Tips Memilih Busana Muslim yang Tepat Saat Wawancara Kerja

Sumber

Banyak para wanita muslimah yang terkadang bingung dengan pilihan busana muslim yang harus dikenakan saat ada wawancara suatu pekerjaan. Busana muslim yang mereka pakai tentu harus sopan, rapi dan tetap modis agar memiliki kesan berbeda terhadap orang yang melihatnya. Begitu juga dengan model busana muslim yang harus disesuaikan ketika pergi ke tempat wawancara kerja. Apakah di kantor atau di luar kantor. Nah sebagai referensi, rancangan Jenahara dapat menjadi contoh untuk kalian. Kalian juga bisa mengaplikasikan busana muslim dengan busana lain seperti blazer dan rompi yang sesuai dengan tema, begitupun dengan kerudung yang kalian kenakan. Usahakan jangan memakai kerudung dengan terlalu banyak aksen motif dan warna. Pilihlah warna polos saja lebih bagus.  
Untuk menambah wawasan kalian dalam berbusana muslim berikut aku tuliskan tips memakai busana muslim saat wawancara kerja.
  1. Pilihlah model dan ukuran yang sesuai dengan tubuh, jangan sampai kebesaran atau kekecilan tentunya busana muslim yang dikenakan pun harus terlihat rapi, sopan dan bersih agar tetap nyaman saat dikenakan.
  2.  Pilihlah busana muslim yang tidak terlalu banyak motif, karena dengan banyak motif akan mengganggu pandangan yang mewawancarai kita. Lebih baik menggunakan busana muslim yang simpel dan praktis serta dengan warna yang elegan dan tidak memakai warna mencolok.
  3.  Pilihlah bahan yang sesuai dengan kebutuhan, jangan gunakan busana muslim dengan bahan jeans saat wawancara. Karena jeans tidak cocok dipakai saat wawancara kerja, sebaiknya menggunakan bahan lain seperti katun.
  4. Gunakan hijab dengan model simpel, praktis, bersih dan rapi jangan terlalu banyak lilitan dan aksesoris pada hijab yang kalian kenakan, juga sesuaikan warna hijab dengan busana yang kalian pakai.
  5.  Kalian bisa menambahkan pemakaian blazer atau rompi dengan model yang disesuaikan dan tentunya hindari bahan jeans. Kalian bisa memilih blazer dengan warna putih atau hitam. namun jangan terlalu memaksakan dan jangan sampai memperlihatkan kesan menumpuk saat berbusana muslim.
  6.  Pakailah sepatu yang nyaman kalian gunakan. Seperti sepatu heels, atau untuk kalian yang tidak bisa memakai sepatu hak tinggi. Kalian bisa memakai flat shoes saat wawancara kerja dan hindari pemakaian sepatu olahraga.


Demikian beberapa tips memakai busana muslim saat wawancara kerja dan tentunya akan sangat bermanfaat untuk kalian yang sedang membutuhkan tips tersebut. busana muslim  Jenahara juga dapat jadi referensi bagi kalian.

Bonding Is The King

Sudah sudah sudah. Hentikan sudah perselisihan di antara kita. Duhai para pemilik telapak kaki surga. Baik itu ibu bekerja atau ibu di rumah. Sudah bukan saatnya lagi memperdebatkan Siapa yang akan menelurkan generasi uwow dan sebaliknya. Sudah ya. Lagipula.... Sudah kadaluarsa cyin. Sekarang waktunya ngomongin descendant of the sun *halah. Hehe.

Sebab apa ? Sebab belum pasti, seorang  ibu rumah tangga akan menelurkan generasi emas. Belum tentu juga, ibu bekerja menelurkan generasi sebaliknya. Hukum mutlak tidak berlaku pada kasus ini.

Untuk menghasilkan generasi yang amazing, menurutku, dibutuhkan keseriusan orang tua terutama ibu dalam mendidik anak. Bentuk keseriusan tersebut berupa :

1. Mengetahui tahapan perkembangan si kecil.
2. Mengerti asupan gizi yang baik untuk si kecil
3. Mengetahui keunggulan si kecil
4. Mengetahui kelemahan si kecil
5. Memahami keinginan si kecil
6. Mengetahui kebutuhan si kecil
7. Mengenal lingkungan sosial si kecil
8. Mengerti ekspresi si kecil

8 hal tersebut dapat diperoleh dengan cara membangun bonding dengan si kecil. Bonding tak melulu dibangun berdasarkan lamanya waktu bersama dengan si kecil. Namun bonding juga dapat terbangun dari quality time. Waktu yang benar-benar berkualitas. Waktu dimana fokus perhatian mengarah kepada si kecil. Hanya si kecil. 

