Skip to main content

Posts

Showing posts from May, 2015

Gaya Hidup Sehat untuk Anak

Karena nama adalah doa, maka Aku memutuskan untuk memberi nama Ken, yang bermakna sehat kuat dan tangguh, kepada janin yang ada di rahimku. Ya itulah harapanku. Berharap agar Aku tak kehilangan calon bayiku lagi. Berharap agar Ia tumbuh sehat sempurna di rahimku hingga saat proses persalinan dan sampai besar nanti.
Gayung bersambut. Usahaku berbuah manis. Ken tumbuh dan berkembang dengan baik. Ia memiliki daya tahan tubuh yang kuat. Demam  hampir tak pernah mendatanginya, baik itu saat giginya mulai tumbuh satu-persatu, setelah imunisasi, maupun saat musim pancaroba. 

Mungkin melihat Ken yang selalu nampak sehat nan ceria, membuat orang-orang sekitar, sering menanyakan tentang Si kecil Ken. Susu yang diminum Ken, makannya doyan atau tidak, suka sayur buah atau tidak dan lain-lain. Maka Aku selaku Ibu Ken, dengan senang hati berbagi Gaya Hidup Sehat yang Aku kenalkan, terapkan dan kemudian dilakukan oleh Si Ken. Apa saja itu ?.
1. Mengkonsumsi makanan sehat dan bergizi. Sebagai stay at …

Si Kecil Suka Mengeskplorasi dan Meniru Suara

Syukur alhamdulillah...
Si kecil Ken yang dulu sempat disangka orang2 terlambat perkembangannya dlm hal bicara dan sangkaan tersebut berhasil juga membuatku menyangka ken juga terlambat bicara, *maafken emakmu ya ken, sekarang sudah punya banyak kosakata. Yeayyyy. Hip hip horeeee.Seneng. Banget. Tak bisa diungkapkan dengan kata-kata, hanya bisa diungkapkan dengan segepok uang. Halah. Hehe.Ia sudah mulai bernyanyi dengan lirik lagu sebenarnya. Tidak lagi pakai lirik ciptaannya yang berbahasa planet itu. Juga ngikutin adzan di tv meskipun masih salah2. Dan ngikutin kata-kata yang keluar dari mulut ku, dari ayahnya, tantenya, dan sekitarnya. Hadeehhh. *tepuk jidat ayah ken.Seperti saat si tante memanggilnya dengan panggilan "Mas"
Maka dengan cepat si ken menjawab "Mas".Saat aku memanggil namanya "Keeenn"
Ia pun menjawab "Keeenn".Saat si ayah berdehem.
Si ken juga ikut berdehem.Saat tetanggaku berkata "sini".
Si ken pun menjawab "nin…

Memilih Kaos yang Nyaman

Ada berapakah jumlah kaos di lemari baju kalian ?. Satu dua atau ratusan ?. hehehe.Trus mana nih yang sering kalian pakai ?. Yang polos, bermotif, atau yang ada tulisannya. 'Aku cakep banget', atau yang ada gambar sang idola, atau yang ada cap bibir aku atau yg paling nyaman?. Yg mana ?.
Apa ?. Tergantung ?. Mati donk.Kalau Aku sih pilih yang paling nyaman, selanjutnya desain kaos, lalu duit, lalu bingung, beli atau tidak. Wkwkwkwk.Bagiku, nyaman itu yang paling utama. Kalau kamu milih kaos berdasarkan apa nih ?. Apa ? Sama seperti Akuh. Cieee kita sehati ni yey. Tos dulu dah.Eit tapi tunggu dulu, nyaman versiku sama nggak nih dengan nyaman versi kamyu kamyu. Cek ricek yuk. Ini nyaman versi Aku :1. Bahan kaosnya adem atau nggak.
Biasanya cara Aku ngecek tu kaos adem atau nggak dengan cara tempelin di leher. Kalau ada sensasi seger-seger adem banget saat menyentuh kulit sampek dingin bgd berarti yang nempel di leher itu es batu. Hehe,2. Ukuran kaos.
Aku lebih suka kebesaran d…

