Skip to main content

Hijab yang Nyaman di Hati Emak

Seneng deh, ada banyak giveaway bertebaran dimana mana. Jadi nggak perlu bingung berburu materi untuk update blog. Cihuy kan ? ho oh.

Nah giveaway yang aku ikuti kali ini diselenggarakan oleh mak Ruli dengan tema Hijab yang Nyaman di Hati.

Dulu hijab yang nyaman di hati aku adalah hijab yang bikin aku percaya diri. Seperti hijab segi empat atau pashmina. Namun sejak aku keluar dari cherrybelle *halah, maksudku sejak si kecil ken hadir kriteria hijab yang nyaman di hati aku pun berubah.

lagi lufa diri, hehe

1. Multifungsi
Tidak hanya berfungsi sebagai penutup aurat, tapi juga saat si ken masih ASI, tu hijab bisa aku jadikan penutup saat sedang menyusui. Bahkan nih bahkan pernah juga aku jadikan lap umbel waktu si kecil ken pilek, hehe *makjor, mamak jorok.


2. Praktis, cukup satu langkah
Kalau Uut perlu lima langkah dari rumah, kalau aku memilih satu langkah saja untuk memakai hijab. Makbleng gitu. Selesai.


3. Ukuran besar
Oleh karena point pertama, maka hijab yang bisa melakukan multifungsi tersebut adalah hijab yang berukuran besar donk yak.


4. Bahan hijabnya adem
Selain 3 hal yang tersebut di atas, bahan hijab juga dapat mempengaruhi kenyamanan hati saat memakai hijab loh. Nyaman di raga, nyaman di jiwa, u..lala.


Bayangin coba, kalau bahan hijabnya panas pasti bikin gerah kan, kepala berkeringat, lalu gatal, dan tau donk yang terjadi selanjutnya. Bakal berubah jadi sun gokong boo', garuk sana garuk sini. Aku nggak mau donk begitu. Jadi hijab yang nyaman di hati adalah hijab yang bahannya adem semlohay.

5. Warna netral
Hampir sebagian hijab aku berwarna netral. Kalau nggak putih, ya hitam atau krem. Karena warna warna itu mudah dipadupadankan dengan warna yang lain. Misalnya baju aku berwarna abu abu, maka warna hijabnya adalah putih. Atau bajuku berwarna pink, celana hitam, maka hijabnya juga berwarna hitam. Dan lain sebagainya. Ya biasalah emak emak, sukanya kan memang sama yang beli satu dapet dua atau beli ini bisa digunakan untuk ini ini ini. Ya begitulah. hehe.


Jadi itulah 5 kriteria hijab yang bikin nyaman di hati aku saat memakainya. Kalau kalian gimana nih ?. Sama seperti aku atau beda ?. boleh deh share di sini , oke ? okidoki. :D
***

Comments

  1. saya mah malah belum pernah ikutan mbak walaupun sering diundang untuk ikutan :-)

    semoga GA nya sukses ya mbak :-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. amiiinnn..
      makasih doanya ya mbak nanda :)

      Delete
  2. astaga..... itu beneran dirimu hahahahhahha

    ReplyDelete
    Replies
    1. jadi maluk eikeh *tutup muka pakek garpu :P

      Delete
  3. Entengnya pake hijab instan gt ya mak..cuma aku kalau pake hijab instan gt kt suami kyk nenek-nenek hiks

    ReplyDelete
  4. buat lap umbel...haha
    pinjem dong ayunan ban nya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. simi sini mak riana, di sampingku tu, ad bnyak ayunan bannya, skrg malah dikasih warna warna..cakep...secakep aku *huwek :)

      Delete
  5. wah sama tuh hijab dulu menolong saya sewaktu memberikan ASI, kalo sekarang juga membantu sebagai masker hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. iyak, sama mbk ev, kadang aku pakek masker juga, muktifungsi bgd yak hahay

      Delete
  6. Nyaman dan tidak terlalu banyak tumpukan kayak jemuran itu lo, yang lilat sini lilit sana. Bahkan ada yang lima warna dipakai serentak. Saking berhijab terlalu bersemangat bahkan lupa jika bagian krah dadanya terbuka. Bingungkan ??

    ReplyDelete
  7. Pake yang warna warni juga dong, Mbakk, biar makin cerah, hehe

    Sukses GA-nya ya, Mbak..

