Skip to main content

Posts

Menjadi Ibu yang Makin Kreatif dengan ASUS E202

Hai Mamis,
Ibu. Ibu adalah sekolah pertama bagi putra putrinya. Ibulah yang mengajarkan keterampilan dasar. Ibu yang menstimulus kecerdasan. Serta ibu yang menanamkan kepribadian. Iya, Ibu.


Tentu tugas ini tidak mudah. Mengingat dunia anak-anak sendiri merupakan dunia bermain. Yang mana bermain itu sendiri merupakan bagian dari dunia kreativitas. Jadi untuk dapat melakukan tugas di atas, ibu pun harus menggunakan kreativitas juga. Dengan begitu, akan lebih  mudah menarik perhatian anak-anak, dan juga memberikan kemudahan bagi anak-anak sendiri dalam mempelajari atau memahami sesuatu yang dipelajari.

Aku, pun tengah berada dalam mode ini. Tengah berusaha untuk mengajarkan, mendidik, menstimulus si kecil menggunakan kreativitas. Seperti membuat kreasi aneka macam mainan untuk si kecil, memberikan contoh yang beraneka ragam, dan sebagainya. Alhmdulillah, dengan menggunakan kreativitas untuk menstimulus dan mengajarkan ini itu kepada si kecil, perkembangan si kecil mengalami peningkatan. 

N…
#MemesonaItu
Recent posts

Tahapan Membuat Mainan dari Barang Bekas yang Bermanfaat dan Aman bagi Si Kecil

Hai Mamis,
Ibu mana sih yang nggak jatuh cinta sama senyum dan tawa si kecil ? Semuanya suka, semua ibu jatuh cinta dengan senyum tawa putra putrinya. Termasuk Aku. Yup. Seperti itu.
Bagiku, senyum dan tawa si kecil ken adalah candu. Iya, candu banget. Sebab itulah aku, berusaha untuk membuat si kecil ken selalu  tersenyum dan tertawa. Dan caraku untuk mewujudkan itu  adalah, tentu, dengan membuat aneka macam mainan untuknya.
Namun, seiring berlarinya waktu. Aku tidak lagi membuat mainan hanya karena untuk menghadirkan senyum dan tawa si kecil. Melainkan ada satu hal. Iya ada hal lain yang membuatku semakin bersemangat membuatkan si kecil mainan. Yakni, karena ada banyak manfaat yang bisa si kecil dapatkan dari aktivitas bermain itu sendiri. 

Tahapan Membuat Mainan  dari Barang Bekas untuk Si KecilPersiapan : Ide Mainan yang Bermanfaat untuk Si Kecil Ada beberapa hal yang aku lakukan sebelum membuat mainan untuk si kecil : Pertama : membaca tentang dunia anak. Salah satunya tentan…

Dampak Buruk Gadget Smartphone Murah Pada Anak

Di jaman serba modern seperti saat ini, teknologi sudah menjadi bagian dari hidup kita yang tidak dapat terpisahkan. Teknologi sudah merambah ke segala sektor kehidupan mulai dari aktivitas harian seperti mencuci baju dan memasak hingga ke sektor yang tinggi seperti komunikasi dan juga bisnis.
Dalam hal komunikasi, peran teknologi sudah tidak bisa diragukan lagi perkembangannya. Jarak dan waktu sudah bukan menjadi rintangan untuk dapat berkomunikasi, bahkan bertatap muka. Hal ini bisa dilakukan bahkan hanya dengan smartphone murah  yang beredar di pasaran.
Meskipun teknologi memberikan berbagai macam kemudahan bagi penggunanya, namun bukan berarti fenomena ini tidak memiliki dampak negatif bagi kehidupan terutama bagi para remaja dan juga anak-anak.
Kini banyak remaja, bahkan anak kecil yang memiliki gadget pribadi dan penggunaannya di luar pengawasan kita, para orang tua. Tentu hal ini sangat mengkhawatirkan mengingat dunia maya adalah dunia yang belum begitu bisa dipahami fungsi d…

"Kenapa, Mah ? Kenapa ?"

