Sunday, March 13, 2016

Smoke Shelter di Taman Keplaksari

Pagi hari, ditambah weekend pula, memang paling asyik diisi dengan jalan-jalan. Atau bisa juga diisi dengan "LARI PAGI" begitu kata Pakhaji Rhoma Irama. Dan tempat yang paling cihuy buat melakukan kegiatan itu adalah di car free day, alun-alun kota, atau di taman kota.

Kalau kami nih, geng sehat dan kincong (kata si ken), lebih sering menghabiskan pagi weekend di taman keplaksari Jombang. Karena apa ?. Rahasia #Gubrak. hehe. Karena paling dekat dengan rumah kontrakan kami *ahay. Selain itu juga, taman keplaksari memiliki pemandangan yang oke banget buat mataku juga mata lensa (cekrek cekrek upload)  #EmakNarsis. hehe.

Kalok udah ketemu tempat begini, si ken pastu kudu 'kabooorrr'
Seperti biasa, saat di taman keplaksari, aku menghabiskan waktu sendiri. Sepi di sini aku benci *eyak. hahaha. Iya aku lebih sering sendiri. Sengaja sih dan sudah sepakat juga sama si ayah. Kalau jalan-jalan, si ken akan diambil alih si ayah. Dengan begitu, aku bisa menikmati #MeTime di taman kota seutuhnya, seluruh jiwa raga *pret.

Sementara si ken (diikuti si ayah) menclok kesana kemari, aku duduk duduk menikmati pemandangan juga lalu lalang orang. Menyesapi segarnya udara di pagi hari. Sesaappp. Hiruuupppp. Hiruuuupppp. Hiruuuppp. 

"Busyet dah bau asep".


Kejadian tersebut cukup sering terjadi. Lagi seneng-senengnya ngobrol, lagi semangat-semangatnya lari-lari kecil. Hingga lagi seru-serunya menemani si ken bermain, eeeee tiba-tiba bau asap rokok mampir di hidung. Beuugghhh, rasanya, saat itu juga, aku pengen ngeluarin kekuatan rahasia aku, yakni 'DENGAN KEKUATAN BULAN AKAN MENGHUKUMMU'.

Asap rokok yang secuprit gitu benar benar berhasil membubarkan udara segar yang aku hirup. Bikin suasana hati juga jadi porak poranda. Dahsyat kan akibatnya. Apalagi waktu ngelihat yang ngerokok adalah seorang pria dewasa yang sedang menemani anaknya bermain. Duuhh. Mangkelnya tuh di sini.

Sudah aku tatap dengan mata tajam, sudah aku kibas-kibasin juga nih tangan, tapi tetep aja, pria itu malah mengebul-ngebulkan asap rokoknya. Masih berdiri di tempat semula. Di sampingku. Di samping anak-anaknya #Omegod. Mbok ya ojok ngunu pok o pak. Sakno anak-anakmu.

***

Mungkin itu adalah salah satu hal yang melatarbelakangi dibangunnya SMOKE SHELTER di Taman Keplaksari. Sebuah tempat yang dikhususkan bagi para penganut, ngebul never stop *hadeeehh. Dengan desain yang ciamik, juga nyaman banget. Dilengkapi dengan asbak besar. Kursi panjang. Lampu dari tenaga surya. Dan tersaji pemandangan yang indah di depannya.

Tentu saja aku menyambut bahagia dengan dibangunnya Smoke Shelter ini. Dan apresiasi tinggi buat pemkot Jombang yang memperhatikan hal seperti ini. Selanjutnya, semoga tempat ini benar-benar berfungsi sebagai mana mestinya.

Akhir kata (kaya' lagi ceramah ajah), buat para perokok pengunjung taman keplaksari. Merokoklah pada tempatnya. Buanglah asap rokokmu juga pada tempatnya. Jangan kau buang sembarangan. Apalagi kau buang di dekat orang-orang yang kau cintai dan juga mencintaimu. Dan....
alangkah lebih baik, jika kau BERHENTI MEROKOK.


Smoke Shelter dari dalam

smoke shelter bag. dalam

Smoke shelter dari luar

7 comments:

  1. Taman Keplaksari tuh yang mana ya, Mak? Apa taman gedhe yg baru dibangun di pinggir jalan raya itu ya? Aku kadang mampir ke sana kalo pulkam ke Nganjuk. Tapi gak pernah baca namanya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. ho oh, yg di pinggir jln, yg berdampingan mesra sm pos polisi itu mbak diah, hehe,

      Delete
  2. Aku jugaaaak paling sebel ama orang yg tukang bal bul ngebul gitu, lha dipikirnya enak dikebulin huhu, paru paru orang juga kenak korban yak hihihi

    ReplyDelete
  3. Aku jugaaaak paling sebel ama orang yg tukang bal bul ngebul gitu, lha dipikirnya enak dikebulin huhu, paru paru orang juga kenak korban yak hihihi

    ReplyDelete
  4. Nah padahal udah di taman yg asri gini masih ada yg berasap yaa..rada2 elus dada jadinya..sekarang jadinya ya, yg ngga merokok menghargai mereka yg merokok hehe, kadang suka lebih galak dianya :))

    ReplyDelete
  5. udah ada tempatnya kadang2 masih ada yg sembarangan ya

    ReplyDelete
  6. Wahh seru nih kayanya, jadi pengen kesana...

    ReplyDelete

Biji bunga matahari namanya kuaci
Kupas kulitnya pakai gigi
Eee para pengunjung yang baik hati
Yuk tinggalkan komentar sebelum pergi.

Buah Pir Buah Naga
Jangan khawatir, aku akan mengunjungimu juga. :)