Aku di 2017

Hai Mamis. 
Apa kabar di penghujung tahun ini ? 
Baik semua lah yah. 
Dan sukses nan bahagia selalu buat kita. Amin. 

Sebelum 7 jadi angka 8. Aku ingin mencatat hasil refleksi aku beberapa hari belakangan ini. Buat apa ? Sebagai pengingat bagi aku. Kalau nanti aku kembali berada di posisi seperti di tahun 2017 ini. 

Hasil refleksi aku sebenarnya ada banyak. Tapi nggak aku bahas semua donk ya. Bisa berepisode episode entar jadinya. Bahahaha. 

Jadi aku milih yang mendominasi di tahun 2017 ini dan paling maknyonyor. Apakah itu ? Cus dimari. 

Pekerja Sambilan
Tahun lalu. Aku jadi ibu rumah tangga yang nyambi kuliah juga nyambi berburu duit di dunia maya. Dan tahun ini, sambilan aku bertambah tiga. *wataw

Nggak tanggung-tanggung. Kerja sambilan kali ini butuh tenaga yang uwow. Tapi yaaa mau gimana lagi daripada nggak bisa budal moleh kuliah dan juga nggak bisa bantu suami bayar biaya kuliah kan ya. Jadi ya dilakoni aja. Meskipun belum bisa bantu banyak sih. Tapi lumayan kan ya bojo 😉.

Kerja sambilan aku yang pertama jualan es batu plus camilan. Kalok es batu aku nyediain untuk pembeli di sekitar rumah dan buat nyuplai warung kopi. Demikian juga dengan camilan, untuk nyuplai warung doank. Trus sambilan kedua, aku menggantikan orang yang biasa bantu suami di warung. Soalnya yang biasa bantu nggak kunjung balik juga. Padahal waktu di telpon suami sih bilangnya bakal balik. Berkali kali suami nelpon tapi selalu jawabannya begitu, "Balek". Tapi sampai sekarang nggak muncul-muncul lagi. Hiks. 

Pekerjaan sambilan yang ketiga, jualan daster secara online juga offline. Tapi lebih banyak offlinenya sih. Cuma kalau ini, nggak terlalu berat. Karena dibantu sama adekku. 

Dampak positif kerja sambilan ini dan itu : 

Punya uang saku kuliah
Nah dengan kondisi seperti ini, nyambi di banyak hal begini. Alhamdulillah, uang sakuku bisa aku pakai untuk beli makan atau njajan waktu kuliah. Kalau  pas aku masih di semester satu dulu mah, uang saku cuma cukup buat ongkos pergi dan pulang kuliah. Trus kalau lapar gimana ? Ya. Aku banyakin aja minum air trus kenyang deh. Kalau laper lagi minum lagi. Begitu terus sampek negara api menyerang. Beser urusan belakanganlah yah. Hahay. 

Nggak jalan kaki lagi. Tapi naik ojek online. 
Semester awal, karena uang saku yang terbatas banget. Walhasil aku kudu hematlah yah. Salah satu caraku adalah ya memilih jalan kaki menuju tempat mangkalnya atau trayek kendaraan umum yang aku pakai. Sementara jarak kampus dan tempat pemberhentian tersebut kurang lebih 2 km an. Jauuhhh. Gempor gempor dah kaki. Geliga mana geliga. 

Kalau sekarang alhmdulillah. Aku bisa naik ojol menuju terminal bungurasih. Betis kaki yang segede pemain sepak bola udah nggak pernah cenat cenut lagi. Yeah.

Punya tabungan
Kuliah s2 tanpa beasiswa dengan kondisi ekonomi yang belum stabil, membuat aku sering dilanda kebingungan. Apalagi menjelang detlen bayar spp. Duuhhh...mumet mumet dah ah. 

Tapi sejak aku memilih untuk melakukan pekerjaan ini itu, aku jadi punya sedikit tabungan. Nggak banyak sih. Tapi bisalah dipakai untuk menggenapkan uang untuk biaya spp. 

Dampak negatif kerja sambilan ini dan itu.
Segala sesuatu pasti ada dampak negatifnya. Hanya saja ada dampak negatif yang kadarnya sekian dana ada yang menimbulkan dampak negatif yang cukup besar. Sayangnya dampak negatif dari apa yang aku kerjakan ini termasuk menimbulkan dampak negatif yang kadarnya nggak sedikit. Maknyonyor bangetlah. 
Waktu istirahat jadi berkurang banyak
Ini sudah pasti. Waktu yang seharusnya aku pakai untuk istirahat malah aku pakai untuk belajar atau mengerjakan tugas kuliah yang sehompimpa alaihom gambreng. 
Sementara waktu lainnya aku pakai untuk nyelesein pekerjaan rumah tangga, momong bocah dan ngerjain pekerjaan sambilanku itu. 

