Skip to main content

Posts

Showing posts from April, 2015

Ngeblog Makin Asyik Dengan vivo X3S

Sejak kapan nih kalian aktif di dunia ngeblog ?. Sudah lama ya ?. Wah keren. Aku donk.... Baru tahu. Hadeehhh.
Tepatnya tahun lalu, Aku memutuskan untuk terjun di dunia ini. Itu pun dikarenakan ada lomba yang salah satu syaratnya harus punya blog. Jadi langsung bikin deh.
Dulu, nggak pernah terlintas keinginan untuk main-main di dunia ngeblog. Maksimal ya main-main di rumah google aja. Sekarang nyesel deh, koq nggak dari dulu-dulu sih tau kalau kegiatan ngeblog bisa seasyik gini. Kemana aja diriku selama ini ?. Hiks.
Aku ingat waktu pertama kali ngeblog. Rasanya kaku. Bikin satu postingan aja bisa berjam-jam. Ujung-ujungnya, ngedraft lagi. Keesokan harinya, belum juga dipublish sebab laptop dipakai suami. Gantian. Jadi ya begitu. Maju mundur nggak dipublish-publish.
Mungkin suami kasihan kali ya, akhirnya Aku dibelikan smartphone android. Namun karena si smartphone ini sudah lawas juga bekas tentu saja performanya tidak maksimal. Beberapa kali, saat tengah asyik nulis di blog, eee si smart…

Kotak Tertawa Yang Hilang

Pernah nonton spongebob yang episodenya nyeritain si squid kehilangan kotak tertawanya nggak ?. Pernah kan ?. Pernah wess. Nah kejadian seperti itu ternyata nggak hanya terjadi di dunia spongebob aja, di sini juga bisa begitu loh. Nggak percaya ?. Nih belah dadamu. Hehe.Yup, 'kotak tertawa' aku sepertinya lagi hilang entah kemano. Udah dicari di segala penjuru rumah juga belum ketemu. Ke tetangga juga. Ke lembaran-lembaran buku juga udah. Televisi juga. Masih belum ketemu. Duuhh..kalau si kotak tertawa hilangnya lama bisa berabe dah nih. Bisa mecucu cahyati seharian. Rumah berantakan. Rambut awut-awutan seperti sarang burung walet. Hadeehhh. Gaswat gaswat.Biasanya sih si kotak tertawa aku ini nggak pernah hilang lama-lama. Misalnya hilangnya siang, paling sore aja udah ngakak cantik lagi. Ya si konyol naruto berhasil membuat kotak tertawa aku cepat kembali. Namun akhir-akhir ini naruto sudah jarang munculin aksi konyolnya bareng temen-temennya. Sekarang episode episodenya lagi…

Sebab Dream

Sore itu, Nina duduk di sebuah gazebo yang berada di halaman bagian depan rumahnya. Ia ayun-ayunkan kakinya sambil  menjilati es lilin kacang hijau buatan ibunya. Tak lama kemudian, Dini, teman sekelasnya muncul dari balik pintu pagar rumah Nina. "Lama ya Nin, maaf, gara-gara nyari ide nih Nin, itu tuh tugas Pak Roni, bikin otak Aku kribo, Kamu pasti sudah selesai ya Nin?" Tanya Dini. Ia duduk di samping es lilin Ibu Nina. Tanpa basa basi, Dini lalu mengambil es lilin tersebut."Udah donk"."Tuh kan, sudah Ku duga, bagi resepnya donk Nin "."Resep es lilin ?"."Bukan itu jreng, itu, resep gimana Kamu bisa jadi seperti sekarang, pinter nan cemerlang, perasaan dulu, kemampuan kita sama deh Nin, sama-sama dong-dong"."Enak aja, nggak ada resep rahasia tuh Din, belajar dan banyak baca aja"."Masa' sih, nggak percaya ah"."Iya sih, ada satu lagi yang belakangan ini sering Aku lakuin, yaitu dream, iya itu" jawab Ni…

Kosong, Tak Berisi

Semangat ngeblog tiba tiba menghilang. Eh nggak jg dink, tepatnya menyusut lalu menghilang. Perlahan lahan dan lalu musnah.Seperti embun pagi yang hilang sebab terevaporasi atau jatuh sebab gravitasi atau kesenggol angin.
Ye begitulah kiranya.Entahlah. Daku sendiri tak terlalu paham sabab musababnya.
Entahlah
Entahlah
Dan entahlah.

