Skip to main content

[Buku] Cerdas Dengan Spiritual Educational Games

Bukan suatu hal yang asing lagi saat membaca atau menonton berita soal orangtua membuang bayinya karena masalah ekonomi maupun karena hubungan gelap. Atau berita soal seorang anak membunuh orangtuanya karena tidak diberikan uang untuk membeli rokok. Atau juga berita soal artis yang tertangkap tengah mengonsumsi narkoba karena kabarnya si artis sedang depresi. Atau berita soal korupsi yang dilakukan oleh seorang oknum pejabat demi ingin hidup bergelimangan harta. Dan masih banyak lagi yang lainnya. Berita-berita tersebut tidak hanya membuat kita menggeleng-gelengkan kepala. Namun juga membuka mata kita akan sebuah fakta bahwa bangsa ini tengah mengalami krisis kecerdasan spiritual.

Mengapa disebut demikian ?. Menurut kbbi, spiritual itu berhubungan dengan kejiwaan, rohani, batin. Sementara kecerdasan adalah kemampuan dalam menyelesaikan suatu masalah, menemukan solusi, serta mengetahui mana yang lebih baik. Jadi kecerdasan spiritual adalah kemampuan seseorang dalam menghadapi atau menyelesaikan masalah yang berhubungan dengan kejiwaan, rohani, batin. 

Beberapa contoh di atas merupakan bentuk ketidakmampuan para pelaku dalam menyelesaikan masalah yang tengah dihadapinya. Sehingga ia melakukan tindakan kriminal seperti itu. Padahal jika ia memiliki kecerdasan spiritual, tentu saja hal tersebut tidak akan pernah masuk dalam pilihan solusi dari masalah yang tengah ia hadapi. Oleh sebab itu, kecerdasan spiritual ini bisa dibilang merupakan kecerdasan yang harus dimiliki oleh setiap individu. Dan alangkah baiknya apabila kecerdasan spiritual ini distimulus sejak anak usia dini.

Ada berbagai macam cara yang dapat dilakukan untuk menghadirkan kecerdasan spiritual ini. Mengingat bahwa jiwa dalam kata spiritual memiliki makna yang luas. Namun, di Indonesia, kecerdasan spiritual ini biasanya dikaitkan langsung dengan agama. Dengan kata lain, kecerdasan spiritual adalah kemampuan seseorang untuk menyadari keberadaan Tuhan, dimana pun, dan kapanpun. Kemudian, kesadaran tersebut berpengaruh terhadap segala perbuatannya. [13]

Maka dari itu, kecerdasan spiritual anak usia dini ini, di negeri ini, distimulus dengan ajaran agama. Misalnya tentang memahami Kebesaran Allah, tentang Allah Maha Pengasih Maha penyayang dan sebagainya. Jika anak paham dengan hal ini maka jika suatu saat nanti ia tengah mengalami musibah. Maka ia tidak akan patah semangat apalagi hingga melakukan hal-hal yang seperti di atas. Namun ia akan lebih tegar, tetap semangat karena ia paham bahwa Allah Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Bahwa Allah pasti akan membantunya dan menunjukkan solusi untuknya.

Sayangnya, hal tersebut belum diberikan kepada anak usia dini, bahkan hingga sekolah lanjutan. Mereka hanya dicekoki berupa ilmu-ilmu agama, menghapal hadist, ayat al quran, dan sebagainya. Sementara sisi jiwa belum tersentuh. Seharusnya stimulus yang digunakan tidak seperti itu. Teutama untuk anak usia dini. yang sebagian besar dunianya hanya tentang bermain, bermain dan bermain. [15]

Itulah yang menjadi salah satu latar belakang bagi Suyadi untuk menerbitkan buku yang berjudul Cerdas Dengan Spiritual Educational Games. Sujadi menuliskan bahwa Spiritual Educational Games ini bukan model permainan pada umumnya. Namun model permainan yang dibuat dengan mempertimbangkan aspek kecerdasan majemuk Howard Gardner, Montessori, dan SQ for Kids. [17]

Berbekal 3 konsep dasar tersebut, Suyadi membuat SEG dalam beberapa basis. Pertama adalah SEG berbasis alat atau benda. Yakni bentuk-bentuk alat permainan edukatif yang dirancang secara khusus untuk pengembangan kecerdasan spiritual anak. Contoh permainan menggunakan menara ajaib. Anak-anak akan diminta untuk naik ke menara ajaib sambil membawa bola. Tak lupa guru atau orangtua meminta anak untuk berdo'a terlebih dahulu lalu selalu memotivasi si anak hingga berhasil menaiki menara. [155 ]

Kemudian SEG berbasis Aktivitas. Seperti bermain peran dalam sebuah cerita seorang anak yang ditinggal ayahnya karena gugur membela tanah air. Atau tentang peristiwa bencana alam meletusnya gunung merapi dan lain sebagainya.  [163]

Masih banyak lagi macam permainan Spiritual Educational Games yang ada dibuku karya Suyadi ini. Dimana permainan-permainan ini akan menstimulus kecerdasan spiritual anak dengan cara yang menyenangkan. Serta akan memberikan hasil yang luar biasa dan lebih mendalam. Spiritual anak tidak akan berada di permukaan saja. Namun akan berada di hati sanubari anak. 

Buku Cerdas Dengan Spiritual Educational Games ini bisa dijadikan pegangan bagi orangtua juga para pendidik anak usia dini. Untuk mengembangkan kecerdasan spiritual anak. Demi masa depan anak, keluarga, juga bangsa ini.

