Skip to main content
#MemesonaItu

Menstimulasi Kecerdasan Linguistik Anak dengan Memanfaatkan Kecerdasan Dominan Anak

Kecerdasan kinestetik merupakan suatu kemampuan dalam menyerap informasi hingga menyelesaikan masalah dengan cara menggerakkan anggota tubuh. Anak dengan kecerdasan kinestetik memiliki ciri-ciri sebagai berikut : suka bereksplorasi, aktif bergerak, tidak bisa diam terlalu lama, dan mahir olah tubuh. Anak dengan kecerdasan kinestetik ini, biasanya, unggul dalam hal olah tubuh seperti olahraga. Serta unggul dalam melakukan percobaam atau praktikum.

Karena keinginannya untuk bereksplorasi amat tinggi yang mendorongnya untuk selalu aktif bergerak dan tidak ingin duduk diam terlalu lama. Maka hal ini berdampak pada kecerdasan linguistiknya. Yang mana kecerdasan linguistik ini bisa diraih oleh anak dengan cara fokus memperhatikan (ekspresi mulut) juga mendengarkan kata-kata atau suara-suara apa yang ada disekitarnya. Dengan begitu ia akan mudah meniru kosa kata yang telah ia dengar. Dan selanjutnya ia akan belajar memahami penggunaan dari kosa kata tersebut.

Meskipun demikian, kecerdasan linguistik yang kurang menonjol tersebut harus tetap dihadirkan pada anak kinestetik. Caranya adalah dengan memanfaatkan kecerdasan kinestetik itu sendiri dna beberapa kecerdasan lain yang juga menonjol pada diri anak.
Misalnya seperti kasus si kecil ken. Ken merupakan anak dengan kecerdasan kinestetik dominan. Namun selain itu, ia juga memiliki beberapa kecerdasan lain yang menonjol yakni kecerdasan bermusik dan kecerdasan visual spasial. Dengan modal 3 kecerdasan ini, maka menstimulasi kecerdasan linguistik ken akan lebih terarah, jelas, mudah, dan juga cepat ada hasilnya.

Lalu seperti apa menstimulasi kecerdasan linguistik dengan memanfaatkan kecerdasan dominan yang dimiliki si kecil (dalam hal ini menggunakan contoh kecerdasan kinestetik, musik dan visual spasial) ?. Caranya adalah sebagai berikut :

● Menstimulasi kecerdasan linguistik dengan memanfaatkan kecerdasan kinestetik.
Sebagaimana yang disebutkan di atas, maka cara memanfaatkannya adalah dengan menyebutkan nama dari aneka macam gerakan, aktivitas,hingga menyebutkan apa saja yang si kecil temui atau si kecil lihat saat sedang beraktivitas.

Misalnya saat sedang mengajak si kecil jalan-jalan ke pantai. Maka kita bisa menunjukkan seraya menyebutkan bahwa ini namanya pohon kelapa. Misalnya saat ia menunjuk perahu, maka kita harus segera menyebutkan bahwa itu namanya perahu. 

Misalnya lagi, saat si kecil sedang menyusun balok bongkar pasang maka kita bisa menyebutkan aneka macam warna balok bongkar pasang tersebut. Dan sebagainya.
Intinya apapun aktivitas si kecil, kita harus bisa mengambil kesempatan untuk memperkaya kosa katanya. Sekaligus membuat ia paham akan penggunaan kosa kata tersebut.

Menstimulasi kecerdasan linguistik dengan memanfaatkan kecerdasan visual spasial.
Kecerdasan visual spasial anak adalah kemampuan anak dalam segi visual dan bangun ruang. Anak dengan kecerdasan ini ditandai dengan suka gambar, mahir menggambar, mudah menghapal arah, serta kenal dan cepat paham dengan bangun ruang.

Lalu bagaimana cara memanfaatkannya ?. Caranya adalah berikan aneka macam gambar kepada si kecil. Bisa dimulai dari gambar benda-benda di sekitarnya. Kemudian kita tunjukkan satu persatu kepada si kecil seraya menyebutkan nama dari gambar tersebut.

Cara lain lagi yaitu dengan mengajaknya melakukan aktivitas menggambar bersama-sama. Bisa dimulai dengan menggambar benda-benda favorit si kecil (mainan kesukaannya atau baju kesukaannya atau tokoh kartun favoritnya). Kita bisa menggambar sambil mengatakan setiap detail dari apa yang kita gambar.

Menstimulasi kecerdasan linguistik dengan memanfaatkan kecerdasan bermusik.
Anak dengan kecerdasan bermusik ini memiliki ciri-ciri suka dengan musik.  Suka mengubah benda yang ada di sekitarnya menjadi alat musik. Menunjukkan rasa ketertarikannya dengan aneka macam alat musik. Suka mengganti lirik lagu. Bahkan bisa membuat nada lagu sendiri.

Cara memanfaatkan kecerdasan ini adalah dengan memperdengarkan si kecil lagu-lagu anak. Atau bisa juga dengan mengajak si kecil menyanyi sambil menari bersama dan sebagainya.