Si asma jadi sering dateng
Aku punya asma. Yang sering datang kalau aku lagi suntuk atau kelelahan. Jadi apa yang aku lakukan sudah pasti bakal dihiasi dengan datangnya si asma. Sayangnya kalau asmaku kumat aku memilih untuk konsumsi obat. Bukan malah istirahat. Karena apa ? Ya itu tadi. Biar tugas sebagai ibu rumah tangga, juga tugas kuliah dan kerjaan sambilan bisa segera selesai. 

Lalu apa kabar dengan organ tubuh yang paling sensitif sama obat-obatan ? Nah itu. Aku harap, baik-baik saja. 

Kedunyan
Entah gimana, belakangan ini, tiba-tiba aku ngerasa, aku kedunyan. Sholat cepet banget. Makwes makwes nggak pakai wirid. Karena pengen cepet-cepet nyelesein pekerjaan atau tugas kuliah. Ngaji jarang. Kalau ngajipun nggak pernah lama. 1 rubu' udah shodaqollahul'adzim. Bahkan sholat dhuha yang biasanya aku lakuin sekian raka'at malah aku pangkas jadi cuma dua rakaat. Tahajudnya gimana ? Duh sering bablas alias ketiduran. Puasa senin kemis ? Apalagi. Nggak pernah malah. Hiks. Ngapunten GUSTI. 

Parah. Parah banget bukan ? Terutama yang dampak negatif bagian akhir. 

La trus gimana ? 
Karena aku sudah masuk di semester akhir. Dan uang untuk biaya spp juga alhamdulillah sudah terkumpul. Serta masuk kuliah juga sudah nggak berhari-hari melainkan pas butuh konsultasi aja. Jadi bisalah yaa aku memangkas beberapa pekerjaan sambilan aku. 

Harapan aku. Dengan memangkas beberapa pekerjaan sambilan aku itu. Aku bisa 'Menanam padi yang kualitasnya lebih baik'. Amin. 

Nah gimana dengan kalian nih Mamis. Udah refleksi diri kan untuk tahun ini ? 
Jangan lupa yak. 

Akhir kata, semoga di tahun 2018 nanti, perjalanan hidup kita lebih baik, sehat, lebih berkah, bahagia dari tahun-tahun sebelumnya. Amin amin ya robbal'alamin. 

Selamat Datang 2018.

Dapatkan Manfaat Tubuh yang Sehat dengan Konsumsi Sasa Santan Kelapa

Mamis, 

Beberapa orang menganggap bahwa memakan masakan bersantan memiliki efek yang sangat berbahaya bagi tubuh. Namun anggapan ini tidak boleh langsung Kita lahap atau Kita praktekkan begitu saja. Kita harus tetap berburu informasi lah yah. Salah satunya soal manfaat dari santan itu sendiri. Nah, berubung Aku sudah punya materi tentang ini. Jadi langsung aja ya, Aku jentrengin manfaat santan untuk Kita. 

Mamis, 

Ternyata, ada banyak manfaat mengagumkan yang dapat Kita peroleh saat mengonsumsi santan.  Apa saja itu ?. 

Mengonsumsi santan ternyata dapat memberi manfaat untuk menguatkan tulang dan gigi. Untuk menguatkan tulang tidak hanya membutuhkan mineral berupa kalsium saja, tapi juga membutuhkan mineral berupa fosfor. Kandungan fosfor ini banyak didapatkan pada santan kelapa. Oleh karena itu, mengonsumsi santan dapat menguatkan tulang dan gigi Kita. Apalagi setelah adanya produk santan cair dari Sasa ini. Kita dapat mencampurkannya pada setiap masakan maupun aneka minuman agar terasa lebih lezat dan gurih. Selain itu, memasak olahan santan dengan menggunakan produk ini terbukti sangatlah praktis daripada menggunakan santan biasa. Jadi, kebutuhan fosfor Kita akan tetap terpenuhi tanpa ribet meres meres. hahay.