Nah pada saat itu kita bisa menggali segala informasi tentang si kecil. Mengamati bakat yang ia miliki. Mencari apa yang perlu distimulus. Dan sebagainya.

Soal bonding yang terbangun dari quality time ini (bukan dari lamanya waktu bersama-sama dengan si kecil) sudah dibuktikan oleh Si Ayah. Si ayah yang memiliki waktu lebih sedikit bersama si kecil daripada aku. Yakni hanya  sekitar 3-4 jam/24 jam. Ternyata juga memiliki bonding yang baik dengan si kecil ken. 

Si ayah tahu cara mengatasi si kecil yang bertingkah begini atau begitu. Si ayah juga kenal betul dengan ekspresi si kecil. Dan juga paham mana makanan yang disukai si kecil. Tanpa aku beri tahu. Malah kadang si ayah yang ngasih tahu aku solusi kalau si ken lagi begini begini adalah ini ini ini.

Jadi sudahlah yah. Stop Momwar. Cukuplah Superman dan Batman saja yang war-waran. Toh kita kan sama, sama-sama menjadi seorang ibu dan sama-sama berpeluang tinggi menghasilkan the amazing generation. Pokoknya mah yang paling penting harus ada bonding antara orangtua dan anak. Ini hukumnya fardhu 'ain alias wajib dimiliki oleh setiap orangtua. Baik ibu bekerja maupun ibu di rumah. Bonding is The King.

Cara Agar Ibu Yang Mempunyai Balita Tetap Nyaman Saat BAB

Sudahkah kalian "nyetor" hari ini ?. Kalau belum, jangan lupa nyetor yak. Karena buang air besar berdampak pada kesehatam tubuh kita juga. Nggak percaya ? Tanyakan saja pada rumput yang bergoyang *halah.

Alhamdulillah, aku sudah bab hari ini. Berlangsung dengan lancar jaya tanpa hambatan berupa :
● si kecil manggil-manggil.
Kalau sudah bgini biasanya aku mulai gelisah).

● denger suara gubrak atau gedebug.
Mulai teriak-teriak dari kamar mandi.

● si kecil nangis.
Hasrat bab mulai pudar, ingin berhenti, tapi nanggung.

● melihat si kecil tengah menatap kamar mandi.
Sebab nanhgung jadi muulai berusaha mempercepat - > Ngeden pakek tenaga dalam - > sambil teriak teriak kepada si kecil agar mau menunggu sebentar.


● melihat si kecil mulai mendekati kamar mandi.
Semakin dipercepat - Ngeden dengan tenaga yang full power.

● si kecil bilang "Luk Ba" dari balik pintu kamar mandi yang terbuka setengahnya. 
Saat ekspresi kaget berkolaborasi dengan ekspresi lagi konsentrasi to the max demi cepat selesai.

● si kecil ikut masuk kamar mandi (padahal emaknye tengah konsentrasi).
HUUUAAAAAA.

Hampir semua ibu yang mempunyai balita pernah mengalami kejadian seperti di atas. Terutama ibu-ibu yang momong si kecil sendirian saat suami pergi bekerja. Betapa senepnya, alias menderitanya saat bab jadi tak nikmat sebab tingkah si kecil yang amazing. Meskipun begitu, kejadian ini akan menjadi kenangan yang terbingkai aman di ingatan. Betul begitu ibuibu ?.

Untuk menghindari hal itu terjadi. Aku biasanya, jauh-jauh hari *halah, sudah mempersiapkan beberapa cara agar bab nyaman. Jadi saat aku mau bab, aku .....
■ Memilih program tv kesukaan si kecil
Untuk ini, aku menyiapkan list proram tv apa saja yang si kecl suka. Lengkap dengan jam tayangnya. Biasanya kalau sudah dinyalain program tv kesukaannya, si kecil akan anteng duduk di depan tv. Sampai aku selesai melaksanakam panggilan alam.


■ Menyiapkan camilan kesukaan si kecil
Kalau ini, aku pakek pertimbangan waktu. Kira-kira camilan mana yang habisnya membutuhkan waktu cukup lama. Misalnya batu gitu *wadoh, Hehe.