Setiap usaha pasti ada hasilnya. Dan hasil dari menstimulasi kecerdasan linguistik dengan memanfaatkan kecerdasan yang lebih menonjol dari anak (dalam hal ini mengacu pada kasus ken) dapat dikatakan sangat baik.

Saat umur ken 18 bulan, yang mana merupakan masa-masa anak mulai bermain kosa kata, ken malah belum memulai bermain kosa kata. Namun setelah diberikan stimulus seperti ini, ken menjadi suka bermain kosa kata. Bahkan ia bisa cepat meniru kata yang ia dengar. Meskipun pelafalannya masih kurang jelas.

Hasil yang sangat baik ini juga diperlukan ketelatenan, pengulangan dan penghargaan (seperti tepuk tangan atau peluk sayang) untuk si kecil setiap ia mencoba untuk bermain kosa kata. Dan satu lagi gunakan kata -kata yang mudah dipahami si kecil serta dilafalkan dengan jelas.

Begitulah beberapa cara untuk menstimulasi kecerdasan linguistik anak (dalam kasus ini untuk anak dengan kecerdasan kinestetik dominan, musik, dan visual spasial). Semoga bermanfaat yak. :)

Comments

Popular posts from this blog

Cara Menghaluskan Daging Tanpa Mesin

Idul Adha. Daging dimana-mana. Bingung mau dimasak apa. Akhirnya dibikin bakso saja.
Yup, meluncurlah kami, daku dan suami, ke pasar, bukan hendaak berkeliling keliling pasar, tp hendak menggiling daging kurban jadi adonan. Di rumah, tinggal dibentuk bulat bulat plus bikin kuaahnya saja.

Tiba di tempat giling daging. Beugghhh. Harum semerbak nan memblenek. Yah namanya jg tempat penggilingan daging. Jadi ya gitu ituh.

Kami memilih tempat yang sudah direkomendasikan tukang bakso langganan kami. Di tempat itu, kita bisa request mau adonan yg begini atau yg begitu. Kami sih memilih yg begini aja. Kan buat dikonsumsi keluarga.

Kami harus mengantri, karena banyak yg seperti kami. Bingung mau dimasak apa lagi tuh daging sapi.
Masa menunggu, membuat daku bergumam: "koq gitu?".
Kenapa ?.
Kebersihan tempat bisa dikatakan lumayan lah daripada sebelah2nya. Yg bikin perasaan jadi gimanaaa gitu, karenaaaaaa. Yg handle adonan itu lohhh, laki laki berkaos singlet. Kalau ada yg netes dari ce…

4 Merek Panci Presto Terbaik

Satu atau dua hari sebelum lebaran biasanya para ibu rumah tangga, seperti kita-kita nih, sudah mulai mempersiapkan beraneka macam hidangan yang lezat seperti opor ayam dan ketupat donk ya. Nah untuk menghasilkan opor ayam yang empuk, kita pasti membutuhkan yang namanya panci pressure cooker (presto). Dengan menggunakan panci presto ketika merebus ayam, daging akan cepat matang dan empuk dalam waktu yang singkat. Selain itu penggunaan gas juga akan lebih hemat dan makanan akan menjadi lebih sehat karena gizi yang terkandung dalam ayam akan tetap terjaga. Berikut adalah daftar empat merek panci presto terbaik yang bisa kita dapatkan di online shop banyak diskon MatahariMall.
1. Airlux Panci Presto PC7216 Panci presto berkapasitas 16 liter ini bisa memasak makanan 3-10 kali lebih cepat daripada panci yang biasa kita gunakan. Panci ini dilengkapi dengan safety valve dan safety cover lock yakni lubang pembuangan uap atau udara yang berfungsi sebagai pengaman pada saat panci presto diguna…

Aneka Pilihan Atasan untuk Celana Kulot.

Siapa di sini yang lebih suka memakai celana daripada rok ?, hayooo ngakuuuu *sambil ngacung paling tinggi. Yup, aku begitu. Lebih suka memakai celana daripada rok. Membuat aku lebih mudah bergerak. Entah itu naik motor, memanjat pohon mangga, atau berlari saat dikejar-kejar Aliando, Varel, Rasya dan Al Ghozali *lalu dinyonyorin fans mereka.
Memang, sejak SD hingga SMA, aku sudah terbiasa memakai rok. Namun sepertinya saat-saat itu aku sering mendzalimi rok-rok sekolahku. Robek sana sini cyin. Bagian depan maupun belakang juga bagian kanan dan kiri. Robek. Entah karena jahitan roknya yang kurang rapi nan kuat atau karena langkah kakiku yang beringas. Entahlah.
Begitu lulus SMA, aku benar-benar menyimpan rok-rok ku. Jadi saat kuliah aku jarang memakai bawahan rok. Lebih sering memakai celana jeans, celana aladin, dan celana kulot. Hal yang demikian tersebut berlangsung sampai sekarang, saat aku sudah menjadi seorang ibu yang imut dan lucu juga gemesin *huwek. Ditambah lagi dengan akti…