Skip to main content

Posts

Showing posts from 2014

Cara Mengarahkan Hobi Anak Agar Gemar Membaca

Eh saya baru sadar lho kalau apa yang dulu dilakukan bapak kepada saya itu merupakan cara untuk menanamkan gemar membaca sejak dini. Swear. Kalau nggak percaya, belah dada saya. Hehe.
Saat saya berusia 3 tahun bapak sering mendongeng. Yang paling sering itu dongeng tentang timun mas, pak tani dan si kancil. Kadang juga cerita tentang para nabi. Sayapaling suka cerita tentang Nabi Nuh dan kapal besarnya. Nabi Sulaiman dengan keahliannya yang dapat berbicara dengan hewan dan jin serta perjuangan Nabi Muhammad Saw. Kalau sudah didongengin sama bapak, em em em...dijamin pasti nggak merem-merem. Apalagi kalau ceritanya baru. Saya tungguin dah sampai selesai.Aktivitas ini berlangsung sampai saya belajar menulis dan membaca.
Setelah mahir membaca, bapak berhenti mendongeng. Beralih kepada mendongeng untuk diri sendiri alias membaca sendiri cerita dongeng. Setelah bapak menerima gaji, biasanya beliau mengajak saya ke toko buku utk membeli majalah bobo. Atau tiba tiba sepulang sekolah beliau mem…

Menjaga Emosi

Menjaga api. Tak semudah menyalakan api. Begitu juga dengan menjaga emosi. Terutama untuk seorang ibu rumah tangga. Dengan aktifitas yang sama di setiap harinya. Berinteraksi dengan orang yang sama dengan berbagai macam keinginan, sifat, dan sikap. Lelah sudah pasti, dan bosan pasti datang. Jika begitu, me time adalah solusinya. Lalu bagaimana dengan irt yang memiliki balita dan tak berasisten rumah tangga. Tentu saja tak ada waktu khusus. Tak ada me time. Waktu luang mereka hanya pada saat si kecil tertidur. Lalu bagaimana dengan lelah dan bosan? Jika tak tertangani tentu akan mendatangkan emosi. Baiklah, mungkin semua itu akan terobati dengan tingkah pola si kecil. Tiba-tiba masalah ekonomi muncul, suami yang biasanya bekerja 7 hari dalam seminggu, kini harus bekerja 5 hari saja. Karna hilangnya satu pekerjaan yang merupakan sumber utama penghasilan. Pertanyaannya, masih sanggupkah membentengi diri dari emosi?. Hhhhhhhh. Pertahanan saya roboh seketika. Begitu sensitif. Temperamen. Ibarat e…

ARgaliTHa is Spektra

Semangat. PErcaya diri. Kreatif. Tegas. Ra senyum Ora Argalitha jenenge.
SPEKTRA
Itulah argalitha
Kawan dunia maya.
Kawan ngeblog

Saya memang belum pernah bertemu langsung dengan do'i. Tapi dari postingan-postingan do'i menunjukkan kalau argalitha adalah orang yang penuh semangat. Dilihat dari mana?. dari hongkong?. tentu tidak. Kejauhan.
1. Argalitha pernah menulis begini
Saya yang batal jadi warga Banyuwangi saja gak sedih. Yah...walau kemarin nyesek #JLEB pas ngeliat nilai yang jauuuuh dari target. Tapi ya sudahlah, tujuan hidup masih banyak yang harus teraih, jadi... semangaaat! Toh tahun depan saya pasti ikut lagi, haha, gak kapok.
Lalu begini
Lagi-lagi...saya ikutan, dong! Waktu ada even "Catatan Kriuk untuk si Single", saya kalah. Iyalah wong tulisannya gitu. Tapi karena saya gak kenal kata 'menyerah' dan semangat nyari gratisan sangat tinggi, jadi yaaa ikutan lagi, hehe.

Jadi ceritanya ... Minggu tenang yang seharusnya  jadwal untuk istirahat usai dinas m…

Kawan Buruh

Sekilas.  Ia nampak seperti laki-laki biasa. Tak menengadahkan kepala. Tak memasukkan tangan di kantong celananya. Tak pelit sapa
Ia memang tak nampak luar biasa. Kaos oblong. Celana jins. Sandal gunung. Jerawat di pipi di dahi. Komedo di hidung. Minyak sana sini. Rambut berdiri duri. Biasa saja.
Tapi cobalah mendekat padanya. Ajak ia berbincang tentang negara. Lebih khusus tenaga kerja. Maka siap-siaplah akan terkesima padanya.
Wajahnya yang kucel. Penampilannya yang sederhana. Seketika itu akan sirna. Berganti dengan aura cemerlang yang mengitarinya.
Lalu coba lagi untuk lebih mengenalnya. Ikutlah beberapa aktifitasnya. Maka akan hadir perasaan takjub padanya.

