Daur Ulang Roti Tawar jadi Tepung Roti

Sejak kapn yaa, ken mulai kenal dengan menu sarapan susu campur roti tawar ini ?. Emmm sepertinya sejak usianya satu tahun. Iya. Kayaknya sih pas itu memang. Tapi..tau ah..lufa..maklum kebanyakan mikirin tagihan.

Dan sekarang menu tersebut jd menu wajib sarapan buat ken. Aahhh..senngnyoo..jd tak perlu buru2, pagi2, nyiapin sarapan buat ken. Tinggal bikin susu, trs tenggelamin deh 2 lembar roti tawar ke kolam susu tersebut. Jadi deh. Asoy kan.

Asoy di tenaga, kurang asoy di kantong saya..hahaha. karena apa ?. Roti tawar yang ken mau, yg selalu dilahap habis sama ken, baik pakai susu atau tidak, ya itu, cuma sari roti. Selain itu "emooh", nggak mau.

Memang sih, tekstur roti..*aseg...tekstur roti sari roti memang lembut, rasanya jg gurih. Apalagi sari roti yg baru dateng, *sampek hafal jadwal update sariroti, beuugghh lembut bgd. Tapi seiring bertambahnya usia, rot tersebut perlahan mulai memadat. Atoz dikit joss.

Ya, kalau sudah mau mendekati tanggal kadaluarsa, roti2 tersebut akan mulai mengeras.

Aku dulu sering terjebak dalam soal kadaluarsa sari roti yang hanya berlangsung 4-3 hari sejak keluar dari minimarket. Hal tersebut seringkali membuat aku kehilangan roti2 tersebut. Iya. Sementaa roti masih banyak, tanggal kadaluarsah sudah tiba. Dan akhirnya berakhir di tong sampah.

Setiap kali aku melakukan hal itu, rasanya gimana gitu, sebab masih banyak orang2 di luar sana yang mungkin perutnya tengah melilit menahan lafar.

Aku pun berpikir keras, bertanya kepada sailormoon, juga wedding peace, kali aja mereka punya ide. Dan ternyata nggak, sailormoon sibuk menarik perhatian taksido bertopeng, sementara wedding peace sibuk bikin baju nikahan.

Akhirnya, setelah aku buang hajat, aku dapat ide, kenapa nggak bikin roti2 itu jadi taburan remah2 roti atau tepung roti kasar yang bisa dipakai untuk kulit luar nugget aja ya. Kenapa nggak ?. Tentu saja iya.

Caranya cukup mudah sih, cuma waktu bikinnya yang lama jreng.

1. Panaskan wajan teflon.
2. Potong roti jadi serpihan besar.
3. Pakai api kecil.
4. Letakkan di teflon.

5. Beberapa menit kemudian, akan didaptkan tekstur guaring poooll di bagian tepi tepi roti tersebut.

6. Bagian roti yang sudah kering banget itu, diperuputi, halah, diremukan, diremes2, agar dapat tekstur roti halus.

7. Setelah mengambil bagian roti yang kering, lalu letakkan lagi bagian roti yang masih lembab dan belum kering tersebut di atas teflon dg api kecil.

8. Begitu seterusnya sampai roti-roti tersebut berhasil kering.

Gimana ? Mudah kan ?. Tinggal makbet makbet jadi deh.

Sejak saat itu, nggak ada lagi yang namanya buang buang roti. Hiks.  Karena satu hari sebelum jatuh tanggal kadalursah, roti roti tersebut segera aku olah jdi begini.

Senengnyooo...roti nggak dibuang, malah jadi tepung roti, malah bisa jadi hemat, dan mantabss.

Cara Mengetahui Kesiapan Anak Menulis dan Membaca dari Gambar

Tahukah Kamu, Mam. Bahwa kesiapan anak menulis dan membaca dapat dilihat dari gambar yang si kecil buat ? Nggak tahu, soal ini, aku ma...