."Dandanan baru palamu peyang, asap motormu tau"

Aku dan Emak : Rumangsamu

Musim hujan masih panjang. Tak ayal lagi, setiap hari hujan tentu saja akan menyapa bumi, menegur tanah, menyentuh dedaunan, dan mengakrabkan diri kepada makhluk-makhluk yang bersembunyi. Hujan berusaha mencari celah, jika ketemu, maka hujan akan segera masuk, tanpa permisi, tanpa basa basi, tau-tau, rumah, sudah basah, sana sini, alias bocoorr bocoorr. Hadeehhh. Bocor lagi. Iya bocor lagi, sebab Emak belum juga menyuruh tukang bangunan untuk menambal beberapa celah di atap rumah."Kamarmu sudah di kasih ember kan ?""Sudah mak""O ya sudah kalau gitu, ayo ke depan yok, ada roti bakar anget""Bentar mak, habis nonton video ini Aku langsung ke depan""Video apa to ?". Tanya emak. Penasaran. Beliau lalu berjalan mendekatiku."Ini loh mak, video rumangsamu""Oalah video tkw itu to, sudah tau"tukas emak bangga.
"Banyak gajinya ya, 5-6 juta perbulan, Emak jadi tkw aja yo" lanjut emak. Lalu duduk di sampingku."Ogy…

Cerita di Balik Foto Selfieku

Setelah mengobrak-abrik folder foto, akhirnya Daku menemukan satu foto selfie dari sekian banyak foto (tak selfie) yang Daku punya. Foto ini adalah foto untuk sebuah cover majalah. Majalah kadaluarsah.

Daku ‘menjepret’ diriku ini sewaktu mau pulang ke Bali. Naik kereta api. Tuuutt tuutt tuuutt. Jurusan Surabaya-Banyuwangi. Ini juga kali pertama Daku naik kereta api. What ?. Baru pertama ?. Maksud Daku, ini pertama kali naik kereta api untuk pulang ke Bali. Biasanya sih naik bis malem atau travel.
Tapi bukan itu yang membuat foto ini jadi istimewa, jadi spesial pakek telor. Bukan itu. Yang membuat istimewa adalaaahhhhh.....
Sebab ini. Ini adalah perjalanan yang sangat luar biasa. Penuh kesabaran, dan ketahanan. Seberapa kuat, seberapa mampu menahan hasrat ingin ke belakang. Ya, saat itu Daku tiba-tiba menderita diare berkepanjangan. Harus bolak balik ke kamar mandi kereta api. Ekspresi wajah jadi nggak jelas. Abang ijoe gegara pintu toilet nggak kunjung terbuka. Dan menderitaahhh. Sa…

Aku dan Emak : Ingin Kurus

Sore tiba. Hujan kembali menyapa. Membasahi lagi tanah yang telah basah sebab hujan yang datang tadi pagi.Aku duduk berdua dengan Emak. Menikmati dentingan rintik hujan seraya berbagi cerita alias ngobrol santai saja.Aku. : "Mak, hujan-hujan gini enaknya makan gorengan pakek teh anget, manteb mak".Emak :"libur makan gorengan".Aku  :"Loh kenapa Mak ?".Emak :"Emak pengen kurus kayak dulu, kayak siapa tuh namanya, kayak pemain film yang kita tonton kemarin itu, yang main di ketika cinta bertasbih itu loohh, siapa itu...."Aku  :"Oki, Oki lukman Mak" jawabku sekenanya.Emak :"Iya itu, Oki lukman, kan kurus itu, cantik" jawab Emak. Aku, ngempet ngguyu.Aku    :'Gimana mau kurus Mak, kalau makananku yang nggak abis, Emak yang ngabisin. Camilanku yang hampir kadaluarsa aja Emak mau. Gimana mau kurus Maaakk ?. Kalau Emak ngragas gitu'. Gumamku dalam hati. Hanya dalam hati. Kalau Emak tau bisa gaswat. :D

Boneka Jari Untuk Si Kecil

Seneng rasanya kan, kalau mendapat sesuatu yang kita inginkan, yang kita cari-cari ke seluruh penjuru negeri. Kejauhan?. Iya dah, seluruh penjuru kota tempat tinggal kita. Seneng kan? Seneeenngg ?. Awas lo kalau nggak seneng, eike cubit nih. Hehe.

Saya sempat mencari-cari yang namanya boneka jari. Mulai dari toko mainan. Baby shop. Pasar. Juga nggak ada. Yang ada boneka biasa sama boneka kembaran Saya, alias barbie. Untuk apa ?. Buat menarik perhatian Si Kecil. Loh ? Koq ?.

