Wednesday, June 15, 2016

Do'a Ketika Mendekati Waktu Datangnya Haidh di Bulan Ramadhan

Wanita itu punya hari-hari istimewa. Yang mana jika hari itu tiba, wanita akan berubah. Ada yang tetap berhasil menjadi diri sendiri, ada yang berubah jadi pemain iklan diare (mringis terus, megang perut, karena dilepen), dan ada pula yang berubah menjadi kak ros 'setajam silet' atau kak ros 'upin ipin'. Nah kalau aku berubah jadi maknyonyor aja. Hahaha. Dilepen, emosi tidak karuan, wajah nampak kucel, semua itu adalah teman setia para wanita saat didatangi hari istimewa atau yang familiar di sebut dengan haidh.

Datangnya hari haidh tiap wanita itu berbeda-beda. Ada yang datangnya suka-suka (haidh tidak teratur). Dan ada juga yang datang sesuai jadwal yakni 1 bulan sekali, 2 bulan sekali, bahkan juga ada yang 6 bulan sekali.
What ?! 6 bulan sekali ?.

Iyup, 6 bulan sekali. Temenku dulu ada yang begitu. Haidh setiap 6 bulan sekali. Kata temenku itu, ia jarang bolong puasa Ramadhan karena haidh. Bisa dihitung jari malah. Duuuhhh enaknyoooo. Ia nggak bakal sering dilanda rasa sumargalau donk kalau haidh mau datang. Nggak kayak aku nih. Dikit-dikit galau. Dikit-dikit gejong alias gak jelas. Apalagi bulan puasa begini. 'Kegejonganku' semakin menjadi.

Salah satunya yaitu do'a yang aku panjatkan di beberapa hari menjelang haidh tiba. Apa do'anya cobak ?.

"Mudah-mudahan si haidh datang malam hari aja, habis tarawih gitu, atau pas makan sahur. Mudah-mudahan haidh nggak datang pas dzuhur, atau ashar, bahkan di detik-detik adzan maghrib. Jangan sampek deh pas masuk waktu maghrib. Jangaaannn. Amiiinnnnnn" begitulah do'a yang aku panjatkan. Nggak jelas kan ? hahahaha.

Asli, rasanya didatengi haidh pas detik-detik menjelang buka puasa itu nggak enak. Kayak orang lagi seru-serunya nonton bola, trus pas si jagoan mau masukin ke gawang lawan, tiba-tiba lampu mati. Noh. Makgedubrak banget kan. Seharusnya semangat menjalankan puasa di hari itu ditutup dengan sesuatu yang manis. Eee malah ditutup dengan si haidh. Utang puasa mulai dihitung waktu itu.

Dulu, demi berusaha mensukseskan do'aku tersebut, aku melakukan satu usaha yakni nggak pergi ke kamar mandi di detik-detik menjelang maghrib. Biar nggak tahu kalau si haidh datang, meskipun ia sudah menunjukkan kemunculannya. Kan katanya kalau tidak tahu, tidak apa-apa. Aku dulu berpikir seperti itu. Lah sekarang gimana ? masih begitu ? Ya Nggaklah yah. Plis deh. Itu mah pendapat waktu masih abegong. Karena tahu itu nggak hanya sebatas tahu secara nyata, tapi merasa juga. Sedangkan datang tidaknya haid juga bisa dirasakan. Jadi pendapatku waktu masih abegong dulu bener-bener nggak jelas. Wkwkwkwk.

Tapi alhamdulillah, Ramadhan ini do'a ku di atas terkabul. Si haidh nggak mendatangiku di siang hari, ashar, atau detik detik menjelang buka. Tapi datang pas makan sahur. Cucok kan.

Nah kalian pernah ngalamin hal itu nggak ? si haidh datang menjelang dtik-detik buka puasa ?. Cerita cerita yuk, pasti seru nih cerita kalian.

8 comments:

  1. aku pernah tuh, haidnya keluar saat detik2 mau buka puasa.. huhu.. batal.. padahal dikit lg T_T

    ReplyDelete
  2. Aaa hihihi iya, palagi yang emang lahi ga pengen didatengin si M kayak akuh wkwkwk
    #edisi masih h2c

    ReplyDelete
  3. Kalau haid keluar jam lima sore menjelang magrib itu nyesek banget ya. Pernah ngalamain soalnya. Sepertinya nahan laparnya dari pagi sia-sia. Hihi...

    ReplyDelete
  4. Sdh bersih, sudah sahur,sdh mandi, sdh subuh eh keluar lagi...������

    ReplyDelete
  5. Seperinya sangat mengganggu sekali dan juga menjadi salah satu tantangan bagi wanita.

    ReplyDelete
  6. saya pernah di datangi si "M" itu pas jam 5 sore, rasanya mau nagis deh. udah seharian menahan lapar dan dahaga, semua sia-sia karena kedatangan si tamu bulanan yang gak mau kompromi :(

    ReplyDelete
  7. Alhamdulillah, tahun ini kayaknya ngga ada halangan yg ini, mudah-mudahan bisa full walau sambil ASI.

    ReplyDelete

Biji bunga matahari namanya kuaci
Kupas kulitnya pakai gigi
Eee para pengunjung yang baik hati
Yuk tinggalkan komentar sebelum pergi.

Buah Pir Buah Naga
Jangan khawatir, aku akan mengunjungimu juga. :)