■ Memutar lagu-lagu favorit si kecil
Tidak semua lagu menjadi favorit si kecil. Kalau suka ia akan ikut menyanyi bahkan bergoyang. Kalau tidak suka ia akan minta dimatikan lagunya atau ia matikan sendiri atau pakai cara ampuhnya yaitu nangis bombay.


Pernah nih ya, aku ceritanya lagi asyik asyik ikutan nyanyi sambil dengerin radio. Eee tiba tiba si ken mendekat lalu nangis di depanku. Bingung donk yak ? Tanyain kenapa ? Dia diem aja. Aku nyanyi lagi dia nangis lagi sambil akhirnya bilang gini "nanan ma nanan". Sejak saat itu aku baru sadar bahwa suaraku tak semerdu ariana grande *yaiyalaaahhh *hellooooooww, hehe.

■ Membuat mainan 
Kalau ada mainan baru, si kecil bakal konsentrasi meng-eksplorasi mainan barunya itu. Jadi aku biasanya bikin mainan yang sederhana aja. Dari barang bekas. Malah kadang penampakannya maknyonyor gitu. Tapi si kecil mau memainkannya.

Landasan dari kardus bekas ini bikin si kecil anteng sebentar


■ Nunggu si kecil tidur
Ini tergantung dari seberapa kuat menahannya. Juga tengah kebelet atau tidak.


■ Nunggu ada yang momong
Sama dengan nunggu si kecil tidur. Kalau aku masih sanggup ya nunggu sama si ayah pulang kerja.


Itulah beberapa cara yang aku lakukan saat aku akan bab. Demi bab bisa lebih nyaman dan lega. Kalau kalian gimana nih ? Pernah mengalami hal seperti aku gitu nggak ? Kalau iya, share di sana yak cara kalian mengatasinya seperti apa. Monggooooooo.

Smartphone Sejutaan Dengan Hasil Memuaskan​

Sejak aku ngeblog dan sering ikut beberapa lomba review Smartphone. Aku tidak lagi memilih smartphone berdasarkan harganya saja. Akan tetapi hal pertama yang aku lihat pas milih smartphone adalah sistem operasinya, Android, iOS, Windows, atau Blackberry. Kira-kira mana yang paling gampang aku pakai sehari-hari. Percuma donk ya kalau canggih tapi jatuhnya malah bikin aku ribet bin rempong dan aku nggak bisa manfaatin smartphone-nya secara maksimal. Nggak asyik kan ?.

Abis itu, yang aku cek lagi adalah kapasitas memorinya. Tau sendiri lah ya, sekarang aplikasi smartphone macem-macem dan apa-apa disimpen di henpon. Nah, ini juga berkaitan sama kameranya nih. Makanya, hal selanjutnya yang aku cek pas pilih smartphone adalah kamera. #Kudu.

Kok kamera, menurut kalian, kenapa?

Penting lho ini, buat selfie, foto bareng temen-temen, buat foto berdua pacar alias cem-ceman dunia akhirat (suami), selfie, foto bareng sahabat, selfie, foto bareng kapten Yoo Shi Jin atau Song Joong Ki, halah, dan seterusnya. Karena penting banget nih, gak mau dong pilih smartphone yang kameranya seadanya aja. Nanti hasil fotonya malah jelek, nggak jelas, nge-blur. Padahal kan penampakan aslinya kan cakep. Masa' kalau difoto hasilnya malah tambah maknyonyor. Nggak ah. Nggak mau begitu. Jaman sekarang smartphone itu harus lebih dari sekedar bisa buat nelpon, chatting, browsing, tapi juga kamera. Pokoknya harus satu paket.

Smartphone yang kameranya canggih biasanya mahal tuh!


Kata Siapa ?. Rajin-rajin browsing dan googling dong, makanya! Pilihannya banyak kok, sekarang pilih sesuai keinginan aja. Kalo aku sih sekarang lagi naksir sama Huawei Y6. Smartphone ini bersistem operasi Android, cocok lah sama aku! Kapasitas memorinya pun 8G, cukup juga lah buat menampung foto-foto aku (yang cihuy-cihuy itu).

