Solusi Ampuh Menghadapi Nyinyiran Orang akan Pilihan Hidup Menjadi Ibu Rumah Tangga


Sampai saat ini, masih saja ada anggapan bahwa menjadi ibu rumah tangga itu merupakan pekerjaan yang mudah karena berkutat pada anak, masak dan bersih-bersih rumah. Ada juga yang memandang sebelah mata profesi yang satu ini. Diremehkan. Karena ya itu tadi, dianggap pekerjaan yang mudah tanpa perlu ijazah atau keahlian lainnya. Kalau sudah begini rasanya pengen deh nyelepet yang ngomong pakai celana patrick. 

Awal mula mendengar anggapan tersebut, saya sempat baper. Tapi, belakangan, setelah bertahun-tahun menjalani profesi menjadi seorang ibu rumah tangga, saya memilih tidak peduli dengan anggapan-anggapan tersebut. 

Saya memilih untuk fokus pada tumbang anak anak saya saja. Saya memilih untuk fokus melakukan hal apa yang saya suka seperti ngeblog, ngecraft, hingga membuat content YouTube. Tak lupa, kalau ada waktu luang, saya sempatkan diri untuk menambah pengetahuan agar tak ketinggalan zaman. Secara saran dari Sayyidina Ali yakni agar mendidik anak sesuai dengan zamannya. 

Alhamdulillah, dengan melakukan hal hal di atas, saya jadi tak ada waktu untuk memikirkan omongan orang yang tidak enak, apalagi sampai baper. Alhamdulillah sudah nggak. 

Intinya, solusi yang paling ampuh agar tidak baper dari nyinyiran orang adalah dengan menyibukkan diri untuk meningkatkan diri menjadi pribadi yang berkualitas baik dalam segi akhlak, ketrampilan, hingga pengetahuan, lalu juga menjadi pribadi lebih baik dihadapan orang orang yang tersayang dan sayang sama kita dan terutama dihadapan Allah. 

No comments:

Post a Comment

Biji bunga matahari namanya kuaci
Kupas kulitnya pakai gigi
Eee para pengunjung yang baik hati
Yuk tinggalkan komentar sebelum pergi.

Buah Pir Buah Naga
Jangan khawatir, aku akan mengunjungimu juga. :)

Facebook  Twitter  Google+ Yahoo

Follow by Email

Adaptasi Kebiasaan Baru, Cuci Baju Higienis Bebas Virus Covid-19

Hai, apa kabar?  Aku do'akan semoga kamu selalu dalam kondisi sehat, dan bahagia. Aamiin.  Emmmm, ngomong-ngomong, sudah 3 bulan lebih a...