Thursday, May 26, 2016

Membuat Miniatur Gedung dari Kardus Jajan Kondangan

Semua bulan itu baik. Namun untuk melangsungkan pernikahan maka dipilihlah bulan terbaik dari yang baik. Seperti bulan syawal, dzulhijjah, rabiul awal, atau bulan rajab yang baru berakhir beberapa hari lalu. Oleh sebab itu, tak heran jika bulan-bulan tersebut banyak bertebaran undangan pernikahan di rumah. Dan tak heran juga kalau bulan-bulan itu, dompet rasanya cepet sekali menipis. Makpisss. Wkwkwkwk.

Seperti bulan rajab kemarin. Dalam satu hari, aku dan si ayah ken bisa bowo alias mendatangi 2 hingga 3 tempat resepsi pernikahan loh. Jadi abis dari sini, langsung pergi ke situ. Tanpa ganti baju dulu. Capcipcup cusss. Urusan bau keti, belakangan lah yah. Yang penting kondangan cepet selesai. Hahaha.

Pulang dari kondangan, otomatis kami membawa penghuni baru donk ke rumah. Apakah itu ? kardus jajan atau kardus suvenir. Wahahayyyyy.Pokoknya nih, kalau sudah musim nikah tiba. Nggak hanya undangan nikahan saja yang bertebaran di rumah. Tapi juga kardus-kardus kotak jajan dari kondangan juga numpuk puk di rumah.

Si ayah, yang orangnya bersihan, sudah gatel banget pengen buang tuh tumpukan kardus jajan ke tempat sampah. Tapi nggak aku bolehin donk. Karena...... eman cuy. Tuh kardus masih cakep-cakep rupanya. Mulus. Aseli. Eman kan kalau nggak dimanfaatin dulu.

Pemanfaatan paling sip dan mudah yaaaa, dijadiin mainan buat si ken. Mainan yang belum ia punya atau mainan yang belum pernah ia mainkan.  Yaitu miniatur gedung-gedung atau bangunan yang ada di kota-kota besar.

Alat bahan yang dibutuhkan untuk membuat miniatur tersebut cuma kardus sama spidol plus selotip. Dan cara membuatnya yaitu kita tinggal merapatkan tutup dengan badan kardus menggunakan isolasi. Lalu gambar kotak-kotak atau garis-garis di bagian belakang kardus. Sudah. Jadi deh.

Alhamdulillah. Ken excited banget loh lihat mainan ini. Dia pun segera menata kota kecil versinya.

Duh senengnya hatiku melihat si ken mau memainkan mainan yang aku buat. Dan lebih bahagianya lagi, isi dompet pun aman terkendali. wkwkwkwk.

Kalau begini mah, nggak usah beli lego ya ken. Nggak ada lego, kardus bekas jajan kondangan pun jadi. Hahahayyyyy.

12 comments:

  1. Unyuk, lucu mba inda.. Bikin stepnya mbaaa, koq aku ngga kebayang yaa, dungdung akuu :D

    ReplyDelete
  2. ya ampun kreatif sekali mba :D hana ngga kepikiran membuat yang seperti ini :D

    ReplyDelete
  3. Jadi ingat waktu kecil dulu kan ada mainan apa tuh namanya yang ada 2 orang terus bisa digantiin bajunya, semua dari karton tipis.. kami nyebutnya "baju-baju" atau "bongkar pasang" nah biasanya kami bikin rumah-rumahan dan segala perabotannya dari dus/karton bekas tuh. ^^

    ReplyDelete
  4. I lucu, ituh diwarnain juga ya mb inda ??

    ReplyDelete
  5. Boleh juga idenya Mbak, mau bikin juga buat Alfi biar makin kreatif berceritanya. Biasanya kalau mainan pakai dagangan emaknya (sabun samphoo dll). :)

    TFS Mbak Inda

    ReplyDelete
  6. Iih, saya juga kepengen buat ramadhan ini. Alhamdulillah, jadi lebih tergerak lagi tuk buat. terengkyuuu

    ReplyDelete
  7. Yaayyyy kreatif nih mamanya Ken...jempol...bikin tutorialnya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. idem ah sama Mbak Ophi.. mau juga ih tutorialnya

      Delete
  8. Kreatip banget.. kalo saya sdh tak buang2in kardus jajannya... gak kepikiran bikin begitu hehe

    ReplyDelete
  9. lucu... makasih inspirasinya mak :D

    ReplyDelete
  10. Aku mau bikin juga tapi gak jadi2. Rajin nih yg bikin :D

    ReplyDelete
  11. Jadi inget masa kecil kalau nangis dibikinin mainan apaaaa aja sama Mama. Pakai kardus pun jadi, karena kecilnya tinggal di toko :)) Maenan semuanya di rumah

    ReplyDelete

Biji bunga matahari namanya kuaci
Kupas kulitnya pakai gigi
Eee para pengunjung yang baik hati
Yuk tinggalkan komentar sebelum pergi.

Buah Pir Buah Naga
Jangan khawatir, aku akan mengunjungimu juga. :)