Data Buku :

Penulis : Suyadi
Editor : Kak Damaya
Penerbit : Saufa
Tahun terbit : Cetakan Pertama, 2015
Jumlah halaman : 176
ISBN : 978-602-255-905-4

Comments

  1. Klo dah cerdas spiritual, insyaalloh yg laen mengikuti yak #tumben aku komen bener hahai
    Bukunya bahasanya berat ga yach?

    ReplyDelete
  2. Iya, ya penting banget untuk menjaga kecerdasan spiritual anak2.

    ReplyDelete
  3. Baca paragraf awalnya serem-serem banget ya mba :(
    Semoga nanti nemu buku ini, buat bahan bacaan mendidik anak nanti. Aamiin :)

    ReplyDelete
  4. yes kita harus pintar segalanya baik jiwa dan akal agar menjadi manusia yg lebih baik

    ReplyDelete
  5. Penting banget yaa ini, klo cerdas sekedar cerdas belum tentu bisa mengatasi masalah dgn baik dan benar, menurutku :D
    Anak2 hrs diberi ilmu yg manfaat kaya gini yah maak, supaya pas kita tinggal dia bisa survive.. Peluuk emak...

    ReplyDelete
  6. kecerdasan spiritula yng agak sering terlupakan sebagian ortu ya

    ReplyDelete
  7. maaf mba kalau boleh nanya ?..
    beli buku itu alamatnya mana ya mba.


    aku pingin beli buku ituuu

    ReplyDelete

Post a Comment

Biji bunga matahari namanya kuaci
Kupas kulitnya pakai gigi
Eee para pengunjung yang baik hati
Yuk tinggalkan komentar sebelum pergi.

Buah Pir Buah Naga
Jangan khawatir, aku akan mengunjungimu juga. :)

Popular posts from this blog

Cara Menghaluskan Daging Tanpa Mesin

Idul Adha. Daging dimana-mana. Bingung mau dimasak apa. Akhirnya dibikin bakso saja.
Yup, meluncurlah kami, daku dan suami, ke pasar, bukan hendaak berkeliling keliling pasar, tp hendak menggiling daging kurban jadi adonan. Di rumah, tinggal dibentuk bulat bulat plus bikin kuaahnya saja.

Tiba di tempat giling daging. Beugghhh. Harum semerbak nan memblenek. Yah namanya jg tempat penggilingan daging. Jadi ya gitu ituh.

Kami memilih tempat yang sudah direkomendasikan tukang bakso langganan kami. Di tempat itu, kita bisa request mau adonan yg begini atau yg begitu. Kami sih memilih yg begini aja. Kan buat dikonsumsi keluarga.

Kami harus mengantri, karena banyak yg seperti kami. Bingung mau dimasak apa lagi tuh daging sapi.
Masa menunggu, membuat daku bergumam: "koq gitu?".
Kenapa ?.
Kebersihan tempat bisa dikatakan lumayan lah daripada sebelah2nya. Yg bikin perasaan jadi gimanaaa gitu, karenaaaaaa. Yg handle adonan itu lohhh, laki laki berkaos singlet. Kalau ada yg netes dari ce…

4 Merek Panci Presto Terbaik

Satu atau dua hari sebelum lebaran biasanya para ibu rumah tangga, seperti kita-kita nih, sudah mulai mempersiapkan beraneka macam hidangan yang lezat seperti opor ayam dan ketupat donk ya. Nah untuk menghasilkan opor ayam yang empuk, kita pasti membutuhkan yang namanya panci pressure cooker (presto). Dengan menggunakan panci presto ketika merebus ayam, daging akan cepat matang dan empuk dalam waktu yang singkat. Selain itu penggunaan gas juga akan lebih hemat dan makanan akan menjadi lebih sehat karena gizi yang terkandung dalam ayam akan tetap terjaga. Berikut adalah daftar empat merek panci presto terbaik yang bisa kita dapatkan di online shop banyak diskon MatahariMall.
1. Airlux Panci Presto PC7216 Panci presto berkapasitas 16 liter ini bisa memasak makanan 3-10 kali lebih cepat daripada panci yang biasa kita gunakan. Panci ini dilengkapi dengan safety valve dan safety cover lock yakni lubang pembuangan uap atau udara yang berfungsi sebagai pengaman pada saat panci presto diguna…

Aneka Pilihan Atasan untuk Celana Kulot.

Siapa di sini yang lebih suka memakai celana daripada rok ?, hayooo ngakuuuu *sambil ngacung paling tinggi. Yup, aku begitu. Lebih suka memakai celana daripada rok. Membuat aku lebih mudah bergerak. Entah itu naik motor, memanjat pohon mangga, atau berlari saat dikejar-kejar Aliando, Varel, Rasya dan Al Ghozali *lalu dinyonyorin fans mereka.
Memang, sejak SD hingga SMA, aku sudah terbiasa memakai rok. Namun sepertinya saat-saat itu aku sering mendzalimi rok-rok sekolahku. Robek sana sini cyin. Bagian depan maupun belakang juga bagian kanan dan kiri. Robek. Entah karena jahitan roknya yang kurang rapi nan kuat atau karena langkah kakiku yang beringas. Entahlah.
Begitu lulus SMA, aku benar-benar menyimpan rok-rok ku. Jadi saat kuliah aku jarang memakai bawahan rok. Lebih sering memakai celana jeans, celana aladin, dan celana kulot. Hal yang demikian tersebut berlangsung sampai sekarang, saat aku sudah menjadi seorang ibu yang imut dan lucu juga gemesin *huwek. Ditambah lagi dengan akti…