Melindungi kerusakan sel juga salah satu manfaat yang terdapat pada santan, karena santan memiliki banyak kandungan antioksidan yang bermanfaat melawan radikal bebas dan melindungi tubuh dari kerusakan sel. Mengonsumsi santan kelapa terkhusus dari Sasa ini juga aman bagi tubuh, karena tidak memiliki kandungan bahan pengawet sama sekali.

Santan juga berperan sebagai makanan yang dapat menyehatkan jantung. Sebuah penelitian mengatakan bahwa santan kelapa mengandung asam lemak rantai medium. Kandungan ini bermanfaat sebagai penguat kesehatan bagi jantung. Kita dapat menggunakan produk Sasa Santan Kelapa yang sudah matang dan siap dipakai kapanpun Kita akan memasak.

Nah yang paling cucok di sini nih Mamis. Kita-kita bangetlah. *hahay. 

Bahwa ternyata mengonsumsi santan juga merupakan salah satu cara menjaga agar tetap awet muda. Karena apa ?  Kadar serat, lemak dan nutrisi yang cukup tinggi pada lemak mampu mencegah terjadinya penuaan dini. Kulit tidak mudah mengerut ataupun keriput saat mengonsumsi santan kelapa.

Jadi, solusi bagi Kita yang ingin mencegah penuaan dini adalah produk kemasan santan ini. Kita dapat memasak aneka olahan yang mengandung santan secara lebih mudah. Apalagi aroma dan kesegaran produk ini sangat mirip dengan santan asli dari buah kelapa yang baru saja diperas.

Jika ingin menambah daya tahan tubuh, Kita juga bisa memulainya dengan mengonsumsi santan. Kandungan vitamin C yang ada pada santan kelapa mampu memperkuat sistem kekebalan tubuh. Hal ini dapat meningkatkan sistem imun Kita sehingga tidak mudah terkena flu atau penyakit lainnya.

Agar Kita sering mengonsumsi santan, Kita dapat memasak ataupun membuat kreasi minuman segar favorit dengan produk santan Sasa. Produk ini jelas sangat serbaguna dan cocok digunakan pada jenis makanan atau minuman apapun. Selain itu, kesegaran santannya tetap terjaga karena berasal dari air perasan santan asli dari buah kelapa pilihan.

Sebuah peneletian juga telah membuktikan bahwa santan kelapa dapat melindungi kulit dari Sinar UV matahari. Terpapar sinar UV yang berlebihan akan membuat kulit Kita merah, terbakar dan gelap. Dengan menggunakan santan kelapa Kita bisa mengurangi risiko bahaya yang terjadi pada kulit saat terpapar sinar UV.

Banyak sekali manfaat tak terduga dari mengonsumsi santan kelapa. Tentunya setelah mengetahui manfaat-manfaat di atas Kita semakin tak ragu dalam menambahkan santan kelapa dalam setiap masakan. Selain lebih praktis dalam proses memasak hasil masakan juga lebih lezat dan gurih saat menggunakan Sasa Santan, Aslinya Santan 

Cara Sederhana nan Mudah Mengungkapkan Rasa Cinta kepada Si Buah Hati

Waktu SD sampai aku SMP lah kira-kira. Aku pernah ngerasa bahwa aku bukan anak bapak ibuk. Bukan anak kandung. Tapi anak angkat. Makanya, ibuk bapak nggak pernah hadir waktu aku tampil atau ikut pertunjukan di sekolah maupun di pesantren. Bahkan saat aku jadi juara di beberapa lomba pun, bapak ibuk juga nggak datang. Bapak ibuk hanya mengantar. Setelah itu aku ditinggal. Sementara teman-temanku, para pemenang lomba, didampingi sama orangtua mereka. La aku, ngintil guru sekolah atau guru ngaji. Asli. Nyesek banget rasanya waktu itu.

Meskipun aku merasa begitu. Tapi aku nggak pernah menanyakan hal itu langsung kepada bapak ibuk. Aku lebih milih menyimpan pertanyaan tersebut. La koq nggak tanya ? Nggak berani. Dah, ngobrol biasa sama bapak ibuk aja jarang banget apalagi mau tanya soal begitu. Duh merinding disko duluan. Pertanyaan tersebut baru aku berani tanyakan saat menjelang nikah. 

Nah, entah gimana, apa mungkin karena aku mau nikah itu kali ya, rasanya, hubungan aku sama bapak juga ibuk jadi sedikit mencair. Yang biasanya kaku banget. Ngobrol aja jarang. Tetiba tumbuh chemistry aja gitu. Cieeee... hahay. Nah, pada saat inilah aku bilang soal apa yang aku rasa waktu aku kecil dulu.