Nah, kameranya nih…
Huawei Y6
Huawei Y6
Kamera belakang Huawei Y6 berkapasitas 8MP dan kamera depan  2MP, lumayan banget kan. Hasil fotonya pasti cukup tajam, jadi pasti keren buat di-upload ke instagram. Kameranya punya aperture f2.0 atau aperture besar yang artinya kalau buat dipake foto-foto di malam hari, hasilnya tetap akan bagus.

Fitur-fiturnya juga menarik. Ada yang namanya smart face enhancement yang bisa buat meng-edit foto wajah. Selain itu ada smart preview window, pictures with watermarks (foto-foto kita-kita nanti bisa dikasih tulisan-tulisan gitu deh!) dan fitur panorama yang juga bagus. Kebayang sih, pasti bakalan puas banget foto-foto pake Huawei Y6 ini. Hasilnya kece, fiturnya juga seru-seru!

Nggak perlu khawatir juga kalau kita keasyikan foto-foto (cekrek cekrek upload gitu), semua foto kita bisa disimpan kok, karena kapasitas memori Huawei Y6 bisa ditambah dengan memori external sampai 32GB.

Harganya?
Beeuuugghhh. Aman Cyin. Aman di kantong. Cuma sejuta-an saja! Pas kan buat kantong kita-kita :). Silahkan, Monggo-monggo kalian googling sendiri ya, Huawei Y6, buat dapetin info harga dan hal-hal kece lainnya soal smartphone ini. 

[Momen Tak Terlupakan] Saat Sedang Makan

Setiap orang pasti punya moment-moment yang tak terlupakan. Terutama moment bareng si kecil. Aku pun begitu loh. Beneran. #NggakAdaYgNanya.

Moment itu adalah saat aku lagi makan. Makan apa aja yang pasti minumnyaaaaaa.....teh botol sosrooooo. Gitu.

Pernah nih ya aku lagi laper-lapernya, trus ambil nasi ambil lauk duduk cantik mulut mangap ngap ngap ngap eeeeee tiba-tiba ...........

- Si ken dateng minta benerin mainannya.

- Si ken naik ke punggungku lalu main perosotan. Nyam nyam nyam ngek ngek ngek.

- Si ken nabrak pintu

- Si ken minta ditemenin joget

- Si ken minta ambilin jajan

- Si ken kentut

- Si ken pipis

- Sampek Si ken bab pun pernah aku alami. Dan semuanya itu aku lalui dengan tatapan nanar ke arah sepiring nasiku. Lalu bergegas menuruti apa yang si ken mau.

Tapi pernah sih aku nggak nurutin si ken. Waktu itu aku lagi terserang busung lapar eh kelaparan maksudnya. Saking lapernya, aku tetep ngelanjutin makan. Sementara si ken mondar mandir di depanku sambil megangin pantatnya. Sembari ngunyah, mulutku juga berkata "tahan ken tahaaannn, tahaaannn, tahaaannn, yak yak yak, tahaaaaaannnn....."

brooootttt

Haiyaaaahhhhh

Keluarlah sudah.

Itu terakhir kalinya sih. Dan nggak pengen ngalamin itu lagi. Meskipun waktu itu, aku makan bertemankan suara brott dan bau nyelenting itu. Bener-bener nggak ngilangin hasrat makanku juga, aku tetep lanjut makan. Soalnya nanggung, tinggal dikit juga kan. Emaaann. Eman apa laper ?. Laper. hehe. Iya, nggak pengen begitu lagi dah. Soalnya kasihan si ken. Wajahnya sampek abang ijoe gitu demi nahan sesuatu. Duuhhhh.

Nah itu salah satu moment yang tak terlupakan bagiku bareng si kecil ken. Kalau kalian pernah ngalamin itu juga nggak ?. Pasti nggak terlupakan kan ?. kan kan kan ?.

[Buku] Cerdas Dengan Spiritual Educational Games

Bukan suatu hal yang asing lagi saat membaca atau menonton berita soal orangtua membuang bayinya karena masalah ekonomi maupun karena hubungan gelap. Atau berita soal seorang anak membunuh orangtuanya karena tidak diberikan uang untuk membeli rokok. Atau juga berita soal artis yang tertangkap tengah mengonsumsi narkoba karena kabarnya si artis sedang depresi. Atau berita soal korupsi yang dilakukan oleh seorang oknum pejabat demi ingin hidup bergelimangan harta. Dan masih banyak lagi yang lainnya. Berita-berita tersebut tidak hanya membuat kita menggeleng-gelengkan kepala. Namun juga membuka mata kita akan sebuah fakta bahwa bangsa ini tengah mengalami krisis kecerdasan spiritual.