Disela-sela aktifitasnya yang sukup padat, sebagai guru, dosen, dan mahasiswa. Ia meluangkan waktu untuk berbagi ilmu. Memberikan pendidikan kepada para buruh. Tentang kewajiban mereka. Tentang hak mereka. Tentang hukum yang memayungi mereka. Tentang posisi mereka. Bahwa mereka tak aman. Kapanpun PHK bisa mendatangi mereka. K…

Arti Flek di Dua Kehamilanku

“Ini saya kasih obat dulu, 2 minggu lagi mbak harus kesini, kalau ngefleknya berhenti berarti kandungan mbak bisa diselamatkan, kalau nggak berhenti ya berarti mbak harus dikuret” Plash. Shock dengan perkataan dokter. Tak banyak kata yang terucap. Hanya termangu membisu. “Positif thingking ma, masih ada kesempatan 2 minggu lagi” kata suami. Saya hanya mampu menganggukan kepala. Hari-hari berikutnya, saya mencoba untuk berpositif thingking, mengikuti anjuran suami seraya tetap berusaha mempertahankan kandungan dengan konsumsi obat dari dokter, makanan sehat, serta bedrest, dan tak lupa memperbanyak waktu untuk bertemu dengan-Nya. Namun usaha itu seakan sia-sia setiap kali melihat darah yang terpampang jelas di CD. Ya Allah apakah sudah terlambat memperbaiki ikhtiar kami? 2 minggu berlalu, darah tetap mengalir dan saya pun harus dikuret. Rasa sakit karna dikuret bukan jadi alasan utama mengalirnya air mata begitu deras. Akan tetapi karena merasa bersalah. Tak mampu menjaga sebaik mungkin aman…

Aturan Main Iklan Rokok

Apa yang diharapkan dari aturan main iklan rokok yang dibuat pemerintah melalui Permenkes No 28 Tahun 2013. Apa?. Berharap jumlah perokok berkurang?. Atau agar rokok tak menjamah generasi muda?. Atau apa?. Semua itu tidak akan terjadi, jika aturan mainnya semudah mengedipkan mata.
Aturan main tersebut hanya berisi tentang beberapa batasan saja dan terkesan tidak memberatkan. Padahal tujuan dari aturan tersebut adalah untuk mengendalikan dampak iklan rokok terhadap generasi muda.
Beberapa aturan main iklan rokok untuk penyiaran televisi meliputi : 1. Iklan rokok di televisi hanya boleh tayang pukul 21.30 sampai 05.00. 2. Iklan juga tidak boleh menampilkan wujud rokok. 3. Mencantumkan nama produk sebagai rokok. 4. Menyarankan rokok. 5. Menggunakan kalimat menyesatkan. 6. Menampilkan anak, remaja, wanita hamil, atau tokoh kartun. 7. Iklan rokok juga harus mencantumkan 18+ sebagai usia yang pantas untuk merokok 8. dan lain sebagainya.
Bagaimana aturan main di atas?. Terkesan biasa sa…

Tips Kurus Alami ala Ken

Kenal dengan ini? Atau ini?
Badan kurus langsing tipis bak artis-artis korea adalah idaman para gadis negeri ini. Mereka melakukan berbagai macam cara agar terlihat ramping kinyis-kinyis.  Ada yang melakukan diet ketat, makan 1 hari sekali, minum teh pelangsing dan lain sebagainya. Padahal cara instan ini belum tentu membuat badan langsung ramping. Malah kemungkinan penyakit yang akan datang menghadang.
Para dokter memang sudah sering mengatakan bahwa apabila ingin memiliki badan yang ramping maka harus dimulai dengan pola makan yang sehat dan disertai dengan olahraga teratur. Sebagaimana yang dilakukan oleh si kecil ken.
Sebelumnya, berat badan ken saat baru lahir adalah 4 kg. Kemudian dalam jangka waktu 6 bulan saja, berat badan ken bertambah 10 kg. Sehingga berat badan ken diusianya menuju 7 bulan adalah 14 kg.
Banyak yang bilang si ken mengalami obesitas. Termasuk salah satu dokter yang pernah mengobati ken saat ia terserang batuk dan pilek. Oleh karena makanan yang dikonsumsi k…