Jadi begini ceritanya..hhhhhh...hhhhh...Kalau nyeritain hal ini rasanyaaaa, susaaahh. Sebab, di situ kadang Saya merasa bersalah. Hhhhh.

Waktu itu, Saya dilanda Demam. Bukan demam bieber. Bukan juga demam K-Pop. Tapi demam emak baru. Seperti apa ?. Ingin semuanya berjalan sempurna. Semuanya. Mulai dari mengurus rumah yang meliputi menyapu, mencuci piring, baju, popok si kecil, dan masih banyak lagi, trus menyiapkan makanan untuk suamijuga si kecil yang waktu itu masih MPASI, serta merawat Si Kecil yang meliputi menyu…

Sebab Si Kecil Terlambat Bicara

Me. : Dua mata saya...hidung saya saaa...
Ken :Tuuuu...
Me. :Dua kaki saya...paaakai sepatu ba....
Ken :Ba..uuuu....Ish...koq bau sih Keenn...
Bau apanya ?...
La wong cuma bau kaki aja gitu lo Ken..***Hehe...Ya begitulah Si Ken. Mentang-mentang udah bisa ngomong..jadi begitu dah.Tapi Alhamdulillah yah sesuatuh.Hhhhh...Setelah sekian lama..akhirnya..Si Kecil, Ken, mulai bicara. Iya saat usianya menginjak 26 bulan.
Sementara, teman main Ken, yang umurnya tidak beda jauh dari Ken, sudah mulai bicara sejak usianya 18 bulan.Terlambat kah Ia ?. Mungkin bisa dibilang begitu.Sebab apa ?.
Ada beberapa point sih.
1. Faktor keturunan.
Keturunan dari mana ?. Dari tao ming tse ?.
Ya bukanlah. Dari Daku donk.
Iya, kata Ibuk, dulu, waktu Daku masih kecil, juga seperti Ken. Terlambat bicara. Lebih banyak gerak ke sana ke sini.Tapi Ibuk nggak pernah menganggap kalau Daku dulu itu, terlambat bicara. Tidak. Hanya males ngomong aja. "Bicara sih bisa, cuma males". Begitu kata Ibuk. Kalau dip…

Aku dan Emak : Main Hujan

Hujan di sore hari. Menawan senja. Mengikat sendu nan syahdu. Hujan di sore hari. Membuat rumah menjadi peraduan yang terhangat. Berbagi senyum, canda tawa lalu menghadirkan bahagia. Seperti yang sedang Aku lakukan dengan Emak di sore ini. Menikmati senandung hujan. Aku : "Hujan gini enaknya ngapain ya Mak ?".Emak : "Main hujan donk".Aku : "Emak nggak malu apa, main hujan di luar, Emak kan sudah jadi Emak-emak".Emak :"Main hujan di dalem lah".Aku :"Maksud Emak ?".Emak :"Bocor bocorr..nih liat nih".Aku melihat Emak. Sudah basah di bagian kepala. Emak kedodrosan air hujan. Lalu Aku ?. Tepuk jidat.

Barang Yang Daku Bawa Saat Traveling adalah APeM

Cling.. Daku nongol lageeee....
Setelah sekian lama. Maklum lg sibuk syuting film The Healer. Jd apa ?. Jd pohon. Puas puas...*mewek.
Posting kali ini buat memeriahkan GA nya Mak Chi, tentang apa saja yang wajib dibawa saat traveling ?. Kalau Daku traveling sekaligus mudik ke Bali.

Emmm...apa yaaaa ?. Tapa dulu ah. Kelamaan jreenggg. Ya udah mikir bentar....... Ting AHA !!.

1. Antimo.


What ??. Iya Antimo. Cerita dikit ya. Daku nih termasuk salah satu kumpulan pemabuk berat. Mabuk darat juga mabuk laut. Udara ? Belom pernah. Pernah ditawarin, tapi Daku nggak mau. Udah sempit, ekstrim lagi. Emang naik pesawat apa ?. Bukan pesawat. Trus ? Jet pribadi ? Keren donk. Bukaannn, naik sapu. Sapu terbang Mak Lampir.

Perlengkapan lain seperti dompet hp cs, pakaian cs, dan lain sebagainya, pasti udah aman di dalam tas. Yang sering lupa ya ini. Suami. Eh bukan bukan, maksud Daku ini. Antimo. Hehe.
Jadi yang Daku lebih ingat ya beli antimo. Buat persiapan kalau kalau Daku mabuk di tengah jalan, atau…