"Buk buk, Nda pernah ngerasa bukan anak bapak ibuk loh. Tapi anak angkat ?"
"La koq gitu?"
"Iya buk, soalnya Nda ngerasa ibuk bapak nggak peduli sama aku"
Lalu cerita pun mengalir begitu saja. Rasa-rasa yang aku rasa waktu kecil terucap keluar begitu lancar. Lega. Tapi abis itu....
Aku nyesel.
Loh
Iya. Karena bikin ibuk berkali kali meminta maaf sambil berkata :"Ibuk nggak ngerti, waktu itu, yang ada dipikiran ibuk juga bapakmu, cuma bisa ngumpulin uang buat sekolahmu, buat kamu sama adekmu bisa tinggal di rumah yang nyaman nggak ngontrak terus".
Nyeseeelllll.

Andai bapak ibuk dulu meluangkan sedikit waktu untuk mengungkapkan rasa yang ada di dalam hati mereka kepadaku. Bahwa mereka sibuk bekerja hingga sulit memiliki waktu luang untukku bukan karena tak peduli apalagi tak saying melainkan semata-mata karena tengah berbuat sesuatu untuk masa depan. Tentu tak akan ada yang namanya salah rasa, salah paham.

Belajar dari pengalaman hidup

Nah, belajar dari apa yang telah aku alami itu. Aku, yang sekarang telah menjadi seorang ibu, memutuskan dan berusaha untuk lebih baik dari bapak ibuk. Aku akan aktif mengungkapkan kepada anakku, si ken, bahwa ia sangat berarti bagiku.

Caranya gimana ?
Ditimang timang terus gitu ?
Disayang sayang ?
Dimanja manja ?

Nggaklah. Itu namanya bukan lebih baik dari bapak ibuk. Malah maknyonyor kan jadinya. Sebab, berpotensi menjerumuskan masa depan anak. Jadinya anak malah nggak mandiri, manja, suka-suka, egois, dan sebagainya.

Lalu trus gimana donk cara mengungkapkan rasa sayang cinta kepada anak tapi nggak menjerumuskan masa depannya ? Ada banyak cara tentunya. Tapi aku memilih cara yang sederhana dan sangat mudah untuk dilakukan.

Cara sederhana nan mudah Mengungkapkan Rasa Sayang kepada Si kecil.

1. Pelukan atau memeluk si kecil


Ini cara yang paling sederhana nan mudah lah yah. Mau aku sesibuk apapun, ada tugas kuliah yang segambreng, kerjaan rumah tangga yang numpuk, tetap bisa meluk bocah. Minimal waktu bocah mau tidur.

Namun, usut punya usut, pelukan memiliki manfaat yang uwow bagi si kecil. Hal ini diungkap oleh university of italy yang melakukan sebuah penelitian tentang dampak pelukan orangtua kepada si anak. Bahwa anak yang sering mendapat pelukan dari orang tuanya akan lebih mudah dan cepat sembuh dari depresi. Selain itu, pelukan orangtua dapat memunculkan rasa percaya diri anak dalam menyelesaikan berbagai permasalahan. Dengan kondisi seperti ini, tentu anak akan terhindar atau menjadi tidak gampang stress.

2. Mendengarkan saat si kecil bicara atau bercerita.

Siapa sih yang nggak suka didengarkan kalau sedang bicara, maupun bercerita. Senangkan ya ? Ho oh. Aku aja senang banget kalau suami mendengarkan aku bicara atau curhat. Rasanya plong gitu. Melegakan. Nah demikian juga dengan bocah. Pasti mereka senang. Merasa dihargai, merasa orangtuanya excited dengan apa yang ia ceritakan, yang tak jauh dari dunia anak-anak.

3. Berkreasi untuknya
Ayo ngacung, siapa yang masih ingat sama makanan kesukaan yang dibuat ibu waktu kita masih kecil ? atau mainan buatan ayah, atau baju maupun tas buatan ibu ? Cara ibu maupun ayah nguncir rambut atau motong rambut kita ? pasti ingat lah yah.

Contoh-contoh di atas merupakan hal yang sangat sederhana. Tapi begitu berkesan di ingatan. Karena kita ngerasa bahwa orangtua kita amat menyayangi kita. Sampek dibela-belain bebikinan untuk kita.