Hamil dan Asma

Tidak ada satu orang pun yang ingin berlama-lama jatuh sakit. Juga tidak ada satu orang pun yang ingin dikejar-kejar penyakit. Tidak ada yang ingin begitu. Termasuk Aku.
Pemicu datangnya asma. Sudah sejak lama penyakit ini bermukim di tubuhku. Sejak kecil. Ia begitu betah. Seperti tak hendak pergi. Berbagai macam cara sudah kami (bapak, ibuk, dan Aku) coba. Dari mulai pengobatan medis, alternatif dan tradisional. Namun tak juga membuat Ia pergi. Hingga akhirnya, kami mendengar ucapan lain dari yang lain, yakni dari salah satu dokter khusus penyakit dalam yang mengatakan bahwa asma tidak bisa benar-benar menghilang. Ia hanya bisa dihindari. Hindari pemicu datangnya asma seperti : 
Debu, asap, bulu, pengap lembap, udara yang terlalu dingin, terlalu lelah, strees, dan lain sebagainya.  Dan satu lagi pesan beliau, "Obat harus dibawa kemanapun pergi". Asma memang bukan penyakit berbahaya tapi bisa jadi berbahaya jika tidak ditangani segera. 

Selalu membawa obat asma Sejak saat itu…

Kebaya Warisan Ibuk

Ada yang pernah ngelungsurin atau ngewarisin suatu benda ke seseorang nggak ?. Entah itu adik, saudara, sepupu, teman, anak tetangga, anak orang, anak jin, atau anakonda. Pasti pernah kan?. Aku juga. Yang sering dapet lungsuranku aih, ya siapa lagi kalau bukan adek.Dulu, aku memang sering ngelungsurin barang, baju2 aku ke adikku satu-satunya. Tapi sejak aku kuliah, kebiasaan itu berubah. Jadi berbalik arah. Aku yang malah sering mendapat lungsuran dari adekku. Hiks. Tau nggak itu tandanya apa...
Si adek lebih gede lebih tinggi dari eikeh...huaaaa...Tapi tak apelaaahhh. Lungsurannya jg masih cakep cakep. Korea korea gt dah. Lumayaaannn daripada lumanyun. Hehe.Kalau ngelungsurin atau ngewarisin, dilungsurin/ diwarisin barang2 ke yang seumuran, atau yang umurnya nggak beda jauh mungkin sudah biasa ya. Nah kalau ngelungsurin barang ke anak mungkin bukan hal yang biasa. Sebab selisih zaman udah jauh banget. Zaman si ortu bgini zaman si anak begini.Tapi bisa jadi sih si anak mau makek waris…

Belajar Mengelompokkan Bentuk

Tau nggak ekspresi Ken waktu dibelikan mainan bongkar pasang sama ayahnya itu gimana ?.
Nggak peduli.
Cuek bebek.
Nggak disentuh
Nggak diapa-apain.Aku, sebagai emaknya ken, ngerasa gimanaaa gitu. Eman. Tau gitu duit buat beli mainan mending buat belanja brambang, cabe, sayur, ayam, ikan, apalagi yaa ?. Abang sayurnya sekalian dah. Nah daripada tu mainan terbengkalai, akhirnya dirikulah yang main. Dan si Ken, masih tak peduli.Namun lama kelamaan sepertinya ketidakpedulian ken sedikit memudar. Saat aku menyusun bentuk abstrak, ken tiba tiba datang dan mengambilnya lalu menaruhnya di lantai. Begitu terus. Berkali kali. Hingga akhirnya bentuk abstrak dari bongkar pasang tersebut berjajar memanjangTerusss begitu.
Berapa lama yaaa...
Lupak..
Maklumin ya..
Udah tua..
HeheHingga suatu hari, tak ku duga tak ku sangka kau mendua, halah. Tiba-tiba Ken mengubah cara memainkan bongkar pasangnya yakni dengan mengelompokkan mainan bongkar pasangnya sesuai dengan ukuran bentuk bongkar pasang terseb…

Review Clodi Enphilia

Ini clodi Ken yg paling cucok dan pas. Tampilannya rapi. Bahannya juga empuk. Dan harganya lumayan nyaman di kantong. 2012 harganya sekitar 50k sekian2. Perawatannya jg cukup mudah, bisa dicuci pakai mesin cuci dan bisa dijemur di bawah sinar matahari langsung. O ya penampung pipisnya juga cepet kering. Soalnya tipis. Nggak tebal.Lalu bisa nahan pipis brp lama ?.
Nggak tentu sih. Tergantung babynya juga. Ada yang pipisnya banyak, ada juga yang buanyak. Kalau ken, maksimal 2.5 jam. Minimal setengah jam. Loh ?. Iya, Ken pipis juga pup..hehe.O ya, enphilia ini juga ada pelapisnya loh. Kalau nggak salah, bahannya dari fleece, lembuutt gitu. Nah pelapis yang diletakkan di atas bagian dalam clodi ini berfungsi agar saat si kecil pup, clodi tidak terkena secara langsung.Sayangnya, ni clodi bener2 kepakek waktu usia ken 4/5 bulan. Kulit Ken yang sensitif bgd, bener2 tidak toleran dengan yang namanya lembab. Kalau ingin pakai ini, harus dilapisi dengan lapisan yang berbahan suede (lbh kering …

