Skip to main content
#MemesonaItu

Dampak Buruk Gadget Smartphone Murah Pada Anak

Di jaman serba modern seperti saat ini, teknologi sudah menjadi bagian dari hidup kita yang tidak dapat terpisahkan. Teknologi sudah merambah ke segala sektor kehidupan mulai dari aktivitas harian seperti mencuci baju dan memasak hingga ke sektor yang tinggi seperti komunikasi dan juga bisnis.

Dalam hal komunikasi, peran teknologi sudah tidak bisa diragukan lagi perkembangannya. Jarak dan waktu sudah bukan menjadi rintangan untuk dapat berkomunikasi, bahkan bertatap muka. Hal ini bisa dilakukan bahkan hanya dengan smartphone murah  yang beredar di pasaran.

Meskipun teknologi memberikan berbagai macam kemudahan bagi penggunanya, namun bukan berarti fenomena ini tidak memiliki dampak negatif bagi kehidupan terutama bagi para remaja dan juga anak-anak.

Kini banyak remaja, bahkan anak kecil yang memiliki gadget pribadi dan penggunaannya di luar pengawasan kita, para orang tua. Tentu hal ini sangat mengkhawatirkan mengingat dunia maya adalah dunia yang belum begitu bisa dipahami fungsi dan pemanfaatannya bagi umur mereka. Untuk itu berikut ini ada beberapa efek buruk media sosial bagi perkembangan anak-anak:


1.Tidak mengenal waktu dan kecanduan
Anak-anak atau remaja, bahkan orang dewasa yang asyik berkutat dengan gadget ditangannya, sangat susah untuk lepas darinya mengingat teknologi pada gadget yang mampu membius penggunanya dengan jutaan aplikasi yang menarik. Banyaknya game, media sosial dan hiburan lainnya membuat pengguna cenderung kecanduan. Tiada hari tanpa membuka gadget, itulah yang kini tengah terjadi di kalangan masyarakat. Jika sudah begitu, pasti pengguna akan lupa waktu sehingga kewajiban banyak yang lalai dan ditinggalkan.

2.Tidak peduli sekitarnya
Ketika sudah merasakan senangnya dalam berselancar di media sosial atau bermain games, para pengguna seringkali lupa diri dan hanya terfokus pada gadget yang Ia miliki. Mereka cenderung tidak peduli dengan lingkungan sekitar dan hanya peduli pada satu hal yaitu gadget yang mereka miliki. Berbagai aplikasi menari yang ditawarkan kini bahkan sudah bisa diakses di tablet atau smartphone murah yang beredar di pasaran.

3.Kurangnya sosialisasi
Jika diperhatikan lagi, kini banyak sekali remaja dan anak-anak yang lebih memilih menghabiskan waktu dengan menatap layar gadget seharian, dibanding melakukan aktivitas bersama teman-temannya. Hal ini tentu saja berdampak buruk dengan psikologis mereka karena jika hal ini terus menerus terjadi, mereka akan kesulitan dalam bersosialisasi dengan lingkungan sekitar. Tidak hanya saat umur mereka muda, namun bisa juga terbawa hingga tua nantinya. Mereka akan lebih suka berbaur dengan teman khayalan mereka di online sehingga membuat pergaulan sangat sempit.

sumber : oto-didak13.com

4.Menghamburkan uang
Bagi pecandu games online atau media sosial, mereka tentu harus bermodal demi bisa terus mengakses internet. Mereka tak akan sungkan untuk menghamburkan uang demi bisa memenuhi kuota data internetnya. Hal ini akan bisa berakibat pada buruknya mereka dalam mengatur keuangan pribadi sejak dini.

5.Masa belajar yang kacau
Jika kecanduan gadget tidak segera ditangani oleh orang tua, maka anak-anak cenderung akan lebih suka menghabiskan waktu untuk menatap layar gadget daripada belajar. Tentu saja hal ini bisa membahayakan bagi masa belajar anak Kita.

Itulah beberapa dampak buruk akan fenomena gadget di dunia ini. Sebaiknya ajarkan Ia untuk menggunakan gadget nya dengan lebih bijaksana. Jangan memberikan smartphone murah pada anak terlalu dini karena akan rawan terjadi dampak-dampak buruk tersebut.

Comments

  1. orang tua tetap harus mengawasi. Kadang ada orang tua yang ngasih begitu aja tanpa pengawasan yang penting anaknya anteng

    ReplyDelete
  2. pernah baca kalau anak-anak lahir di era tahun 2007 ke atas adalah anak-anak generasi alfa dimana anak-anak yang sudah disandingkan dengan teknologi yang tinggi sejak kecil namun tidak mempunya daya juang yang tingi. Maksudnya daya juang rendah itu ya kalau punya masalah atau soal-soal yang tidak bisa dikerjakan anaklebih cenderung pake gadget tinggal search daripada harus tanya-tanya kepada orang yang sudah berpengalaman...

    jadi keingat dulu ada pr terus nggak bisa jawab langsung tanya ke bapak.
    dan alhamdulillah, cuma bener 1 soal doang. hahaha

