Skip to main content

Posts

Showing posts from February, 2017

Ini Untukmu, Rival Masa Kecil Dulu

Ini Untukmu, Rival Masa Kecil Dulu. Iya, hadiah buat Kamu, Dek. Siapa lagi ? Kan Kamu rival Mbak. Hampir dalam banyak hal. Misal rebutan mainan. Saling tunjuk saat tiba-tiba ada bau kentut menyengat tanpa suara. Saling tunjuk juga saat ibuk menyuruh ini itu. Gontok-gontokan, hampir setiap hari. Tidak ada yang mau mengalah. Pokoknya, lue jual gue beli. Hahayyy. Tapi itu mah dulu. Itu dulu. Masa kecil dulu. Sekarang mah kita sudah seperti sahabat sejati.*FistBump

Ini untukmu, rival masa kecil dulu. Iya, hadiah buat Kamu, Dek. Sebagai ucapan rasa terima kasih. Terima kasih yang teramat dalam. Karena sudah jadi sahabat sejati Mbak. Selalu ada buat Mbak. Terutama saat Mbakmu ini berada dalam masa-masa sulit. Seperti saat patah hati waktu masih ababil (abg labil) dulu sampai saat beberapa waktu lalu, saat Mbakmu ini dilanda cobaan. Terima kasih banyak. Hadiah ini tentu saja nggak sebanding dengan apa yang kamu lakukan selama ini. Pokoknya terima kasih banyak yak. *KissForYou
Ini untukmu, …

Hal Lucu Waktu Pertama Kali Aku Ngeblog

Pertama kali aku ngeblog itu sekitar pertengahan tahun 2014. Berarti sudah 2 tahunan lebih. Lumayan juga yak. Tapi koq masih disini ajaaahhhh.  Ah jgn gitu ah.  Jadi maluk.  *Tutup muka pakek daun maple eun tak.

Kalau ingat masa-masa itu, rasanya aku kudu ngguyu. Lucu aja.  Koq bisa-bisanya aku ngelakuin hal itu. Koq ya aku nggak tanya dulu sama mbah google. Buka-buka tutorial ngeblog gitu. Trus dipraktekkin. Kan endes jadinya. Hahaha Iyak. Seharusnya gitu.

Yaaaa, duluuuuu, 938 tahun yang lalu *halah, aku pikir ngeblog itu sama seperti facebook-an. Eee ternyata nggak. Di blog banyak tool-nya. Wkwkkwkwkwk.
Nah trus hal lucu apa aja nih yang aku lakuin waktu awal ngeblog ? Nggak banyak koq. Nggak. Lebih dari tiga doank koq. Hahaha. Itu mah banyak mak. Ahay.
1. Isinya cuma tulisan aja.  Iya, dulu tuh, minim banget sama yang namanya foto. Apalagi video. terlebih lagi infografis. Nggak ada. Isinya tulisan doank. Bahkan ada tulisan yang panjang banget, sepanjang tembok besar cina, nggak ad…

Awali Aktivitas dengan Tertawa

Hai Mamis
Awali Aktivitas dengan Tertawa yuk. Yuukkk.  Tapi, sebelum itu, awali hari dengan berdo'a dulu yak. Baru deh buka smartphone. Buat lihat jam kan ya mamis ? Bukan buat lihat pemberitahuan email, sosmed, atau wa kan ya ? Iyalah. Tos dulu kita yak. Cek jam doank. Cuma kadang ya cek pemberitahuan dulu juga sih. Hahayyy.
Sebagai seorang ibu yang jauh dari kata sempurna, aku pasti pernah dihampiri oleh yang namanya malas tingkat dewa. Malas masak, malas bersih-bersih rumah, malas nyuci baju, malas nyuci diri sendiri alias mandi. Pengennya cuma gegoleran seharian di kasur aja. Gitu.
Hal ini dikarenakan oleh apa ? Nggak tahu. Hahaha. Iya, aku sendiri tidak tahu apa penyebab utamanya. Pokoknya mah malas aja.
Sayangnya, sebagai seorang ibu, tentu tidak bisa melakukan hal itu. Gegoleran seharian di kasur. Oooo...Tidak Bissaaa. Haiyaahhh. Jadi mau nggak mau aku harus bangkit dong dari kasur. Bukan dari kubur loh yah. Aku bukan suzanna. "Bang, satenya bang".
Nah, yang jadi …

