Skip to main content

Posts

Showing posts from August, 2014

Bersama Melestarikan Air dan Lingkungan, Untuk Hidup yang Lebih Sehat

Air adalah sumber kehidupan. Makhluk hidup tidak dapat dipisahkan dengan air. Terutama manusia. Dimana ada air disitu ada kehidupan. Begitu pula sebaliknya, tidak ada air maka peluang untuk hidup manusia tinggal menghitung hari saja. Berlangsungnya hidup manusia, ditentukan oleh ada dan tiadanya air di sekitar mereka. Khususnya air bersih.
Air bersih merupakan air yang paling dibutuhkan oleh manusia. Selain digunakan untuk bersih-bersih dan dikonsumsi sehari-hari, air bersih juga bisa mengobati. Ia juga memiliki peran penting di bidang kesehatan jasmani dan rohani. Seperti air bersih yang sudah dimasak bisa membantu melancarkan pencernaan. Serta bisa membantu tugas darah untuk mengantarkan sari-sari makanan ke seluruh bagian tubuh. Agar tubuh dapat berfungsi sempurna.  Lalu untuk kesehatan rohani, seperti halnya air bersih yang digunakan untuk berwudhu, akan memunculkan rasa sejuk,tenang, menghilangkan amarah di hati orang yang berwudhu. Tanpa air bersih, penyakit akan bermunculan. Seha…

Dlod Berawah, Pantai Cantik Tersembunyi di Pulau Bali

Ceritanya nih, aku dan prends dalam masa iddah wisuda. What? Iddah?. Sambil nunggu wisuda kita berencana untuk jalan-jalan. Mulailah acara undi-mengundi. Dan undian jatuh kepada deng deng deng..saya.
Aku merekomendasi perjalanan menggunakan travel. Namun  wankawan memilih untuk menggunakan transportasi kereta api. Kelas ekonomi. Lebih murah. Malang-Banyuwangi cuma @ Rp. 19000. Waktu itu. 2010.
“Daripada abis di ongkos, mending duitnya kita simpen, trus nanti kita bisa pakek soping soping di bali” usul kusun. Yang lain manggut-manggut.

Waktu itu, musim liburan, alhasil gerbong kereta jadi padetrapet. Namun demi bali, mau tidak dapat tempat duduk kek, bau burket dimana-mana kek, tak jadi masalah. Yang penting Baliiiiiiii.

Kami tiba di pelabuhan ketapang sekitar 11.30 malam. Sepi sekali. Kalau sendiri sih bakal ngeri. Berhubung beramai-ramai, jadi santai ajee. Biaya kapal Ferry, @ Rp. 6500.
Saat itu angin menderu-deru. Alhasil arus air tak lagi mendayu-dayu. Tapi jep-ajep. Geleng-geleng. Mir…

Aksi Sehat 5 Menit, Awal Menuju Cantik Luar Dalam

Ingin cantik seperti ini?


Atau seperti ini ?
Loh?Siapa?Saya?NoNoNo.
Caranya mudah, langkah awalnya hanya dengan melakukan aksi sehat 5 menit. Ya Cuma 5 menit. Penasaran??. Yuk simak ulasan berikut ini.
Saat ini, tren yang sedang booming di kaum remaja, khususnya perempuan, adalah tampil cantik ala gadis korea yang berbadan tipis bak kertas dan berkulit putih bersih. Hal ini menjamur bahkan sampai di desa, kampung halaman saya. Mulai dari meminum obat diet sampai menggunakan kosmetik pemutih agar bisa tampil cantik seketika. Cantik instan. Mereka tidak tahu dibalik itu semua terdapat bahaya yang siap menerkam. Hauumm. Adik saya sempat ikut arus tersebut. Namun setelah saya jelaskan bahaya dari penggunaan kosmetik pemutih atau pil diet, sampai mulut saya berbusa busa, akhirnya ia setuju pada saya. Tampil cantik dengan cara sehat. Pertama. Adek saya ingin langsing. Langkah awal yang harus ia lakukan adalah mengurangi porsi konsumsi karbohidrat, dalam hal ini beras. Kekurangan tersebut bisa …

Pandai Menemukan Hikmah di Setiap Uji, Coba, dan Musibah, adalah Bekal Utama Menuju 60 Tahun

Selalu dapat menemukan seberkas hikmah di setiap cobaan, ujian, dan musibah. H+3, setelah lebaran, ibu  terkena musibah, jatuh di sekolah, habis ngajar. Tak bisa menjejakkan kaki, tak bisa jalan. Namanya ibu , tidak mau terlalu menyusahkan anaknya. Akhirnya ibu merangkak atau berjalan lutut saat mau ke kamar mandi, ke kamar tidur, nonton televisi.  Kakinya hitam lebam. Juga ada bagian kulit yang terkelupas, hingga terlihat kulit ari. Kemerahannya. Setiap luka dibersihkan, beberapa kali, saya mendapati ibu, mengusap matanya. 2 hari kemudian, saya serta suami juga si kecil, balik ke jawa. Seharusnya. "Ndak apa apa, kita nunggu ibu  enak an dulu, nanti saya izin" kata suami. Alhamdulillah, punya suami baik . Namun saya sempat menangkap ekspresi berat di wajahnya. Sebenarnya ibu  bapak  sudah  memberiku izin untuk balik ke jawa. "Ibu  tidak apa-apa, paling beberapa hari lagi juga sudah bisa jalan sedikit, ada bapak mu juga  adekmu yang bantu ibu " kata ibu , bapak mengan…

Aku dan Kostum Hitamku

"Baca aja ayat kursi 3 kali tanpa nafas, nanti kamu pasti bisa hilang"
Kalimat itu yang sering aku dengar semasa kecil. Saat itu lagi santer berita orang bisa ngilang.
Aku sering mempraktekkan itu, terutama waktu maen petak umpet. Tapi tetep aja gagal. Kata temenku, mungkin aku ngirup udara sedikit jadi mantranya gagal. Padahal, aku ngerasa udah bener-bener nahan nafas. Paru paru rasanya sampek sumpek. Itu waktu kecil. Beda lagi dengan masa SMA.

SMA, keinginanku untuk bisa menghilang sudah hilang. Berganti ingin agar tidak terlihat?. Maksudnya tidak jadi perhatian. Karena terus terang, soal penampilan, aku kurang percaya diri.
Salah satu caranya dengan menghindar dari warna cerah, dan hanya memakai warna gelap terutama hitam. Otomatis mayoritas kostumku berwarna hitam. Jilbab, baju, celana, semuanya hitam. Dengan begitu aku merasa tak terlihat. Ini berlangsung hingga aku kuliah.
Suatu hari aku mengenakan kostum hitamku seperti biasa aku merasa sangat nyaman dan aman terutama sa…