Tuesday, September 27, 2016

Cara Ampuh Agar Tidak Kalap Saat Dikelilingi Beraneka Macam Promo

Hai

Siapa sih yang bisa cuek dengan yang namanya promo ? Hayo siapa ? Pasti nggak ada yang sanggup menahan pancaran sinar yang berasal dari kata promo. Siapa yang bisa cuek saat mengetahui ada informasi promo acer di MatahariMall atau promo baju-baju branded ? Siapa ? Tidak ada yang bisa deh kayaknya. Apalagi ibu-ibu macam daku. Beugghh. Pasti langsung melipir. Hahayyy.
Sumber gambar : mataharimall.com
Entahlah yah. Entah dari mana asal muasalnya kepekaan macam begitu. Pokoknya mah kalau mendengar kata promo, pasti telinga langsung peka. Begitu juga dengan mata. Mata pun akan berubah jadi berbinar-binar saat melihat tulisan kata promo. Tetiba ada bintang-bintang di mata gitu. Ting ting ting. Maka pantas saja kalau pikiran dan hati begitu kompak bersatu menggerakkan tangan dan kaki untuk menghampiri sumber suara atau tempat yang memajang kata promo. La yang ngomporin ada dua. Si mata juga si telinga.
Kata promo, sangat disukai oleh semua kalangan. Dari ABG hingga lansia. Pria maupun wanita. Semuanya suka dengan kata-kata tersebut. Mungkin  alasannya adalah karena kata-kata itu bisa membuat seseorang mendapatkan sesuatu yang diinginkan tanpa harus merogoh kocek (uang) lebih dalam. Asyik kan ? Barang impian dapet, kantong juga nggak jebol-jebol amat.

Dulu, tempat-tempat yang sering menawarkan promo adalah mall-mall atau pusat-pusat perbelanjaan di kota-kota besar. Namun sekarang kata itu dapat dijumpai dimana-mana. Mulai dari toko-toko kecil hingga pusat-pusat perbelanjaan. Bukan hanya ada di offline saja, di toko-toko online atau ecommerce seperti MatahariMall.com pun malah bertabur dengan aneka macam promo. Mulai dari promo teknologi seperti promo acer di MatahariMall hingga promo peralatan memasak. Semua lini pasti tersentuh dengan kata promo.

Sayangnya, si promo ini, tidak selalu ada setiap saat, Kata itu hanya muncul pada momen-momen tertentu saja. Misalnya saat hari raya idul fitri, pasti kita akan bertemu dengan yang namanya promo berupa pemberian diskon. Kemudian di akhir tahun, kita akan bertemu dengan promo dalam bentuk cuci gudang, juga momen awal tahun kita akan bertemu dengan kata promo dan lain sebagainya. Maka tak ayal, jika momen-momen bertabur diskon tersebut dimanfaatkan oleh banyak orang untuk update fashion, update teknologi, nambah koleksi dan lain-lain.

Akan tetapi, meskipun kata promo memiliki daya magnet yang begitu kuat. Kita tetap tidak boleh kalap donk ya. Terutama saat dikelilingi oleh aneka macam promo.

Ada dua hal yang bisa kita lakukan agar tak kalap alias lupa diri saat dikelilingi oleh beraneka macam promo. Antara lain sebagai berikut :
1. Kesampingkan Keinginan. Prioritaskan Kebutuhan
Ibarat pergi tanpa tujuan. Seperti itulah jika pergi ke tempat yang bertabur promo tanpa membawa daftar barang yang paling dibutuhkan. Dengan berbekal daftar barang yang paling dibutuhkan, maka kita akan fokus berburu barang yang ada di daftar tersebut. Jadi nggak akan sampai kalap deh.

2. Batasi Budget
Jika momen bertabur promo tiba, bukan berarti kita bisa belanja sepuasnya bin suka-suka atau menganut paham “Mumpung ada promo”. Jangan begitu ya. Karena momen promo ini tak hanya hari itu saja. Jadi lebih baik batasi budget hanya untuk membeli barang-barang yang paling dibutuhkan saat itu. Lalu jika di hari lain nanti, ada promo lagi, kita bisa kembali berburu barang promo yang paling kita butuhkan.

Cukup 2 point saja. Mudah bukan ? Emmm.. kalau kalian bagaimana ? sama seperti cara yang aku jentrengin di atas atau kalian punya cara lain ? Share dimari ya teman-teman. Makasih. 


Thursday, September 22, 2016

Mengenalkan Menulis Ejaan Huruf Hijaiyah Dari Atas Ke Bawah

Hai
Demi mewujudkan cita cita untuk menjadi emak emak yang sholehah dan perkasa, halah, tak lupa, aku mengisi hari-hari si kecil ken di rumah dengan belajar mengaji. Mulai dari mengenal huruf hijaiyah, do'a sehari hari, surat surat pendek, dan belajar mengeja huruf hijaiyah.

Alhamdulillah, sejauh ini ken sudah hafal betul dengan nama juga bentuk dari huruf hijaiyah. Dan sekarang ken pun tengah belajar mengeja serta menulis huruf yang ia eja.

Kelihatannya mulus bin lancar lancar aja gitu ya ? Nggak donk. Kadang ada dramanya juga sih. Dan drama itu sering terjadi saat akan tidur malam. Si ken kadang nolak saat aku mengajaknya melafalkan doa mau tidur dulu sebelum tidur disertai dengan melafalkan surat surat pendek. Kalau sudah begitu, biasanya yaaa aku ringkas aja deh ritual sebelum tidur yakni hanya membaca doa mau tidur saja.

Itu baru hambatan pertama ya, nah hambatan yang terjadi akhir-akhir ini adalah saat si ken, yang berdasarkan inisiatinya sendiri, ingin meniru tulisan ejaan huruf hijaiyah yang aku tulis di papan tulis.

Aku menulis ejaan huruf hijaiyah tersebut sesuai dengan kaidah menulia tulisan arab. Jadi dari kanan ke kiri. Sementara si ken, sudah lebih dulu kenal dengan huruf abjad di mana arah tulisannya dari kiri ke kanan. Walhasil pada saat ia akan menulis ejaan huruf hijaiyah, iya akan mulai menulis dari kiri ke kanan. Bahkan kadang ia memulai tulisannya dari huruf paling belakang, baru huruf didepannya. Misalnya Kata Ya. Maka si ken akan menulis huruf A dulu baru kemudian menulis huruf Y. Tuh. Jadi bingungisasi kan ? ho oh.

Jadi sejak aku tahu bahwa si ken bingung dengan kaidah penulisan bahasa arab, aku pun segera mengganti tulisan ejaan huruf hijaiyah di papan tulis. Yang sebelumnya ditulis dengan kaidah penulisan bahasa arab, kanan ke kiri, aku ganti menjadi ditulis secara vertikal. Kemudian aku tulis dengan menggunakan spidol warna warni untuk menarik perhatian si kecil ken.

Alhamdulillah, Si ken akhirnya tidak dilanda bingungisasi lagi. Lalu kapan nih mengenalkan atau mengajarkan kaidah penulisan arab kepada si kecil ken..emmm nanti lah yah. Nggak masalah deh kayaknya. Nanti ngenalinnnya sambil lalu aja. Setelah, sekiranya, Ken tidak bingung lagi saat menulis ejaan huruf hijaiyah dari kanan ke kiri. So, semangat ya Nak.