Tentang UN

Ujian nasional....
Dulu, kalau denger kata-kata ujian nasional kepala langsung puyeng, kecantikan hilang seketika, pucet, ndredeg, dan lain sebagainya. Sebab apa ?. Penasaran sama soal2nya. Kira2 yg dipelajari dan dikuasai pada keluar nggak ya. Jangan2 soalnya malah sulit2 bikin perut melilit. Bisa gaswat kalau begitu. Dan begitu soal sudah di depan mata. Mak deg. Otak segera melaksanakan tugasnya. Memetakan mana saja soal yang dikerjakan terlebih dahulu, sebab mudah, dan mana yang harus dipikirkan dua kali dan mana juga soal yg akhirnya harus berujung pasrah, hitung kancing atau nunggu barter. Halah. Yg trakhir jgn ditiru yak. Hehe.Waktu daku sekolah dulu sih nggak ada yg namanya bocoran. Murni hasil sendiri dan .......Apaan itu titik2?. Rahasia. Ish pasti dapet contekan ?. Nggak lah. Barter barter. Namanya barter kan nggak banyak, satu dua aja. Halah. Sama aja. Hehe.Pengennya sih ngerjakan sendiri. Tapi apalah daya. Otak dipaksa kerja maksimal. Nggak hanya ilmu umum, ilmu agama juga…

#CERMAT-Penatnya Nina

Akhirnya, berakhir sudah ujian kalkulus yang berhasil membuat otak Nina kalang kabut. Untuk memulihkan kondisi otak, jiwa dan raganya, Nina memilih untuk menikmati mie ayam akhirat. Bagi Nina, pedasnya mie akhirat bisa memusnahkan penatnya dalam sekejap mata.Tentu saja Nina tak sendiri. Ada Cika dan Vina yang menemaninya. "Eh Nin, Kamu jadi nikah sama Ale ?" tanya Cika. Nina mengangguk seraya menyeruput kuah mienya. "Kapan ?, kapan Nin ?, gitu ya, nggak woro-woro ke Kita" seru Vina tak terima. "Rencananya nanti kalau sudah dapat hari baik baru Aku kasih tau kalian" terang Nina. "Bukannya semua hari itu baik ya Nin ?" ujar Cika. Alis tebalnya nampak menjadi satu. "Yup, mungkin mencari hari terbaik diantara yang baik" jelas Nina. "Eeemmm..berarti antara senin atau jumat ya Nin ?" tebak Vina."Nggak juga, katanya sih lihat dari wetonku sama Ale." Bantah Nina. "Wetonmu apa Nin, sama Ale sekalian deh, biar Aku tanya …

Apa Isi Kulkasmu ?

Kulkas. KuKul dipangKas kan ?. Bukan bukan. Lemari pendingin atau lemari es. Buat nyimpen nyimpen. Nyimpen buah, minuman, bumbu masak, dan nyimpen hati aku biar stay cool. Hehe.Seharusnya isinya begitu. Seharusnya. Tapi hal itu tidak berlaku di kulkas daku. Karena isinya..............
Mobil mobilaaannnn.
Hadeeehhhh.

Masak Apa Hari Ini ?

Rutinitas wajib di pagi hari adalah say hello dengan ibuk sayur. Lalu dengan ibuk2 yang lain. Berbagi cerita, berbagi saran, berbagi resep, dan daku pun lebih banyak berbagi senyum. Kadang senyum tipis, kadang juga lebar sekali sampek geraham kelihatan. Itu mah ketawa ya. Hahaha.Ya begitulah.Dan pagi ini daku tersenyum selebar gua. Gimana nggak senyum, kalau denger percakapan seperti ini ?"Masak nopo buk ?" Tanya bu sayur ke bu tok."Mboh, bingung, awakku rodok gak penak, mosok ket wingi iku aku neg ngentut metu..neg ngentut metu..padahal wes tak empet yo metu, neg kayak ngunu iku masak opo ?" Jawab bu tok."Dipijet ae lo buk, pean kepegelen paleng" saran bu was."Utowo minum obat mampet ae" saran ibu sayur"Tapi gak diare e se mosok diminumi obat mampet" bu sayur meralat sarannya.
"La yo dipijet ae lo buk" bu was kembali mengulang sarannya.
"Dipijet ndek iku ae lo buk...sopo iku jenenge.." bu ji ikut menambahi."Ooo …

#BeraniLebih Hemat

Hemat itu bukan pelit. Hemat itu melakukan sesuatu sesuai dengan kebutuhan. Sementara pelit membutuhkan sesuatu tapi tak juga diwujudkan.Hemat itu pintar. Pintar memetakan apa saja yang benar benar dibutuhkan. Pintar mengatur keuangan. Pintar mencari solusi. Pintar menahan nafsu duniawi.Hemat itu sehat. Sehat jasmani. Misalnya ingin menghemat bbm. Jika tempat tujuan tidak terlalu jauh, maka perjalanan bisa ditempuh dengan menggunakan sepeda angin atau bisa juga dengan jalan kaki. Kegiatan itu sama dengan olahraga kan. Sementara olahraga akan menghadirkan yang namanya sehat jasmani. Apakah hanya jasmani saja ?. Tentu tidak. Rohani juga bisa sehat loh. Dengan menghemat, kita bisa menghindar dari si hutang kan ?. Jadi nggak akan ngalamin perasaan deg deg jediar sebab dikejar-kejar lintah darat. Kalau sudah terhindar dari hutang piutang, maka rohani pun akan merasa tenang dan tentu saja sehat.Hemat itu kreatif juga inovatif. Loh koq bisa ?. Iya donk. Misalnya nih ya, ingin hemat listrik, …

