Traveling adalah Ekspresi Self Love ala Ibu Rumah Tangga


Self love atau mencintai diri sendiri. Sekilas dua kata itu menunjukkan ego. Sekilas kelihatan hanya ingin menomor satukan diri sendiri sementara yang lainnya ngontrak alias tidak peduli dengan pendapat atau pandangan atau apapun di sekitar. Sekilas memang kelihatan seperti itu.
Source: purevibe.ca

Kenyataannya, self love adalah tentang bagaimana mencintai diri sendiri. Tentu ada berbagai macam cara untuk mengeskpresikan rasa cinta kepada diri sendiri. Ekspresi rasa cinta pada diri sendiri ini bisa berupa memberikan reward atas pencapaian yang didapatkan, atau memilih melakukan hal yang disenangi yang sesuai passion atau menerima kekurangan yang dimiliki atau mensyukuri apa yang dimiliki dan sebagainya.

Bagi aku, seorang ibu rumah tangga, makna self love adalah tentang memberi ruang maupun waktu untuk menyembuhkan rasa jenuh atau lelah yang sudah menggunung.


Suatu hal yang manusiawi bukan, jika aku, seorang ibu rumah tangga ini merasa jenuh atau lelah. Yakali robot yang nggak akan merasakan dua hal itu.

Jujur, sebagai seorang ibu rumah tangga, aku kadang lupa soal self love ini. Yang selalu aku ingat adalah misiku untuk membuat anggota keluarga bahagia. Jadi yang aku lakukan saban hari adalah berusaha membuat si kecil bahagia, hingga berusaha membuat suami nyaman di rumah sehingga penat saat ia bekerja hilang seketika, dan sebagainya.

Loh, bukannya, kebahagiaan seorang ibu adalah saat melihat anggota keluarganya bahagia?

Iya, memang demikian. Kalimat di atas benar adanya. Tapi tidak bisa dipungkiri, kadang terbersit rasa lelah dan jenuh dengan aktivitas sehari-hari yang mana senantiasa berusaha melakukan sesuatu demi membuat anggota keluarga bahagia.

Kadang kalau jenuh atau lelah tiba-tiba mampir (yang biasanya terjadi pas aku pms), maka self love yang aku lakukan berupa makan mie instan cabe 5 atau luluran atau duduk-duduk di teras rumah sambil ngopi.

Namun, adakalanya, hal yang sederhana ini, tak mampu menghapus rasa jenuh atau lelahku yang sudah kebangetan alias menggunung. Kalau sudah begini aku kudu piye? Satu-satunya pilihan adalah membicarakan soal rasa jenuh atau lelahku pada suami.

Alhamdulillah, aku beruntung, karena setiap kali aku bilang lelah atau jenuh ke suami, ia selalu menawarkan solusi yang bikin aku happy. Salah satu solusinya adalah ini.
"Ayok, kita traveling aja" kata suami.
Noh, nyenengin khaaannn.

Traveling adalah solusi untuk mengatasi rasa jenuh atau lelahku yang paling sering ditawarkan suami kepadaku. Aku yakin, suami tahu dan sadar bahwa aku memang suka traveling. Namun karena profesiku yang sekarang jadi ibu rumah tangga, membuatku mengesampingkan kesukaanku itu.

Sebenarnya dari kecil aku suka traveling. Aku selalu antusias kalau diajak bapak pergi. Meskipun aku mabuk kendaraan, tapi tak membuat keinginanku untuk tahu tempat baru meredup begitu saja.

Bagiku, traveling bukan sekedar jalan-jalan saja. Bagiku, traveling adalah penyembuh. Traveling menyembuhkan rasa lelah atau jenuh akan aktivitas sehari-hari.

Sejauh ini, kami traveling hanya di daerah-daerah yang tak jauh dari tempat tinggal kami. Namun di 2019 ini, kami sepakat untuk traveling yang jauhan, salah satunya seperti traveling ke Medan, gitu.

Kenapa Medan?
Alasannya sederhana saja. Karena kami sekeluarga penasaran sama rasa durian Medan yang terkenal enak dan bikin nagih.

Iya, sebagai keluarga pecinta durian, kami selalu antusias untuk mencoba berbagai macam durian yang ada di negeri ini. Salah satunya yakni durian medan. Meskipun namanya sama-sama durian. Tapi rasanya bisa berbeda-beda loh. Tergantung jenis durian itu sendiri.