Anak Kinestetik Bukan Anak Nakal

Kadang, saat aku memperhatikan tingkah pola si kecil, rasa-rasanya, seperti memutar ulang memori masa lalu. Yaaaa nggak lalu-lalu amat sih. 4 tahun lalu. Masa-masa sebelum aku dianugerahkan si kecil ken. Kalau ingat masa-masa itu, rasanya, aku jahiliyah banget. Suka ngejudge anak kecil yang nggak bisa diam, nggak manut, nggak anteng dengan sebutan anak nakal. Jehong yes. Istighfar nda. Iyaahhhh. hiks.Tapi, sejak aku diamanahi seorang bocah. Hal itu tentu saja tidak pernah terjadi lagi. Apalagi, bocah yang diamanahi Allah ke aku dan suami merupakan tipe anak yang nggak bisa diam, nggak manut, nggak anteng. Beuugghh. Nggak pernah. Aku nggak pernah lagi men-judge anak-anak. Terutama anak yang memiliki tipe seperti itu. Sungguh. Tobat cyin tobat. Mempelajari si kecil membuat aku paham banyak hal. InsyaAllah. Salah satunya soal kecerdasan majemuk. Menurut Howard Gardner, jika dilihat sekilas, anak yang memiliki tipe seperti itu menunjukkan bahwa ia merupakan anak dengan kecerdasan kinestet…

Persiapan Kuliah : Kostum

Jangan lihat kulitnya, tapi lihat juga isinya. 
Jangan menilai buku dari sampulnya saja.
Kalimat-kalimat begitu sering berseliweran di telinga. Bahwa tidak boleh menilai seseorang berdasarkan penampilannya saja. Melainkan kudu dilihat inner beauty nya juga. Begitu. . Iya kan ?.

Pada umumnya, hal itulah yang terjadi. Menurut aku nih, sebelum keinginan untuk mengetahui inner beauty muncul di hati, pasti akan melalui tahapan menilai penampilan terlebih dahulu. Setelah itu baru akan berlanjut ke tahapan menggali inner beauty. Namun, meskipun begitu, tidak menutup kemungkinan masih ada orang yang tak mempedulikan penampilan saat menilai seseorang. Tapi langsung tertarik dengan inner beauty. Emangnya Ada ? Ada. Ada koq yang begitu. #ngelirik ke suami. Hahahayy.

Meskipun aku paham soal begitu-begitu. Tapi aku tetap tidak memikirkan soal penampilanku saat kuliah nanti. Mau berpenampilan seperti apa ? Mau pakai gaya casual atau feminin ? Tomboy atau ala ibu-ibu PKK? Nggak pernah terlintas hal sep…

Persiapan Kuliah : Membuat Pilihan Rute Menuju Kampus

Salah satu hal yang patut aku syukuri, insyaAllah selama hidup aku adalah dipasangkan dengan seorang pria yang menerimaku apa adanya. Terutama menerima kekuranganku. Yang pastinya nggak hanya satu. Berjubel-jubel cyiinnn.
Nah diantara tumpukan kekuranganku itu, salah satunya adalah tak mahir mengingat jalan, tak cepat mengingat rute menuju suatu tempat. Dampaknya tentu saja, jadi rawan nyasar. Tapi kalau sudah berulang-ulang, tentu saja bakal hapal donk yak. Yuhuuuu.
Demi agar aku tak mengalami yang namanya nyasar saat mulai sekolah nanti. Suami pun mulai memikirkan caranya.
Langkah awal yang dilakukan suami adalah membuat pilihan-pilhan rute perjalanan dari rumah menuju kampus. Antara lain, rute perjalanan dengan menggunakan motor, bus, dan kereta api.
Sebagai penentu, rute perjalanan mana yang akan kami pilih. Maka kami menggunakan acuan. Berupa waktu tempuh perjalanan.
Dari pengalaman suami sendiri, yang sudah lebih dulu menyesap pendidikan di kampus yang sama, waktu tempuh u…