Online Shop Bukan Sekedar Tempat Berbelanja

Siapa yang tidak tau dengan online shop?. Tua, muda. Pria, wanita. Semuanya kenal dengan tempat berbelanja online ini.
Seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin meningkat, manusia disajikan dengan kemudahan-kemudahan dalam melakukan aktivitasnya. Salah satunya adalah aktivitas berbelanja.
Kehadiran online shop sendiri bermula dari Pizza Hut yang menawarkan pembelian online di webnya pada 1994, yang kemudian disusul Amazon yang mulai menjual buku online pada 1995. Setelah itu, sistem belanja online tak lagi mengalami evolusi, tetapi revolusi, karena demikian cepatnya belanja online, yang kini disebut e-commerce, itu menjadi alternatif masyarakat dunia untuk bertransaksi.
Jadi saat ini kita tidak perlu berpanas-panas ria, dilanda suntuk karena macet, kaki pegal karena berburu harga murah, atau hati lelah karena tak kunjung memperoleh barang yang diinginkan. Tidak. Kita tidak perlu merasakan itu lagi. Kita tinggal duduk manis. Bisa sambil denger musik. Ditambah camilan juga boleh. …

Menjadi Istri yang Baik ditengah Emansipasi Wanita

Kawin cerai, kawin cerai. Dua kata itu sudah sangat familiar di telinga. Sudah menjadi hal yang biasa. Bahkan di kalangan para artis hal ini sudah menjadi tren tersendiri. Baru beberapa bulan menikah, bulan berikutnya sudah tersiar kabar akan menggugat cerai sang suami.

Alasan yang biasa mereka (artis yang akan bercerai) katakan pada saat konferensi perstak lain dikarenakan masalah ketidakcocokan atau sudah tidak sejalan dalam hal visi dan misi atau memang sepakat untuk berpisah (nah loh?). Namun Marini Soerjosoemarno, sebagai salah satu artis tahun 70an yang pernah mengalami kawin cerai, menambahkan, bahwa masalah ekonomi sering menjadi pemicu pula. Mungkin karena pendapatan artis biasanya lebih tinggi dari suaminya, sehingga ia merasa bisa lebih berpenghasilan.

Ya, faktor ekonomi merupakan salah satu pemicu dari perceraian. Tak hanya dikalangan artis, di masyarakat pun terjadi hal yang demikian. Penghasilan istri yang lebih tinggi dari suami, berpeluang memunculkan sikap arogansi…

Ibu

Buk. Apakah seperti ini yang engkau rasakan saat mengandungku dulu? Mual menghantui di awal semester dan langkah terasa begitu berat saat tiba di akhir semester. Begitukah ibu ?
Apakah seperti ini yang kau rasakan saat dicekam kontraksi ?. Tulang belakang terasa ngilu luar biasa. Perut dipluntir-pluntir. Sakitnya na’udzubillah. Hingga akhirnya suami menyerah dan memilih tindakan caesar. Karena tak tega melihat kondisiku yang pontang panting kesakitan. Lalu bagaimana denganmu ibu, yang melahirkanku dengan bobot 4.2 kg secara normal?.. Sedangkan aku, melahirkan normal bayi berbobot 4 kg saja tak mampu. Kau sungguh luar biasa ibu.
Ibu, aku ingat, kau pernah membagikan kiat suksesmu dalam menghadapi proses melahirkan. Salah satunya dengan mengkonsumsi kuning telur ayam kampung mentah. Dicampur dengan beberapa tetes jeruk nipis. Aku melakukan itu ibu. Dan rasanya sulit diungkapkan dengan kata-kata. Saat kuning telur itu bersiap terjun ke tenggorokan, saat itu pula terjadi penolakan. Dan a…

Belajar Asyik dengan Aplikasi Buku Sekolah Elektronik

Awal mula pertemuan saya dengan BSE adalah ketika diminta untuk mengajar matematika di salah satu Madrasah Aliyah di tempat tinggal saya. Tawaran itu saya rasa cukup berat, mengingat saya adalah anak matematika murni yang notabene berurusan dengan rumus-rumus matematika. Tak ada micro teaching dan teman-temannya. Namun oleh karena permintaan tersebut diutarakan langsung oleh guru SMP saya dulu, walhasil saya pun menganggukkan kepala tanda setuju.
Saya mulai mencari-cari buku matematika saya dulu. Saya pelajari lagi. Alhamdulillah masih ‘nyambung’. Namun saya merasa masih ada yang kurang. Salah satunya adalah mengenai variasi soal. Selain itu, saya juga khawatir, mungkin buku yang saya pakai ini sudah tidak update lagi. Akhirnya, saya memutuskan untuk meminjam buku dari teman saya yang kebetulannya adiknya adalah salah satu siswa di sekolah tersebut. Sayangnya, buku pegangan adik dari teman saya itu hanya berupa LKS saja.
Belum puas, saya berburu buku di toko buku. Namun lagi-lagi, saya …