    ReplyDelete
  3. bener banget tuh mak,miris juga liat anak-anak kecil jaman sekarang yang doyannya maenan gadget pas waktu pulang sekolah,padahal dulu mah balik sekolah pada nyari temennya buat maenan gundu atau layangan :(

    ReplyDelete
  4. Hmmmb mampir ke sini setelah sekian lama, banyak yang beda. Header jadi ijo...
    Yup gadget itu ibaratnya harus pinter2ngoperasikan yekannn, aku klo dah ketemu face to face ma orang jujur jarang liatin hp, mlh seringnya hp kutinggal, psling medsosannya pas di rumah, lg ga ada kerjaan hiks

    ReplyDelete
  5. soal gadget ini ibarat pedang bermata dua ya mba. DI zaman sekarang anak-anak tak bisa dipisahkan dari gadget, Positifnya ada banyak hal yang mereka bisa pelajari neatifnya ya bisa addict dan kurang sosiaslias... Tinggal kita pintar2 baginya ya mba. dan memang dilema. apalagi sekarang handphone makin murah

    ReplyDelete

Post a Comment

Biji bunga matahari namanya kuaci
Kupas kulitnya pakai gigi
Eee para pengunjung yang baik hati
Yuk tinggalkan komentar sebelum pergi.

Buah Pir Buah Naga
Jangan khawatir, aku akan mengunjungimu juga. :)

Popular posts from this blog

Cara Menghaluskan Daging Tanpa Mesin

Idul Adha. Daging dimana-mana. Bingung mau dimasak apa. Akhirnya dibikin bakso saja.
Yup, meluncurlah kami, daku dan suami, ke pasar, bukan hendaak berkeliling keliling pasar, tp hendak menggiling daging kurban jadi adonan. Di rumah, tinggal dibentuk bulat bulat plus bikin kuaahnya saja.

Tiba di tempat giling daging. Beugghhh. Harum semerbak nan memblenek. Yah namanya jg tempat penggilingan daging. Jadi ya gitu ituh.

Kami memilih tempat yang sudah direkomendasikan tukang bakso langganan kami. Di tempat itu, kita bisa request mau adonan yg begini atau yg begitu. Kami sih memilih yg begini aja. Kan buat dikonsumsi keluarga.

Kami harus mengantri, karena banyak yg seperti kami. Bingung mau dimasak apa lagi tuh daging sapi.
Masa menunggu, membuat daku bergumam: "koq gitu?".
Kenapa ?.
Kebersihan tempat bisa dikatakan lumayan lah daripada sebelah2nya. Yg bikin perasaan jadi gimanaaa gitu, karenaaaaaa. Yg handle adonan itu lohhh, laki laki berkaos singlet. Kalau ada yg netes dari ce…

4 Merek Panci Presto Terbaik

Satu atau dua hari sebelum lebaran biasanya para ibu rumah tangga, seperti kita-kita nih, sudah mulai mempersiapkan beraneka macam hidangan yang lezat seperti opor ayam dan ketupat donk ya. Nah untuk menghasilkan opor ayam yang empuk, kita pasti membutuhkan yang namanya panci pressure cooker (presto). Dengan menggunakan panci presto ketika merebus ayam, daging akan cepat matang dan empuk dalam waktu yang singkat. Selain itu penggunaan gas juga akan lebih hemat dan makanan akan menjadi lebih sehat karena gizi yang terkandung dalam ayam akan tetap terjaga. Berikut adalah daftar empat merek panci presto terbaik yang bisa kita dapatkan di online shop banyak diskon MatahariMall.
1. Airlux Panci Presto PC7216 Panci presto berkapasitas 16 liter ini bisa memasak makanan 3-10 kali lebih cepat daripada panci yang biasa kita gunakan. Panci ini dilengkapi dengan safety valve dan safety cover lock yakni lubang pembuangan uap atau udara yang berfungsi sebagai pengaman pada saat panci presto diguna…

Aneka Pilihan Atasan untuk Celana Kulot.

Siapa di sini yang lebih suka memakai celana daripada rok ?, hayooo ngakuuuu *sambil ngacung paling tinggi. Yup, aku begitu. Lebih suka memakai celana daripada rok. Membuat aku lebih mudah bergerak. Entah itu naik motor, memanjat pohon mangga, atau berlari saat dikejar-kejar Aliando, Varel, Rasya dan Al Ghozali *lalu dinyonyorin fans mereka.
Memang, sejak SD hingga SMA, aku sudah terbiasa memakai rok. Namun sepertinya saat-saat itu aku sering mendzalimi rok-rok sekolahku. Robek sana sini cyin. Bagian depan maupun belakang juga bagian kanan dan kiri. Robek. Entah karena jahitan roknya yang kurang rapi nan kuat atau karena langkah kakiku yang beringas. Entahlah.
Begitu lulus SMA, aku benar-benar menyimpan rok-rok ku. Jadi saat kuliah aku jarang memakai bawahan rok. Lebih sering memakai celana jeans, celana aladin, dan celana kulot. Hal yang demikian tersebut berlangsung sampai sekarang, saat aku sudah menjadi seorang ibu yang imut dan lucu juga gemesin *huwek. Ditambah lagi dengan akti…