Friday, December 11, 2015

Obat Diare untuk Ibu Hamil

Obat diare untuk ibu hamil ~ Diare. Satu kata ini berhasil bikin aku nempel banget sama yang namanya jamban. Terutama saat aku hamil dulu. Dari mulai awal kehamilan, si diare sudah menghiasi hari hari aku. Hanya saja waktu itu aku nggak terlalu sebel gitu dengan kehadiran si diare soalnya kedatangannya membawa kabar gembira. Sebuah kabar yang mengatakan bahwa diare yang aku alami saat itu merupakan tanda-tanda kehamilan *yeayy. Jadi waktu itu, aku biarkan saja diare menemaniku selama kurang lebih 1 minggu hingga akhirnya si diare menghilang dengan sendirinya.

Aku pikir diare hanya akan datang waktu awal awal kehamilanku saja. Nyatanya ?. Nggak. 6 bulan kemudian, saat keluarga tengah mengadakan acara 7 bulanan untuk aku dan calon bayiku, eee si diare tiba tiba datang lagi. Kali ini aku benar benar terganggu dengan kehadirannya. Bayangkan saja nih ya, pas acara 7 bulanan sedang berlangsung, aku nggak bisa fokus ngikutin acara tersebut. Aku malah bolak balik kamar mandi. Nyetor. Hadeehhh.

Karena nggak tahan, aku meminta si ayah untuk mencarikan daun jambu biji. Kenapa aku minta carikan itu dan nggak langsung minum obat diare saja ?. Karena beberapa petunjuk penggunaan obat diare yang aku lihat, pasti ada keterangan begini "tidak boleh dikonsumsi ibu hamil". Oleh sebab itulah aku memilih untuk mencoba menghentikan diare dengan obat-obatan alami saja.

Dapat. Tanpa babibubebo lagi, aku segera mengkonsumsi daun jambu biji tersebut. Loh nggak dicuci dulu ?. Tentu saja aku cuci terlebih dahulu donk daunnya. Emangnya eikeh kambing, langsung makan gitu aja. Sayangnya, cara tersebut tidak berhasil. Diare masih nggak mau pergi juga. Minum teh pahit juga sudah. Tapi nggak terlalu banyak sih. Soalnya takut bayi yang ada di dalam kandunganku terkena kafein yang ada di dalam teh. Trus obatin apa donk ?. Lagi-lagi, aku membiarkan si diare menemaniku kurang lebih selama 3 hari. Dan lagi lagi, ia akhirnya ia hilang dengan sendirinya.

Akan tetapi, di kedatangannya yang ke-tiga kalinya, yakni saat aku tengah hamil tua dan dalam rentang masa hpl, si ayah tidak membiarkannya begitu saja. Ia memutuskan untuk segera mengajakku ke rumah sakit ibu dan anak. Aku pun menanyakan soal alasan ayah yang kali ini ngotot ingin mengajakku ke rumah sakit. Dan jawabannya adalah karena ia khawatir melihat kondisiku yang semakin lemas dan nampak kurus.

Tiba di rumah sakit. Saat itu dokter langsung menanyakan usia kehamilanku dan hpl. Setelah itu dokter mengatakan bahwa diare yang aku alami bisa menjadi tanda tanda aku akan melahirkan. Terulang lagi ternyata. Sama seperti saat masa awal kehamilan dulu.

Setelah itu, dokter langsung meminta bidan untuk memeriksa jalan lahir, dan hasilnya..ternyata..belum pembukaan. Lalu dokter menyuruhku untuk menimbang berat badan seraya menanyakan berat badatku bulan lalu. Kemudian beliau menuliskan sebuah resep obat untukku.

Aku dan si ayah pun segera menebus obat. Jujur, sempat terpana dengan obat diare yang diresepkan untukku. Yaaa, gimana nggak terpana kalau obat diare yang diberikan untukku adalah obat diare untuk anak dan balita. Hadeehhh. Atau jangan jangan, dokter tersebut mungkin mengira aku masih anak anak kali ya, secara wajah aku kan imut banget *huwek.

Alhamdulillah. obat diare untuk anak anak, yang merupakan suplemen makanan yang membantu memelihara pencernaan, tersebut cukup berhasil mengurangi kuantitasku bolak balik ketemu jamban. Jadi bisa dibilang, si diare tetap nempel aku hingga 3 hari setelah melahirkan. Bayangin deh, bisa bisanya nih saat saat kontraksi ee perut ikutan mules pengen segera disetor. Hadeeehhh.

Ya begitiulah, sekelumit, ciee sekelumit, hehe. Ya, sedikit cerita pengalamanku yang ditemani diare hampir di sepanjang masa kehamilanku. Semoga bermanfaat yak. Dan semoga yang sednag hamil nih, diberikan kesehatan serta kemudahan hingga saat melahirkan nanti. amin.
***
Mampir ke sini juga yak. Makasih. Yuhuuuu.

4 comments:

  1. ilmu baru lagi....keep share 'yang beginian' mbak heheh

    ReplyDelete
  2. Obat yang aman untuk semua adalah suplemen zinc, oralit, pro dan prebiotik

    ReplyDelete
    Replies
    1. sip, dpt info lngsung dr ahlinya..
      tengkiu dokter

      Delete

Biji bunga matahari namanya kuaci
Kupas kulitnya pakai gigi
Eee para pengunjung yang baik hati
Yuk tinggalkan komentar sebelum pergi.

Buah Pir Buah Naga
Jangan khawatir, aku akan mengunjungimu juga. :)