Skip to main content

Ingin Melahirkan di Tanggal Cantik Dengan Persalinan Normal

Hai, Namaku Ken. Kemunculanku di sini, hanya ingin berbagi cerita tentang emakku yang luar biasa. Luar biasa aneh. Luar biasa dudul. Luar biasa lebay. Liar biasa hebat. Luar biasa tangguh. Dan luar biasa sayang padaku.
Ah emaaakkk. Aku juga sangat menyayangimu mak. Hiks.
Ya udah ah, langsung ke TKP aja ya. Cekidot.

***

Tanggal lahir emakku 20 Mei yang bertepatan dengan hari kebangkitan. Sebab inilah yang membuat emakku terobsesi ingin melahirkan di tanggal tanggal bersejarah itu.

Kalau melahirkan secara caesar sih bisa saja menentukan tanggal kelahiran. Sementara si emak ingin melahirkan normal. Ya kemungkinan kecil mak, hal itu bisa terjadi.
Tapi emak tetep ngotot pengen melahirkan normal di tanggal tanggal bersejarah. Emak punya cara sendiri. Apakah itu?.

Emak mengajakku janjian ketemu di tanggal tanggal bersejarah itu. Begini kata emak :
"Nak, gimana kalau kita ketemu di tanggal 28 Oktober aja nak, atau kalau nggak mau ya tanggal 10 November aja nak, itu hari pahlawan, lagipula tanggal 10 itu kan masuk HPL (Hari Perkiraan Lahir) kamu nak, jadi tanggal 10 aja ya nak, ya nak ya, biar keren gitu".

Hadeehh..emak ada ada aja. Nggak ngerespon ah. Biarin aja dah.

"Koq diem aja nak, kamu nggak ya. Ya udah gimana kalau tanggal 2 nya aja deh. Kalau mau, kamu nendang ya"

Yaahhh...kirain emak berhenti nawarin tanggal tanggal itu. Eh ternyata tetep. Tidur aja deh. Duh koq nggak enak gini. Bentar bentar.

"Eita, kamu nendang, berarti kamu setuju ya nak kita ketemuan tanggal 2 nanti, aduuhhh senengnyaaa, makasih ya sayang".

Alamaaakk emak. La wong aku cuma nyarik posisi enak buat tidur. Eh malah dikira setuju. Tendangan tadi itu kan nggak sengaja mak. Hadeehh *tepuk jidat.

***

Comments

  1. hehehe,.... saya kira tips beneran,... tapi sebenarnya apa bisa ya,...?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kemungkinanmya sangat kecil kali ya. Ada sih yg melahirkan normal di tanggal cantik, tp itu nggak direncanakan dan nggak diprediksi oleh si ibu. Mungkin tanggal cantik itu masuk dlm HPL. Tp bukan berarti akan melahirkan di tgl cantik itu. Yaahhh begitulah si emak ken. Ado ado sajo. Makash kunjungannya, kunbalnya nta malem deh

      Delete
  2. iya ya, kira2 bisa nggak seperti ini :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah itu mak, ntar dah kita tanya si ken, gmn kelanjutan cerita emaknya. :)

      Delete
  3. ahaha lucu nih percakapan adek di perut sama emaknya yang dudul :D

    ReplyDelete
  4. Hehe.. semoga bisa lahiran di tanggal ya diinginkan yaaa :D

    ReplyDelete
  5. wakakkaak ada2 aja idenyaaaa.
    eh btw asiiiik postingannya udah dikasih jeda. jadi makin enak bacanya maaak :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyea tengkiu atas sarannya kemarin ya mak nisa :)

      Delete

Post a Comment

Biji bunga matahari namanya kuaci
Kupas kulitnya pakai gigi
Eee para pengunjung yang baik hati
Yuk tinggalkan komentar sebelum pergi.

Buah Pir Buah Naga
Jangan khawatir, aku akan mengunjungimu juga. :)

Popular posts from this blog

Cara Menghaluskan Daging Tanpa Mesin

Idul Adha. Daging dimana-mana. Bingung mau dimasak apa. Akhirnya dibikin bakso saja.
Yup, meluncurlah kami, daku dan suami, ke pasar, bukan hendaak berkeliling keliling pasar, tp hendak menggiling daging kurban jadi adonan. Di rumah, tinggal dibentuk bulat bulat plus bikin kuaahnya saja.

Tiba di tempat giling daging. Beugghhh. Harum semerbak nan memblenek. Yah namanya jg tempat penggilingan daging. Jadi ya gitu ituh.

Kami memilih tempat yang sudah direkomendasikan tukang bakso langganan kami. Di tempat itu, kita bisa request mau adonan yg begini atau yg begitu. Kami sih memilih yg begini aja. Kan buat dikonsumsi keluarga.

Kami harus mengantri, karena banyak yg seperti kami. Bingung mau dimasak apa lagi tuh daging sapi.
Masa menunggu, membuat daku bergumam: "koq gitu?".
Kenapa ?.
Kebersihan tempat bisa dikatakan lumayan lah daripada sebelah2nya. Yg bikin perasaan jadi gimanaaa gitu, karenaaaaaa. Yg handle adonan itu lohhh, laki laki berkaos singlet. Kalau ada yg netes dari ce…

4 Merek Panci Presto Terbaik

Satu atau dua hari sebelum lebaran biasanya para ibu rumah tangga, seperti kita-kita nih, sudah mulai mempersiapkan beraneka macam hidangan yang lezat seperti opor ayam dan ketupat donk ya. Nah untuk menghasilkan opor ayam yang empuk, kita pasti membutuhkan yang namanya panci pressure cooker (presto). Dengan menggunakan panci presto ketika merebus ayam, daging akan cepat matang dan empuk dalam waktu yang singkat. Selain itu penggunaan gas juga akan lebih hemat dan makanan akan menjadi lebih sehat karena gizi yang terkandung dalam ayam akan tetap terjaga. Berikut adalah daftar empat merek panci presto terbaik yang bisa kita dapatkan di online shop banyak diskon MatahariMall.
1. Airlux Panci Presto PC7216 Panci presto berkapasitas 16 liter ini bisa memasak makanan 3-10 kali lebih cepat daripada panci yang biasa kita gunakan. Panci ini dilengkapi dengan safety valve dan safety cover lock yakni lubang pembuangan uap atau udara yang berfungsi sebagai pengaman pada saat panci presto diguna…

Cara Mengganti Stop Kontak yang Terbakar

Dulu, entah dapet inspirasi darimana, terpikir untuk memasukkan kriteria 'bisa memperbaiki kabel listrik' ke calon suami nanti. Bukan kriteria utama sih, tapi kriteria yang nantinya akan jadi pertimbangan jika ada pesaing yang lain. Maklum, aku kan kembang desa. Desa Kuyangkucinta. Kalau kriteria utamanya ya tentu saja menerima aku apa adanya. Baik dari penampilanku yang sering acakadut, masakanku yang sering semrawut, wajah yang kusut, dan masih banyak lagi ut ut lainnya. Namun di balik kekuranganku yang seabrek itu, tersimpan hati yang selembut marmut *pret.
Aku pernah bilang gitu ke temen, ee doi malah nyuruh aku nikah aja sama tukang listrik *jiaahh. Tapi bener juga sih, masak sama tukang ledeng. Akhirnya aku tidak jadi memasukkan hal itu ke kriteria calon suami aku nanti.
Tapi Allah memang Maha Baik ya, tanpa aku sangka, Si Ayah ternyata bisa memperbaiki kabel listrik. Amazing kan. Allah memang Maha Tahu 'kerentek' hati hambaNya. Usut punya usut, ternyata Si Ayah…