Mengapa disebut demikian ?. Menurut kbbi, spiritual itu berhubungan dengan kejiwaan, rohani, batin. Sementara kecerdasan adalah kemampuan dalam menyelesaikan suatu masalah, menemukan solusi, serta mengetahui mana yang lebih baik. Jadi kecerdasan spiritual adalah kemampuan seseorang dalam menghadapi atau menyelesaikan masalah yang berhubungan dengan kejiwaan, rohani, batin. 

Beberapa contoh di atas merupakan bentuk ketidakmampuan para pelaku dalam menyelesaikan masalah yang tengah dihadapinya. Sehingga ia melakukan tindakan kriminal seperti itu. Padahal jika ia memiliki kecerdasan spiritual, tentu saja hal tersebut tidak akan pernah masuk dalam pilihan solusi dari masalah yang tengah ia hadapi. Oleh sebab itu, kecerdasan spiritual ini bisa dibilang merupakan kecerdasan yang harus dimiliki oleh setiap individu. Dan alangkah baiknya apabila kecerdasan spiritual ini distimulus sejak anak usia dini.

Ada berbagai macam cara yang dapat dilakukan untuk menghadirkan kecerdasan spiritual ini. Mengingat bahwa jiwa dalam kata spiritual memiliki makna yang luas. Namun, di Indonesia, kecerdasan spiritual ini biasanya dikaitkan langsung dengan agama. Dengan kata lain, kecerdasan spiritual adalah kemampuan seseorang untuk menyadari keberadaan Tuhan, dimana pun, dan kapanpun. Kemudian, kesadaran tersebut berpengaruh terhadap segala perbuatannya. [13]

Maka dari itu, kecerdasan spiritual anak usia dini ini, di negeri ini, distimulus dengan ajaran agama. Misalnya tentang memahami Kebesaran Allah, tentang Allah Maha Pengasih Maha penyayang dan sebagainya. Jika anak paham dengan hal ini maka jika suatu saat nanti ia tengah mengalami musibah. Maka ia tidak akan patah semangat apalagi hingga melakukan hal-hal yang seperti di atas. Namun ia akan lebih tegar, tetap semangat karena ia paham bahwa Allah Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Bahwa Allah pasti akan membantunya dan menunjukkan solusi untuknya.

Sayangnya, hal tersebut belum diberikan kepada anak usia dini, bahkan hingga sekolah lanjutan. Mereka hanya dicekoki berupa ilmu-ilmu agama, menghapal hadist, ayat al quran, dan sebagainya. Sementara sisi jiwa belum tersentuh. Seharusnya stimulus yang digunakan tidak seperti itu. Teutama untuk anak usia dini. yang sebagian besar dunianya hanya tentang bermain, bermain dan bermain. [15]

Itulah yang menjadi salah satu latar belakang bagi Suyadi untuk menerbitkan buku yang berjudul Cerdas Dengan Spiritual Educational Games. Sujadi menuliskan bahwa Spiritual Educational Games ini bukan model permainan pada umumnya. Namun model permainan yang dibuat dengan mempertimbangkan aspek kecerdasan majemuk Howard Gardner, Montessori, dan SQ for Kids. [17]

Berbekal 3 konsep dasar tersebut, Suyadi membuat SEG dalam beberapa basis. Pertama adalah SEG berbasis alat atau benda. Yakni bentuk-bentuk alat permainan edukatif yang dirancang secara khusus untuk pengembangan kecerdasan spiritual anak. Contoh permainan menggunakan menara ajaib. Anak-anak akan diminta untuk naik ke menara ajaib sambil membawa bola. Tak lupa guru atau orangtua meminta anak untuk berdo'a terlebih dahulu lalu selalu memotivasi si anak hingga berhasil menaiki menara. [155 ]

Kemudian SEG berbasis Aktivitas. Seperti bermain peran dalam sebuah cerita seorang anak yang ditinggal ayahnya karena gugur membela tanah air. Atau tentang peristiwa bencana alam meletusnya gunung merapi dan lain sebagainya.  [163]

Masih banyak lagi macam permainan Spiritual Educational Games yang ada dibuku karya Suyadi ini. Dimana permainan-permainan ini akan menstimulus kecerdasan spiritual anak dengan cara yang menyenangkan. Serta akan memberikan hasil yang luar biasa dan lebih mendalam. Spiritual anak tidak akan berada di permukaan saja. Namun akan berada di hati sanubari anak. 