Ken, Runners Toddler

"Waktu hamil ngidam apa sih ? Koq Ken bisa jadi begitu?".Ya kalimat tanya itulah yang cukup sering Aku dengar. Baik dari keluarga, teman, juga orang2 sekitar. Saat melihat Ken yang berlari kesana kemari. Hampir tanpa jeda. Dan tak berhenti meskipun keringat sudah meraja lela di tubuhnya. Walaupun sudah menggos menggos, Ken masih tetap berseliweran.Ken memang suka berlari atau jalan kesana kemari. Mengelilingi taman keplaksari yang cukup luas, atau berjalan berkeliling perumahan sebanyak dua kali, benar2 tak jadi masalah baginya. Tak mau digendong dan tak mau duduk. Entahlah. Sepertinya Ia memiliki stok energi yang cukup banyak. Aku pasti kalah, jika harus berlomba dengan si kecil Ken. Berjalan sebentar keliling perumahan saja, rasanya sudah membuat betisku cenut cenut dan ingin segera duduk meluruskan kaki. Aku sering kewalahan menuruti kehendak Ken. Sering keok sih. Tapiiii..Demi..Demi buah hati tercinta, Aku harus melupakan betis yang cenut cenut, ketiak yang mulai basah d…

Si 30 Bulan yang Jago Menata

Nggak terasa, si ken sudah berusia 30 bulan alias 2.5 tahun. Itu tandanya....
Eikeh tambah tuwaaaaa....huaaaaa..*sroott..Di usianya yang 30 bulan ini, ken sudah mahir menata-nata. Menata buah, sepatu, dan yang paling sering menata mobil-mobilannya. Kalau emaknye ken, mahir menata duit belanja..asoyy.Seneng, dan bersyukur alhamdulillah. Allah masih dan tetap memberikan nikmat yang luar biasa kepada diriku yang sering kali mengeluh ini dan itu. Nikmat tiada tara dapat menyaksikan, menemani si kecil ken dalam melewati tahap demi tahap pertumbuhan dan perkembangannya. Alhamdulillah.Dan inilah beberapa buah karya dari tangan mungil si jagoan neon, Ken Muhammad Al Fatih.
Tereeeetttttt.....

Membuat Sarapan Extra Cepat untuk Si Kecil

Meskipun sudah bangun subuh, tapi masiiihhh aja keteteran ini itu, apalagi bikin sarapan. Kadang bikin, seringkali nggak. Ya iyalah la wong abis sholat tidur lageeee. Hehehe. Khilaf khilaf. Wkwkwkwk."Semangat diet OCD ya yah" kataku pada suami sambil nyengir saat ayah ken mau brgkat kerja. Alhmdulillah, ayah ken nggak pernah protes. Beruntungnyoooo.Itu berlaku untuk ayah ken dan daku. Kalau sarapan untuk si ken tentu saja sudah siap. Tinggal begini begitu. Udah. Jadi deh. Sarapan unuk si kecil ken. Ya iya donk, sarapannya kayak begini inih... hehehe.

Move On ala Emak

Akhir-akhir ini, daku sering mengalami yang namanya kuc kuc kuciwa alias kecewa. Dengan dia, dia, dia. Dia yg mengaku teman eee ternyata lawan yang nyangsang di selimut. "Sudah, seharusnya aku kan yang begitu, koq malah sampean yg begitu. Biarkan saja, kita sabar aja dulu sambil pelan pelan mempersiapkan langkah selanjutnya" begitu kata si aa'. Dan memang benar, seharusnya si aa' yang kecewa, sebab dia dia dia adalah temen si aa'. Tapi daku sebagai sailormoon istri dari taksedo bertopeng si aa' keren, tentu saja wajar merasa kecewa bin tak terima dg apa yg dia dia dia lakukan kepada si aa'. Namun berubung suami sudah berkata begitu, jafi baiklah aku memuuskan unuk segera move on.What ?. Move on ?. Kaya'abg aja.
Eit jangan salah, move on itu berlaku untuk semua lo. Hanya mungkin beda tindakan move on nya saja juga kasus yang melatar belakanginya..aseg.Nah kalau move on ala emak seperti daku ini, biasanya melakukan beberapa hal seperti di bawah ini :Sh…