Nah inilah yang aku inginkan ada di si kecil ken. Aku ingin si kecil ken memiliki ingatan berkesan dari masa kecilnya. Ingatan bahwa aku berkreasi untuknya karena aku menyayanginya karena aku ingin senyum terkembang di wajahnya.

4. Menghabiskan waktu dengannya
Hampir sama dengan poin ketiga. Lakukan dengan cara sederhana pun pasti sudah menimbulkan geletar-geletar bahagia di hati si kecil. Misalnya, menemani ia menggambar, turut asyik bermain peran dengannya, atau jalan-jalan di taman dekat rumah. Tentunya, tanpa ada gadget di antara kita dan anak.

5. Memperhatikan kebutuhan dan kesehatannya.
Dari itu semua, menurut aku, ini yang paling utama. Sebab kita dapat mengungkapkan rasa sayang kita kepada si kecil secara maksimal saat si kecil dalam kondisi sehat. Kalau sakit, tentu kita tidak bisa leluasa mengajak si kecil mengeksplorasi mainan yang kita buat untuknya atau mencicipi makanan yang kita buat atau pergi jalan jalan dan sebagainya.

Selain itu, ini juga menjadi poin penting bagi aku dan suami. Kami berusaha betul agar si ken tidak sakit. Bahkan demam sekalipun. Kami benar benar menghindari hal itu. Mengingat si kecil ken memiliki riwayat kejang karena demam.

Sedikit info tentang Kejang Demam

Kejang Demam atau KD bukan suatu sakit yang remeh temeh. Sebab bila tidak ditangani dengan baik, kejang demam dapat berkembang menjadi kejang demam berulang, epilepsi, kelainan motorik, gangguan perilaku dan gangguan mental dan belajar.

Bagi anak yang sudah pernah mengalami kd. Maka berpeluang besar akan mengalami hal yang sama lagi. Maka dari itu, orangtua harus benar-benar berusaha untuk menghindari hal ini terulang lagi.

Adapun cara yang bisa aku dan suami lakukan untuk menghindari KD pada si kecil ken terjadi lagi adalah
1. Mengetahui ambang batas panas si kecil.
Yap setiap anak memiliki ambang batas yang berbeda. Untuk ambang batas si kecil ken sendiri, kata dokter, adalah antara 37.8 - 38 derajat celcius. Jadi kalau panas si ken melebihi 38 biasanya aku memilih untuk membawanya langsung ke dokter anak langganan atau rumah sakit terdekat.

2. Selalu sedia termometer dan kebutuhan untuk mengompres. Salah satunya alkohol 75 persen.

3. Siap sedia obat untuk menghentikan kejang. Salah satunya stesolid. Obat ini berbentuk cairan yang dimasukkan lewat dubur saat si kecil mengalami kejang demam.

4. PENTING. Selalu sedia obat penurun panas yang mengandung antipiretika dan aman untuk lambung si kecil. Seperti Tempra Syrup.



Selain kandungan dari Tempra Syrup. Pertimbangan lain adalah karena Tempra berbentuk syrup dengan rasa kesukaan si kecil. Selain itu, pemakaian Tempra Syrup ini juga praktis tidak perlu dikocok terlebih dahulu. Jadi tinggal buka tutup Botol Tempra Syrup trus langsung tuang deh. Larut 100%. Dosisnya juga tepat koq (Tidak menimbulkan over dosis atau kurang dosis).


Nah jadi seperti itulah cara aku dan suami mengungkapkan rasa sayang dan cinta kami kepada si kecil. Cara yang sederhana nan mudah bukan ? Ho oh. Jadi monggolah dipratekkan. Atau jangan-jangan kalian nih Mamis sudah punya cara sendiri. Kalau gitu. Bolehlah dishare dimarik. InsyaAllah bakal bermanfaat.
 ***

Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog yang diselenggarakan oleh Blogger Perempuan Network dan Tempra.








Farm House Having Fun, Rame-Rame yuk!

Source : cakrawalatour.com

Lembang Bandung. Nama lokasi wisata tersebut begitu familiar bukan di telinga Kita ? Iyup. Secara Lembang memang terkenal dengan banyaknya tempat wisata yang wajib dikunjungi. 

Ada berbagai pilihan tempat wisata. Mulai dari hanya wisata kuliner hingga wisata keluarga dengan banyak wahana seru untuk bermain. Yihaaa.