Maaf

Maaf. Aku menyukai kekasihmu kawan. Sejak pertama kali kau perkenalkan aku dengan kekasihmu, saat itulah aku tertarik dengannya. Dan lewat ceritamu, Aku benar-benar mengenal dan tahu tentangnya. 
Dia tak cantik. Hanya enak dipandang saja. Lalu apa ?. Aura yang terpancar darinya membuatku terpesona. Caranya berbicara. Kata-kata yang keluar dari bibirnya serta ide-ide cemerlangnya berhasil membuatku betah berlama-lama berbincang dengannya. Oleh sebab itu kawan, saat Kau memintaku untuk menemaninya sementara Kau menemui kekasihmu yang lain, dengan senang hati aku menjawab permintaanmu itu dengan kata 'iya'. Dan'yang lama ya, kalau bisa jangan kembali lagi' begitu kata hatiku.
Iya, Aku mengharapkan Kau dengannya putus. Tak pantas rasanya Ia bersanding dengan Kau kawan. Gadis itu terlalu baik untukmu yang hobi hinggap di berbagai bunga.Andai saja Kau bukan kawan dekatku, mungkin sudah kurebut kekasihmu dari dulu. Tapi tidak. Aku akan sabar dan berharap penuh, Kau berpisah …

Daahhh..Penampung Pipis

Penampung pipis ?. Yup, penampung pipis. Untuk siapa?. Untuk si kecil dong. Masa' untuk emaknye. Kalau emaknye penampung duit. Hahaha.
Awal mula kenal sama penampung pipis ini ya saat masih bergelut di dunia perclodian. Tepatnya saat si kecil usia 3 bulan hingga 1.5 bulan. Namun setelah itu, dunia perclodian berganti dengan dunia pertrainingan. Apa sih ?. Maksudnya toilet training.
Karena sudah terlena dengan dunia perclodian yang membuat pengeluaran lebih hemat, dipuji suami, dan tentu saja lebih berotot sebab sering nyuci. Membuat Daku tergoda ingin mencoba training pants. Daku ?. Maksudnya mencobakan si kecil memakai training pants. Namun dikarenakan faktor ini itu * nunjuk dompet, alhasil niat membeli training pants untuk si kecil jd terkubur jauh jauh.
Daku pun memeras otak, kepala dan memeras baju, mencari ide untuk mengatasi masalah daku tersebut. Hingga akhirnya ide itu muncul seketika.wus. aha. Yup..membuat training pants sendiri. Dari katok yang didalamnya di letakkan …

#FFRabu-Lipstik

Sudah 3 kali kencan, Joni belum pernah melihat Siti tersenyum dan tak ada kata manis keluar dari mulutnya. Kalau tidak 'palamu peyang' ya 'udelmu bodong'. Joni tak marah. Sebab Ia merasa dirinyalah yang membuat Siti begitu. Oleh sebab itu, kencan kali ini Joni memberikan hadiah lipstik untuk Siti. "Ini, malam minggu besok dipakai ya," kata Joni. Siti mengambil hadiah tersebut seraya tersenyum. Malam minggu tiba. Joni optimis kencan ini akan terasa manis. Ia mematikan motornya begitu tiba di rumah Siti. Tak lama, muncullah Siti dengan bibir yang berbeda."Bibirmuuuu ".
"Jontor?, gara-gara lipstikmu tau" seru Siti. Sementara Joni, mati-matian menahan tawa.

Mengenalkan Kegiatan Menggosok Gigi Pada Si Kecil Sejak Dini

Alhamdulillah, gigi Si Kecil Ken sudah menampakkan diri. Tak hanya satu. Bahkan dua sekaligus. Tak lama kemudian. Muncul 2 gigi lagi di bagian atas. Hingga usianya  18 bulan, geraham di gigi Ken sudah bermunculan.
Senang sekaligus khawatir. Khawatir ?. Iyup, betul sekali. Khawatir Daku tidak bisa menjaga gigi gigi Ken dengan baik. Oleh sebab itu, Daku mulai mengenalkan aktifitas menggosok gigi kepada si kecil Ken sejak dini. Iya, 18 bulan.
Bagaimana cara Daku mengenalkannya ?. Dengan memberikan contoh langsung kepada Ken mengenai kegiatan menggosok gigi.
Kesan pertama, begitu menggoda. Ken nampak sangat antusias. Ia memperhatikan sampai Daku selesai menggosok gigi. Daku pun berasa bak model, diperhatikan sedemikian rupa oleh Si Kecil Ken. Model apaan buk ?. Model sikat gigi pembasmi jigong yang bandel. Puas puas. Hiks *mewek.
Kesan kedua, juga begitu. Kesan ketiga, Ia malah mengikuti gerakan mulut Daku saat menggosok gigi.  Memiring-miringkan bibirnya, ke kanan juga ke kiri. Lucu …