Skip to main content

Posts

Showing posts from July, 2017

THR Lebaran Anak, Dihabiskan atau Ditabung ?

Hai Mamis,
Sudah jadi tradisi. Kalau saat lebaran, anak-anak akan mendapatkan yang namanya uang lebaran atau lebih dikenal dengan THR Lebaran Anak. Entah dimulai sejak kapan tradisi ini. Yang pasti, tahun 1994, waktu aku TK B, tradisi ini sudah ada. *dah, ketahuan dah angkatan berapa.
Dulu, THR lebaran aku, cuma bisa dipakai untuk beli es krim, gulali, dan beli mainan boneka kertas di Pak Wek (penjual mainan mulai dari harga 100-an). Sementara, THR lebaran Siken, bisa buat ini itu, cyiiinnn. Lalu aku pun sempat TER..GO..DA. Hahay.

Beberapa orangtua, ada yang memilih untuk mengarahkan THR Lebaran Anak menuju tabungan atau celengan anak. Kalau aku, untuk lebaran kali ini, lebih memilih mengarahkan THR Lebaran Siken untuk dihabiskan, dibelanjakan dulu. Tentu buat Siken, bukan buat emaknye lah. Kalau ada sisa, baru deh dipinjam emaknye, eh ditabung maksudnya. Bhahaha.
Bagi aku dan suami, lebaran adalah momen buat manjain bocah, buat Siken. Waktu kami, fokus perhatian kami, semuanya bu…

Jangan Biarkan Suami Sendirian di Dapur

Kadang, niat hati ingin nunggu ibu sayur datang, sambil leyeh-leyeh, sambil intip-intip social media gitu, eeeee malah jadi molor lagi. Udah gitu, kata suami, molorku bukan molor biasa pula, melainkan molor yang nyenyak banget. Kata suami : "Susah dibangunin, sampek ngiler-ngiler". *abaikan yg ngiler-ngiler.

Nah, kalau sudah begini, biasanya, suami beli sarapan di luar atau masak sendiri. Iya, sendiri. Dan aku nggak rela akan hal itu. *ahay.Bukannya karena takut kalau masakan buatan suami rasanya nggak enak, apalagi karena nggak tega bin so sweet gitu. Tapi, demi menghindari hal-hal yang tidak aku inginkan terjadi saat suami masak sendirian di dapur.
1. Bumbu dapur jadi cepat habis Suami adalah penganut paham 'Masakan jadi enak kalau bumbu banyak'. Sementara aku, 'Yang penting ada rasanya aja udah enak'. *uhuy.

Dulu, aku setuju banget sama pendapat suami. Karena emang gitu juga kan, hasil masakan jadi makin mantab surantab kalau pakai bumbu yang banyak. Tap…

Koq Nggak Sekolah ? Mau Jadi Apa ?

Dah, julid amat komentarnya yak *hahay.
Tapi, dimanapun itu, bagaimanapun keadaan kita, pasti akan ada saja yang berkomentar. Termasuk komentar nyinyir nan julid. Jadi sudah biasalah yah. Pinter-pinter kitanya aja sih dalam memanage hati. Biar nggak gampang baper gegara komentar yang maknyonyor. Seperti komentar yang satu ini dah. Ohya, komentar maknyonyor ini tentu nggak muncul sekonyong konyong goder, tapi ada musababnya, ada asal mulanya. Waktu itu, hari pertama sekolah. Mungkin karena ini,  jadi ibu-ibu yang anak-anaknya pada sekolah agak heboh gitu belanjanya, cepet-cepetan. Wajar sih ya menurut aku. Apalagi libur sekolah kali ini lumayan panjang kan. Nah, cuma herannya nih, lagi terburu-buru begitu, masih sempat aja ngobrol ini itu. Ngomentarin ini itu. Hingga akhirnya ngomentarin siken yang nggak berseragam.
"Ken nggak sekolah lagi ta Mbk ? Kemaren nggak paud juga kan ya ?"
"Ngge (iya) buk" jawabku sekilas.
"Usia ne piro tho Mbk (usianya berapa sih M…

Membangun Perlindungan Keluarga, Jangan Menunggu Merasakan Sakit atau Jatuh Terlebih Dahulu

