Reda Rasa Rasa: Baper Karena


Assalamu'alaikum, 
Hai Mamis

Hari ini, rasanya lelaaaaahhh banget. Lelah jiwa juga raga. Kalau lelah raga, bisa diatasi dengan istirahat yang cukup lalu pulih pun dapat segera terasa. Yang lama adalah memulihkan jiwa yang lelah. 
Lelah, dengan pertanyaan "kapan lulus?", "koq, nggak selesai-selesai?", "Koq begini", "Koq begitu" dan pertanyaan juga pernyataan yang beberapa membuatku merasa rendah, rendaaahhh. 

Memang, di beberapa sesi kehidupan, pasti akan bertemu dengan komentar-komentar yang membuat lelah dan sakit hati. Memang, kita tidak bisa mengontrol orang untuk tidak berkata yang menyakitkan. Tidak. Tidak akan pernah bisa. Aku tahu itu. Aku sadar akan hal itu. 

Biasanya, aku cukup tak peduli dengan komentar komentar yang membuat sesak. Tapi, entah kenapa, komentar-komentar yang terdengar kali ini membuat ngilu.

Ah aku tahu, apa yang membuatku mudah terbawa perasaan saat komentar-komentar itu terdengar. Karena ada pengorbanan, ada perjuangan, ada bersusah payah, ada terseok-seok, stres, hingga rasa ingin menyerah yang mengiringi perjalanan hidupku selama 3 tahun belakangan ini. 

No comments:

Post a Comment

Biji bunga matahari namanya kuaci
Kupas kulitnya pakai gigi
Eee para pengunjung yang baik hati
Yuk tinggalkan komentar sebelum pergi.

Buah Pir Buah Naga
Jangan khawatir, aku akan mengunjungimu juga. :)

Facebook  Twitter  Google+ Yahoo

Follow by Email

Marriage Life: Yang Bikin Istri Deg-deg an Setiap Kali Buka Lemari Suami.

Aloha Mamis, aku tu kalau mau buka lemari suami, suka deg-deg an. Bukan deg-deg an karena ada sesuatu yang membahagiakan di sana. Se...