Buku Cerdas Dengan Spiritual Educational Games ini bisa dijadikan pegangan bagi orangtua juga para pendidik anak usia dini. Untuk mengembangkan kecerdasan spiritual anak. Demi masa depan anak, keluarga, juga bangsa ini.

Data Buku :

Penulis : Suyadi
Editor : Kak Damaya
Penerbit : Saufa
Tahun terbit : Cetakan Pertama, 2015
Jumlah halaman : 176
ISBN : 978-602-255-905-4

Olin dan Pemuda Misterius

Musim hujann telah tiba. Membawa kabar gembira bagi pendamba kehadirannya. Seperti sungai, sumur yang mengering. Tanah, ladang yang retak serta sang kodok yang mulai lelah bernyanyi.. Hujan menyegarkan. Hujan menyejukan. Hujan menghijaukan.

Di sisi lain. Terkadang musim hujan tak membingkai senyuman. Menghadirkan kekhawatiran juga tak jarang kesedihan. Sebab adakalanya turunnya hujann mengundang bencana alam. Berupa banjir hingga tanah longsor. Apalagi saat musim hujan berada di puncaknya seperti saat ini. Berita berita soal bencana alam karena hujan, muncul bergantian.

Maka sebagai wilayah yang tidak terkena musibah tersebut. SMA tempat Olin bersekolah, berinisiatif  mengadakan bakti sosial guna membantu para korban bencana alam. Bakti sosial ini akan diadakan selama bencana alam masih terjadi.

Program bakti sosial yang diadakan oleh sekolah tentu saja disambut penuh antusias oleh Olin dkk. Mereka pun sudah merencanakan berbagai macam ide untuk mengumpulkan dana dari masyarakat sekitar. Mulai dari mendatangi rumah warga satu persatu. Lalu menjual jajanan yang hasil penjualannya akan disumbangkan. Hingga menyebarkan informasi tersebut ke media media sosial yang mereka miliki.

Lokasi bencana alam yang mereka kunjungi pertama kali adalah daerah yang terkena bencana longsor. Dengan sigap Olin dkk mulai beraksi. Mereka tidak hanya membawa bantuan bahan saja, tetapi juga berusaha untuk menghibur para korban longsor. Terutama anak-anak kecil.

"Kak Olin punya tebak-tebakan ni buat kalian, siap siap jawab  ya" kata olin. 
"Di dalam sumur nih, ada berbagai macam batu, nah menurut adek-adek batu apa yang nggak ada  di dalam sumur,hayo batu apa hayoooo" lanjut olin.
"Batu akik" 
"Ada" jawab olin
"Batu permata"
"Ada"
"Batu kali"
"Ada"
"Tuh kaaannn, apa jawabannyaaaaa" bisik salah seorang anak ke anak disebelahnya.

Olin mengajak anak-anak korban longsor main tebak-tebakan


Anak-anak tersebut saling berbisik dan berdiskusi mencari jawaban teka teki yang diajukan olin. Tak hanya anak-anak. Lia dan Kristin juga sibuk mencari jawaban teka teki olin.

"Batu cinta" ucap Lia. Langsung disenggol Kristin dan dipelototi Olin.
"Ups sorryy, kelepasan" gumam Lia sambil nyengir.
"Yak waktu habis, jawabannya adalah Batu keriiiiinnngggg" sorak Olin kegirangan. Sendirian. Sedangkan anak-anak hanya melongo melihat tingkah Olin yang bersorak sorai kegirangan.

"Yang gampang aja kak, yang itu susah" pinta salah seorang anak berbaju merah.
"Okee, yang gampang-gampang serahkan pada kakak" ucap Lia sumringah. Menyingsingkan lengan bajunya dan mulai beraksi :
"Apel, apel apa yang".

"Warna-warni kan kak ?". Potong salah seorang anak yang berbaju biru.
"Loh koq tau".
"Sudah sering muncul di tv kak" jawab anak itu lagi. Lia lalu mundur ke belakang. Wajah sumringahnya buyar. Sedangkan Olin dan Kristin mengulum senyum melihat ekspresi pasrah wajah Lia.

