Wednesday, February 4, 2015

#FFRabu-Laki-laki Beraroma Kopi

Isi perut bergejolak. Berebut keluar. Mencium bau masam amis busuk yg berputar-putar di angkutan umum.
Hidung telah ku sumpal, tak jua hilang. Tak tahan, aku hendak keluar. Namun tertahan oleh laki-laki beraroma kopi. Aku mengurungkan niat. Ia berdiri di sampingku.
Waktu berlalu. Kami bukan teman di angkutan umum. Tapi lebih dari itu. Sering menghabiskan waktu bersama. Seperti siang ini, saat kami menunggu bus, ia berkata :
"Maukah kau menikah denganku ?".
Aku tak menjawab. Aku berlari sembari tersenyum . Ia mengejarku. Angkutan umum datang. Aku masuk ke dalam.
1 minggu sudah. Aku berkunjung ke rmh barunya. Tak tercium aroma kopi melainkan aroma tanah.

12 comments:

  1. waduh mbak,... sadis sekali ceritanya, ini kisah nyata atau bagaimana.... dari bau kopi ke bau tanah, hem... jadi ingat mati nih...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nyobak bikin flashfiksi bang, temanya ttg kopi...terima kasih sudah membaca :)

      Delete
    2. flashfiksi,... saya baru dengar istilah ini, kayaknya ini istilah khas untuk para penulis handal, dan sepertinya mbak bakal jadi penulis handal, dan saya siap untuk selalu hadir sebagai pembaca yang PERTAMA, ingat ya mbak yang PERTAMA.

      Delete
    3. Amiiinnnnn. InsyaAllah yak.
      Sy mah mash harus buanyaaaaaakkkk belajar dulu sm mbak mbaja n mas mas di monday flash ficion. Ikut yok pak bro. MFF

      Delete
    4. monday flash ficion, maksudnya mbak,... ?

      Delete
    5. Ni urlnya pak bro, lngsubg dicek dimari aja ya,
      http://mondayflashfiction.blogspot.com/2015/02/fiksimini-games-malu-malu.html?utm_source=dlvr.it&utm_medium=facebook

      Delete
  2. Apik FFnya
    Pengin mbuat juga
    Salam hangat dari Surabaya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayo bikin pak de. Pasti mbanyol tp penuh makna..itulah pak de *minta duit de..hehe

      Delete
  3. Bagus sebenernya.
    Tapi terburu-buru nulisnya. Mungkin karena udah mepet deadline.
    Hahahaha...

    ReplyDelete
  4. Weits dari bau kopi langsung bau tanah, kaget mba :)

    ReplyDelete
  5. mbak kok rumahnya ditulis rmh?

    "1 minggu sudah. Aku berkunjung ke rmh barunya. Tak tercium aroma kopi melainkan aroma tanah."

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nganu mbak
      Bikinnya terburu2. Menjelang dl bru bisa bikin n ngirim. Cz nunggu si kecil tidur dulu . Lain kali, insyaAllah lbh baik lg. Semaangat :)

      Delete

Biji bunga matahari namanya kuaci
Kupas kulitnya pakai gigi
Eee para pengunjung yang baik hati
Yuk tinggalkan komentar sebelum pergi.

Buah Pir Buah Naga
Jangan khawatir, aku akan mengunjungimu juga. :)