Hidup memang penuh kejutan.  Kadang kejutan itu membuat bahagia, adakalanya juga membawa linangan air mata.  Apapun itu, kita tetap harus siap menghadapi kejutan hidup bukan ?  Ho oh.
Seharusnya memang seperti itu. Seharusnya, aku dan suami sudah siap saat tiba-tiba kejutan hidup datang menghampiri keluarga kecil kami. Bukannya malah membuat kami .....hhhh….
2 tahun yang lalu, sebuah kejutan yang berwujud cobaan ekonomi tiba-tiba datang menghampiri kami. Cobaan ekonomi yang berhasil membuat kami sempat terseok-seok.
Kalau ingat masa-masa itu, rasanya ada yang 'nyelekit' gitu di hati. Terlebih lagi saat ingat momen si kecil yang diharuskan menginap beberapa hari di rumah sakit karena demam tinggi yang beresiko step. Saat itu, aku dan suami lebih memikirkan biaya rumah sakit daripada kesehatan si kecil. Saking takutnya kami tak bisa membayar biaya tersebut, kami sampai meminta (dengan sedikit memaksa) dokter anak yang menangani si kecil untuk mengizinkan si kecil pulang. Dan akhirn…

Hal-hal Gokil yang Terjadi Saat Momen Lebaran

Hai Temans.
Ada yang belum move on dari momen lebaran kah ? Khususnya mudik ? Ada. Tos dulu kita ah. Aku juga belum bisa move on dari lebaran, dari mudik, dari nastar, eh dari momen saat menghabiskan waktu sama keluarga di kampung halaman, silaturahim, jalan-jalan, kulineran. Aakkkkk..banyaaakkk.Karena cihuynya momen lebaran plus mudik itulah yang menjadi salah satu penyebab betapa aku selalu rindu sama Ramadhan. Yang berarti kalau Ramadhan datang maka hitung mundur pulang kampung pun dimulai. Mudik mudiikkk. Yihaaaa.
Norak yes ? Yuhuuu.
Maklumlah yah, setahun pisan euy. Nah, entah mungkin karena setahun sekali itu atau memang karena aku lemah gemulai, eh lemah ingatan jadi sering banget bikin aku ngalamin hal-hal gokil di momen lebaran. Dan hal gokil tersebut berupa serba salah.1. Salah rumah
Setiap lebaran bapak sama ibuk selalu ngajak anak-anaknya plus mantu plus cucu untuk silaturahim. Ke tetangga yang baik sampai ke tetangga yang masak gitu. Trus ke keluarga juga. Dari yang dek…

Tips Memilih Pengasuh untuk Merawat Bayi Ibu

Memiliki bayi yang sehat dan lucu pastinya menjadi idaman setiap keluarga. Keinginan untuk merawat serta menjaganya untuk bisa menghabiskan waktu dan melihat tumbuh kembang setiap hari pastinya sangat kuat terutama bagi Ibu sang bayi. Namun sering kali Ibu pun memiliki pekerjaan yang tidak bisa ditinggalkan terlalu lama atau sudah memiliki beberapa putra-putri sebelumnya sehingga memerlukan bantuan perawat bayi untuk mengurus semua keperluan bayi Ibu. Pengasuh bayi inilah yang nantinya membantu Ibu untuk mengurus bayi apabila Ibu memiliki kesibukan lain yang tidak bisa ditinggalkan.
Untuk itu memilih pengasuh yang merawat bayi  Ibu tak boleh sembarangan agar bayi senantiasa berada di tangan yang tepat. Untuk memilih pengasuh bayi yang terpercaya, ada beberapa opsi yang bisa Ibu lakukan sesuai dengan pilihan dan kepercayaan Ibu. Berikut ini adalah beberapa opsi yang bisa diambil dan dipertimbangkan sebelum Ibu melakukan aktifitas rutin sehingga bayi sudah memiliki pengasuh sendiri:

1.…

Memanfaatkan Momen Libur Ramadhan dan Lebaran untuk Menstimulus Karakter Sholeh Si Kecil dengan Bermain Game Anak Sholeh

Assalamu'alaikum Hai Mamis Apa kabarnya nih ? Semoga Mamis dalam keadaan baik-baik saja yak, lahir maupun batin. Amin.
Eh ngomong-ngomong, Mamis pada mudik kan ? Mudik kemana nih Mamis ? Dimanapun tujuan mudiknya, yang pasti ada gemuruh rasa senang di hati donk yah ? Tos dulu kita Mamis. Aku pun merasa seperti itu. Senang banget bisa mudik. Alhamdulillah. Bisa melepas rindu dengan keluarga di kampung halaman, silaturahim, icip-icip masakan khas kampung halaman, dan masih banyak lagi aktivitas menyenangkan yang bisa kita lakukan saat mudik. Yihaaaa.
Selain bisa menikmati aktivitas menyenangkan tersebut, ada lagi nih hal positif yang aku dapatkan saat mudik. Apakah itu ? Nasihat bapak juga ibu. Nasihat dari pengalaman hidup yang bapak ibu alami. Salah satunya tentang parenting. Kata bapak juga ibu : "Didik anak yang baik, Nduk. Jangan hanya dicekoki ilmu dunia, tapi juga diberi pondasi agama. Biar seimbang". Siap laksanakan Pak, Bu. InsyaAllah.
Aku dan suami sependapat d…