Wednesday, February 11, 2015

#FFRabu-Joko

Yang namanya judi itu pasti bikin nagih. Sekarang dapet sejuta, besok-besok jual rumah. Nggak bayar, siap-siap algojo datang. Jontor-jontor dah muka.

Inilah yang dialami Joko yang hobi judi sejak muda. Sehari nggak masang, badannya meriang. Kalau sudah sakit, manjanya nggak ketulungan. Sebab itulah, sang istri membiarkan joko berjudi. Asal jangan mengotak-atik barang milik sang istri.

Tapi kali ini beda, Joko kalah banyak. Sementara kantong joko tinggal angin saja.

Joko tak habis akal. Diam-diam, ia mengambil gelang serta kalung emas istrinya. Lalu ia segera menuju pasar.

''Jadi gelang2 itu mau sampean bayar brp buk ".

"Mbayar dari hongkong, La wong iki imitasi" .

4 comments:

  1. hahahahahahahahaha pertama saya suka ffnya mbak. ketawa bacanya. asli jempol. walau pemakaian huruf kapitalnya masih ada yang kurang ya mbak. ada nama tokoh yang pakai awalan huruf kecil.yang kedua saya ketawa lagi sama pantun di atas kolom komentar. seru nih!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aseeeggg, dpet kripik pedas nih, ini dah yg ditunggu2 daku, makasih y mbak, n siap lanksanakn !

      Delete
  2. Hahahaha, Joko kena batunya... :D

    Sedikit masukan saja :
    'Jadi gelang2 itu mau sampean bayar brp buk ". --> sebelum buk, diberi tanda koma, dan buk-nya dimulai dengan huruf kapital.
    "Mbayar dari hongkong, La wong iki imitasi" --> Hongkong-nya pakai kapital. Mbayar dan la wong nya bisa ikut dimiringkan karena kan bahasa daerah.

    CMIIW :D

    Salam kenal, Mbak :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe..banyak salah nya y mbak. Oke dah segera direvisi, makasih bnyak kripik pedasnya ya mbak :)

      Delete

Biji bunga matahari namanya kuaci
Kupas kulitnya pakai gigi
Eee para pengunjung yang baik hati
Yuk tinggalkan komentar sebelum pergi.

Buah Pir Buah Naga
Jangan khawatir, aku akan mengunjungimu juga. :)