Selain itu, lokasi daerah Lembang memiliki udara yang sejuk dan segar, sehingga bisa menghilangkan penat dan stres  karena kegiatan sehari hari. Jadi bagi Kita yang mau lucu-lucuan dan seru, inilah tempat yang cocok untuk melakukan itu.

Salah satunya datang ke Farm House yang lokasinya tak jauh dari Rumah Sosis. Farm House dan Rumah Sosis sama-sama terletak di tepi jalan raya Lembang, jadi mudah untuk mencapainya. 

Hanya saja, kalau Kita datang kesiangan terutama akhir pekan, bakal kesulitan mendapatkan tempat parkir yang selalu ramai. Meskipun area parkirnya untuk motor, mobil, hingga bus sudah cukup luas. 

Tiket masuk ke Farm House sendiri amat terjangkau yakni sebesar Rp. 20 ribu/orang, parkir mobil Rp. 10 ribu, dan motor Rp
5 ribu. Kemudian, nantinya, tiket masuk bisa ditukarkan dengan minuman susu berbagai varian atau sosis bakar.

Farmhouse Lembang ini memang ideal sebagai tempat yang dikunjungi bersama keluarga atau teman-teman. Menyajikan miniatur alam pedesaan, suasananya lebih berkesan eropa. Banyak keunikan yang bisa Kita temukan, sayangnya area Farmhouse Lembang ini kurang begitu luas layaknya lokasi outbound lain di Lembang.

Nah saat memasuki area wisata, Kita akan disambut dengan pemandangan air terjun buatan. Cukup terlihat natural dengan susunan batuan yang asimetris. Lokasi yang kece begini bisa Kita manfaatkan untuk berfoto selfie di depan air terjun bebatuan ini.

Farmhouse Lembang ini sempat menjadi viral karena berkonsep unik yaitu rumah kurcaci, peternakan, rumah Hobbit, dengan menghadirkan suasana Eropa. Di sini Kita bisa menemukan bangunan gaya Eropa yang dimanfaatkan sebagai restoran, toko suvenir, dan kerajinan tangan.
Source : cakrawalatour.com

Di toko suvenir ini Kita akan mendapati benda-benda unik, misalnya beberapa tumbuhan yang dapat berfungsi sebagai obat herbal. Terdapat juga beragam kerajinan tangan yang dijual di sini.

Di depan toko tersebut, terdapat tempat duduk ala kafe serta hiasan sepeda tua dengan bunga. Ada yang berwarna putih, ada yang berwarna-warni, cukup ‘eye catchy’ kontras dengan lingkungan sekitar yang hijau. 

Di sini Kita bisa berfoto mengabadikan momen liburan. Spot ini memang tampil beda bergaya Eropa maksimal, sehingga bagus  untuk latar belakang foto. Ada juga bangunan gerai tempat Kita bisa minum jus. 

Di lantai dua gerai jus ini terdapat tempat khusus untuk foto pre-wedding. Spotnya lumayan menarik dengan suasana Eropa. Di samping gerai jus terdapat sebuah restoran dan panggangan ayam bakar.

Terkait konsep peternakan, areanya dibuat mini dengan jalan melingkar untuk jalan-jalan bersama keluarga dan anak-anak. Mereka pasti senang bisa memberi makan kambing, bermain dengan kelinci, dan masih banyak lagi. Ada juga lokasi berfoto dengan hewan atau berfoto dengan kostum negeri kincir angin.

Itulah selintas pandang Farm House Lembang yang bisa Kita kunjungi. Kalau Kita berlibur di Kota Bandung. 

Nah, bagi Kalian yang mungkin masih bingung mencari tempat bermalam di Bandung yang cihuy tapi nyaman banget di kantong dan juga terletak di lokasi yang strategis, berdasarkan pengalaman para traveller, kalian bisa membuka website jaringan hotel terbesar di Indonesia, Airy Rooms.  Selain itu, Kalian juga dapat memesan tiket pesawat murah ke berbagai destinasi dalam negeri melalui Airy tiket pesawat .

Untuk lebih memudahkan nih, Airy juga memiliki aplikasi Android dan iOS yang dapat memudahkan Kita untuk memesan hotel dan tiket. Jadi tunggu apalagi? Yuk liburan ke Bandung sekarang!

Pengalaman Pertama Bikin Donat Rasa Endolita Tekstur Sinyorita

Jadi, sejak Ken sekolah, aku mulai rajin lagi belajar masak. Tapi kali ini, yang aku pelajari, khusus bikin cemilan, jajanan buat bekal s...