Selama ini, setiap nonton liputan soal durian Medan di tv, aku bergumam dalam hati:"Ya Allah pengen deh bisa makan durian medan" Gumamku sambil menelan ludah *hahay.

Nah salah satu tempat yang populer yang menyediakan durian Medan adalah warung Durian Ucok.


Selain durian, ada kuliner khas Medan yang ingin aku coba juga. Namanya Kari Bihun Tabona.


Dah, dari foto di atas saja, berhasil bikin aku lap iler donk yak. Kuahnya kelihatan ngaldu dan kental banget. Ada potongan bebek atau daging atau ayamnya pula. Mantab.

Sajian ini bisa dibilang lain dari yang lain. Karena pada umumnya, teman makan kuah kari adalah ketupat atau nasi. Tapi kalau sajian kari khas Medan ini bertemankan bihun.

Trus ada lagi, kuliner Medan yang aku mau. Namanya Lontong Kak Lin.


Lontong Kak Lin ini adalah lontong khas Medan. Tentu aku penasaran. Cemana sih rasanya? Kuahnya gimana? Apa bedanya sama lontong-lontong lain yang pernah aku makan. Tapi kalau lihat dari tampilannya, kuahnya, topingnya, Lontong khas Medan ini sepertinya lain dari sajian lontong lainnya.

Setelah kuliner Lontong Kak Lin, kayaknya enak menikmati yang seger-seger seperti Es Pokat Kocok Simpang Glugur. Aku penasaran banget loh sama es alpukat simpang glugur ini. Reviewnya para traveler nih, di sini, antrinya panjang sepanjang jalan kenangan *asek. Jadi kayaknya enak banget.


Yang terakhir, aku pengen tahu rasanya kopi khas Medan di warung kopi Apek. Sebagai pecinta kopi, terutama kopi hitam, rasanya ada yang kurang kalau nggak menikmati kopi khas Medan.


Nah, itu tadi daftar kulineran Medan yang bakal aku cicipi kalau aku ke Medan.

Pengennya, kalau ke Medan, aku mau naik pesawat aja. Kalau ke Medan lewat jalur darat rasanya bakal lamaaaaaaa. *yaiyalah mamaaakk.

Di samping itu, anakku si Ken, juga kebetulan ingin naik pesawat dari kapan tahun tapi belum belum kesampaian. Dah, maapin mamak sama bapak yak.

Atas rekomendasi dari temen blogger yang juga seorang traveler, aku disarankan untuk pesan tiket pesawat ke Medan melalui aplikasi pegipegi. Karena apa?

Kata temanku itu, harga tiket pesawat yang ditawarkan di pegipegi lebih murah dari yang lainnya. Dan aku sudah membuktikan hal ini. Selisih harga tiket pesawat ke Medan antara pegipegi dengan jasa jual beli tiket pesawat lain berkisar antara 100 ribuan bahkan bisa lebih.

Untuk harga tiket pesawat yang paling murah di Medan adalah dari Maskapai Lion Air. Sementara harga tiket yang paling mahal adalah dari maskapai Garuda.



Di samping itu, pegipegi bertabur promo tiket pesawat terutama untuk yang pesan tiket pesawat lewat aplikasi pegipegi. Ada diskon tiket pesawat dan juga aneka macam diskon yang berbeda tiap bulannya.


Trus apa donk?
Ya segera bikin persiapan, terutama menyiapkan dana traveling.

Untuk soal dana traveling, aku dan suami sudah bagi tugas. Suami bagian nyiapin dana untuk beli tiket pesawat dan aku bagian nyiapian dana selama traveling di Medan.

Dah, aku jadi makin semangat nabung donk. Demi bisa mewujudkan self love ala aku. Self love ala ibu rumah tangga apalagi kalau buka traveling yiha yiha.

Nah, jadi seperti itu self love ala aku. Kalau kamu gimana, nih? Sama seperti aku atau beda. Share yak. Makasiiihhhhh

No comments:

Post a Comment

Biji bunga matahari namanya kuaci
Kupas kulitnya pakai gigi
Eee para pengunjung yang baik hati
Yuk tinggalkan komentar sebelum pergi.

Buah Pir Buah Naga
Jangan khawatir, aku akan mengunjungimu juga. :)

Facebook  Twitter  Google+ Yahoo

Follow by Email

Ajak Jelajah Museum, Si Kecil Bakal Bosen atau Nggak, Ya?

Beberapa waktu yang lalu, entah dapat wangsit darimana, aku berinisiatif untuk mengajak si kecil Ken pergi ke museum yang berada tak ja...