Acara bakti sosial siang itu berlangsung dengan baik. Setelah berpamitan mereka bergegas naik ke bus sekolah. Begitu Olin, Kristin dan Lia duduk di kursi penumpang, Olin segera membuka pembicaraan. 

"Emmm ngomong-ngomong tadi ada seorang pemuda yang terus menatap ke arahku" ungkap Olin.

"Ciiiieeee..ada yang naksir nih yey" goda Lia. Sementara Kristin mentowel towel Olin.
"Tatapan matanya aneh, aneh banget" lanjut Olin. Lia dan Kristin berhenti menggoda Olin.
"Sudaahhh, nggak usah dipikirin, toh kita juga nggak balik ke sini lagi kan" kata Lia.
"Iya bakti sosial selanjutnya kn nggak di sini lagi, tapi di daerah yang terkena banjir, jadi nggak usah terlalu dipikirin yak, mungkin orang iseng" ucap Kristin. Olin mengangguk. Namun di dalam benaknya, Olin masih terbayang dengan tatapan aneh pemuda itu.

***

Keesokan harinya, mereka kembali beraktivitas sebagaimana biasa. Belajar. Namun saat pelajaran berlangsung, Olin nampak gelisah. Lia juga Kristin menyadari hal itu.
Masa istirahat tiba. Lia dan Kristin kemudian mendekati Si Olin yang saat itu tengah duduk sendirian sambil membaca buku terbitan Kaifa juga sesekali wifi-an menggunakan andromax 4G LTE.

Olin duduk sendirian smabil baca  buku terbitan kaifa
dan wifi an pakai andromax 4G LTE 

"Li:)n, kamu nggak apa-Apa kan?" tanya Kristin.
"Ah nggak, aku sehat begini".
"Tadi waktu pelajaran kamu nggak konsen gitu" giliran Lia yang bertanya.
Lalu dilanjutkan Kristin :
"Jangan bilang kamu masih memikirkan pemuda kemarin".
Olin mengangguk.


"Aku lihat dia lagi, tadi pagi, di gerbang sekolah" ungkap Olin. Lia dan Kristin saling menatap.
"Busyet, beneran Lin ? " tanya lia. Olin mengangguk.
"Kamu sudah bilang mas/orangtuamu mengenai hal ini ?" tanya Kristin. Olin menggeleng.
"Belum, mungkin nanti" jawab Olin.
"Okee, nanti aku dan lia nganter kamu sampek rumah". Kata Kristin, dan di-iyakan oleh oleh Lia.
"Makasih ya, makasih banget" ucap Olin seraya menggenggam dua tangan sahabatnya tersebut.

Bel pulang sekolah berbunyi.

Lia dan Kristin menepati janjinya untuk mengantar olin pulang. Saat mereka lewat pintu gerbang, Olin tidak melihat pemuda itu lagi. Ada kelegaan di raut wajahnya.

"Tapi Lin, meskipun dia udah nggak nongol lagi, meskipun kamu juga bisa taekwondo, kamu harus tetep bilang ke masmu atau ke orangtuamu, harus" ucap Lia mengingatkan. Olin tersenyum.

Sepanjang perjalanan, mereka pun asyik membicarakan soal cara mengumpulkan dana untuk bakti sosial berikutnya. Lia mengusulkan untuk membuka jasa edit foto bertarif murah dan hasilnya akan disumbangkan. Sementara Kristin lebih suka memakai cara mereka sebelumnya yakni buy for charity.

"Kita coba caraku aja dulu, kalau hasilnya sedikit baru kita pakai cara yang kemarin, gimana gimana hem hem hem" tawar Lia. Olin mengangguk. Lalu tiba-tiba menggeleng kuat seraya bergumam :
" Ya Allah...". Lia dan Kristin kompak menatap Olin.
"Pemuda itu lagi?" tanya Kristin.
"Mana ? sini ku foto trus aku laporin ke polisi" Lia menimpali. Bagi Lia ini sudah keterlaluan dan merupakan tindakan kriminal karena mengganggu kenyamanan orang lain.
Lalu Olin menunjuk ke seberang jalan. 
"Mana Lin ? Yang mana ?" Lia dan Kristin celingukan.
"Itu di sana. Di dekat pohon itu" ucap Olin.
"Mana Lin, ma...................." Kalimat Lia menggantung. Tiba-tiba ia sadar sesuatu. Begitu juga dengan Kristin. Bahwa pemuda itu.....................