    ReplyDelete
  8. Ngikut ayunan dong, Mbak. Hehe. Semoga GA-nya sukses.

    ReplyDelete

Post a Comment

Biji bunga matahari namanya kuaci
Kupas kulitnya pakai gigi
Eee para pengunjung yang baik hati
Yuk tinggalkan komentar sebelum pergi.

Buah Pir Buah Naga
Jangan khawatir, aku akan mengunjungimu juga. :)

Popular posts from this blog

Cara Menghaluskan Daging Tanpa Mesin

Idul Adha. Daging dimana-mana. Bingung mau dimasak apa. Akhirnya dibikin bakso saja.
Yup, meluncurlah kami, daku dan suami, ke pasar, bukan hendaak berkeliling keliling pasar, tp hendak menggiling daging kurban jadi adonan. Di rumah, tinggal dibentuk bulat bulat plus bikin kuaahnya saja.

Tiba di tempat giling daging. Beugghhh. Harum semerbak nan memblenek. Yah namanya jg tempat penggilingan daging. Jadi ya gitu ituh.

Kami memilih tempat yang sudah direkomendasikan tukang bakso langganan kami. Di tempat itu, kita bisa request mau adonan yg begini atau yg begitu. Kami sih memilih yg begini aja. Kan buat dikonsumsi keluarga.

Kami harus mengantri, karena banyak yg seperti kami. Bingung mau dimasak apa lagi tuh daging sapi.
Masa menunggu, membuat daku bergumam: "koq gitu?".
Kenapa ?.
Kebersihan tempat bisa dikatakan lumayan lah daripada sebelah2nya. Yg bikin perasaan jadi gimanaaa gitu, karenaaaaaa. Yg handle adonan itu lohhh, laki laki berkaos singlet. Kalau ada yg netes dari ce…

4 Merek Panci Presto Terbaik

Satu atau dua hari sebelum lebaran biasanya para ibu rumah tangga, seperti kita-kita nih, sudah mulai mempersiapkan beraneka macam hidangan yang lezat seperti opor ayam dan ketupat donk ya. Nah untuk menghasilkan opor ayam yang empuk, kita pasti membutuhkan yang namanya panci pressure cooker (presto). Dengan menggunakan panci presto ketika merebus ayam, daging akan cepat matang dan empuk dalam waktu yang singkat. Selain itu penggunaan gas juga akan lebih hemat dan makanan akan menjadi lebih sehat karena gizi yang terkandung dalam ayam akan tetap terjaga. Berikut adalah daftar empat merek panci presto terbaik yang bisa kita dapatkan di online shop banyak diskon MatahariMall.
1. Airlux Panci Presto PC7216 Panci presto berkapasitas 16 liter ini bisa memasak makanan 3-10 kali lebih cepat daripada panci yang biasa kita gunakan. Panci ini dilengkapi dengan safety valve dan safety cover lock yakni lubang pembuangan uap atau udara yang berfungsi sebagai pengaman pada saat panci presto diguna…

Aneka Pilihan Atasan untuk Celana Kulot.

Siapa di sini yang lebih suka memakai celana daripada rok ?, hayooo ngakuuuu *sambil ngacung paling tinggi. Yup, aku begitu. Lebih suka memakai celana daripada rok. Membuat aku lebih mudah bergerak. Entah itu naik motor, memanjat pohon mangga, atau berlari saat dikejar-kejar Aliando, Varel, Rasya dan Al Ghozali *lalu dinyonyorin fans mereka.
Memang, sejak SD hingga SMA, aku sudah terbiasa memakai rok. Namun sepertinya saat-saat itu aku sering mendzalimi rok-rok sekolahku. Robek sana sini cyin. Bagian depan maupun belakang juga bagian kanan dan kiri. Robek. Entah karena jahitan roknya yang kurang rapi nan kuat atau karena langkah kakiku yang beringas. Entahlah.
Begitu lulus SMA, aku benar-benar menyimpan rok-rok ku. Jadi saat kuliah aku jarang memakai bawahan rok. Lebih sering memakai celana jeans, celana aladin, dan celana kulot. Hal yang demikian tersebut berlangsung sampai sekarang, saat aku sudah menjadi seorang ibu yang imut dan lucu juga gemesin *huwek. Ditambah lagi dengan akti…