Alhamdulillah, aku sampai dalam tahap ini. Tahap dimana si ken mulai menanyakan segala hal yang tidak boleh ia lakukan. Yup. Kalau aku perhatikan nih, sejak si ken usia 4 tahun, perkembangannya meningkat drastis banget. Terutama dalam segi linguistiknya. Seneng. Seneng banget. Secara dulu si ken pernah dianggap bisu sama beberapa orang hanya karena si ken, usia 2 tahun, masih bubbling dan tidak seperti anak-anak seusianya yang sudah pandai bicara. Perkembangan linguistik si ken, 4 tahun 7 bulan, ini berupa ia mulai pandai mengungkapkan perasaannya, pendapatnya, mulai belajar membuat cerita sendiri saat bermain, dan yang paling utama adalah ia semakin suka bertanya. Terutama menanyakan alasan mengapa ia tidak boleh begini atau begitu.Saat aku berkata seperti ini : "Ken, ayo tidur !".
Maka dengan cepat ia akan menjawab seperti ini : "Tidak mau".
"Tidur dulu" Kataku lagi.
"Kenapa, Mah ? Kenapa ?".
Dan ini akan berlanjut terus sampai ia mendapatkan…

[Cerita Ramadhan] Tadarus Bikin Kenyang

Setiap kali Ramadhan datang, pasti membawa serta yang namanya kenangan. Terutama kenangan waktu kita masih bocah. Iya nggak sih ? Seperti saat pertama kali kita ikut puasa, ikut patrol sahur-sahur (bangunin org buat sahur), berburu tanda tangan imam tarawih di masjid, dan sebagainya. Ucapan-ucapan orang tua / yang lebih dewasa juga masih terpampang jelas diingatan kan ya ?. Seperti ini nih : "Nggak boleh nangis, kalau nangis puasanya batal loh" atau "Nggak boleh keramas siang-siang, nanti puasanya batal" atau ada juga yang begini nih "Nggak usah takut, setan-setannya udah diiket, jadi aman". Lah. Nah dari sekian banyak kenangan puasa di masa kecil itu, ada satu yang paling unik yang berasal dari ucapan ibuku  yakni "Tadarus Al Quran bikin lapar jadi hilang". Anti mainstream kan ? *hahayy.Kalimat itu keluar setiap kali aku menunjukkan gelagat "mulai lapar" ke ibuk. Gelagat itu seperti, wajah melas, ngelus-ngelus perut terus, nanyain ke …

[Cerita Ramadhan] Tentang Tarawih Pertama Bareng Bocah dan Meniadakan Target

Haihai
Gimana puasa kalian hari ini teman-teman ?
Masih cucok kan ?
Yuhuuu. Alhmdulillah yah, hari ini kita masih diizinkan sama Allah bertemu Ramadhan lagi. Seneng. Tidak hanya seneng. Dari jauh-jauh hari aku sudah bertekad untuk memanfaatkan bulan Ramadhan sebaik mungkin. Minimal ibadah yang aku lakukan tetap samalah seperti tahun yang lalu. Salah satunya ini nih, mengenalkan si ken dengan sholat tarawih berjamaah di masjid. Mengenalkan si ken dengan sholat berjamaah di masjid sudah aku dan suami lakukan dari Ramadhan tahun kemarin. Hasilnya yaaaa gitu deh. Aku dan suami jadi tak bisa mengerjakan full jumlah rakaat tarawihnya. Karena kami sholat secara bergantian. Sementara suami sholat aku yang 'njagain' si ken. Dan begitu sebaliknya. Karena, kalau tidak dijaga, si ken bakal main air di tempat wudhu. *wakwaw. Tapi aku dan suami nggak mempermasalahkan hal itu. Karena memang kami hanya berniat untuk mengenalkan saja. Jadi tidak ada target harus begindang begidet. Nah Ramadh…

#MemesonaItu Tetap Ceria Meski Sedang Mendaki Gunung Melewati Lembah Demi Meraih Mimpi

#MemesonaItu relatif. Setiap individu memiliki definisi yang berbeda dari kata #MemesonaItu. Kalau menurut aku, #MemesonaItu adalah tetap ceria meskipun sedang mendaki gunung melewati lembah untuk meraih mimpi.
***
Tak hanya ninja hatori donk ya yang mendaki gunung melewati lembah. Ibu rumah tangga pun mengalami hal itu. Hanya versinya saja yang berbeda. Kalau versi aku nih, mendaki gunung dan melewati lembah itu berupa menjadi ibu rumah tangga tanpa art tanpa nanny sekaligus menjadi mahasiswi di salah satu PTN di Surabaya.
Awalnya, aku pikir dua hal ini amat mudah. Namun sayangnya, tidak. Ini, benar-benar tidak mudah.
Pertama, seperti yang aku tuliskan di atas, bahwa aku irt tanpa art. Karena tanpa art, maka aku harus mengerjakan tugas rumah tangga. Kadang nih, sebelum berangkat kuliah, aku menyempatkan diri dulu untuk bersih-bersih rumah atau membuat makanan untuk si kecil. Kadang juga, di sela-sela mengerjakan tugas kuliah, aku sambi dengan mengerjakan pekerjaan rumah tangga. Nah,…