***

Keesokan harinya, di sekolah. Lia dan Kristin nampak tengah serius berbincang di teras kelas. Sedangkan Olin belum tiba. 

Kristin dan Cecilia, sahabat olin

"Aku heran, kenapa Olin ? Koq nggak kamu aja ?".
Enak aja" Lia cemberut. Kristin menahan tawa.
"Yang jelas, kita harus segera beraksi, kasihan Olin" kata Kristin serius.
"Tapi kita nggak harus pergi ke tempat itu lagi kan?" 
"Ya harus ke sana donk, kita harus cari informasi tentang pemuda itu" terang Kristin.
"Iya sih" ujar Lia pasrah
"Okee, fix, kita tinggal ngomongin rencana kita ini ke Olin, mudah-mudahan dia setuju".
Lalu mereka berdua, bersama-sama, menatap langit. 
Set.

***

Hari yang ditentukan tiba. Tepatnya di Minggu pagi. Mereka berdua, Lia dan Kristin, menjemput Olin yang akhirnya setuju dengan ajakan mereka. Dengan syarat kakak Olin, Bagus, diperbolehkan untuk ikut.
"Setuju" ujar Lia semangat
"Lumayan ada bodyguard gratis" lanjut Lia sambil berbisik pada  Kristin yang juga mengagguk penuh arti. Lalu kemudian mereka berdua mendapat toyoran dari Olin. Lia dan Kristin meringis.


"Berangkat yok" ajak Mas Bagus.

Beberapa saat kemudian, perjalanan mereka untuk menyelesaikan masalah Olin dengan pemuda misterius itu segera dimulai.

Tiba di lokasi korban longsor.

Mereka bertiga langsung menuju ke tempat pengungsian korban longsor. Tak seramai dulu waktu acara bakti sosial itu.

Setelah menyapa beberapa pengungsi yang masih tinggal di situ mereka berempat langsung menuju ke pusat informasi. Mereka menanyakan apakah ada korban longsor yang meninggal ?.

"Tidak ada. Alhamdulillah semuanya selamat. Cuma ada satu korban yang masih di rawat di ICU" kata petugas informasi.
Pernyataan tersebut sontak membuat mereka berempat saling menatap. Dan tatapan mereka tersebut seolah berkata : 'Trus pemuda itu?'.

"Itu dia, pemuda itu" seru Olin tiba-tiba. Olin lalu beranjak meninggalkan tempat tersebut. Disusul Loa dan terakhir Kristin setelah berpamitan terlebih dahulu.

Langkah Olin semakin cepat mengikuti gerak pemuda itu. Sementara Lia dan Kristin akhirnya, berhasil mensejajari langkah Olin. Cepat cepat lalu melambat dan berhenti. Langkah Olin terhenti di sebuah rumah yang dindingnya terbuat dari anyaman bambu.

Olin lalu mengetuk pintu sembari mengucap salam. Tak lama kemudian muncullah seorang ibu paruh baya. Wajah ibu tersebut nampak lesu. Matanya pun sembab.
"Ada apa neng" tanya Si Ibu lembut.

Tanpa basa basi, olin pun menceritakan apa yang ia alami. Mulai dari awal ia bertemu dengan pemuda tersebut hingga ciri-ciri dari si pemuda. Setelah mendengarkan Olin bercerita, si ibu lalu masuk ke rumah dan kembali keluar dengan membawa sebuah foto "Ini foto anak ibu".
Deg.
Olin terkejut.

"Pemuda itu kah?" tanya Kristin. Olin mengangguk.
"Dia anak ibu, kepalanya tertimpa tiang kayu teras rumah, sekarang masih ada di rumah sakit, masih koma, kata dokter butuh darah banyak biar bisa dioperasi tahap 2, tapi stok darah AB di rumah sakit kosong dan di PMI hanya tinggal satu, ibu bingung neng dimana mau nyari darah buat anak ibu".

"Alhamdulillah, kebetulan, golongan darah saya AB bu, saya bisa bantu anak ibu" ucap Olin.
"Butuh banyak neng"
"Nanti kita bantu cari bu" kata Kristin. Ia berencana untuk menghubungi teman-temannya juga menyebarkan informasi ini ke medsos.
"Kita siap bantu" Lia meyakinkan.


Wajah si ibu yang tadinya lesu, mulai muncul benih-benih ekspresi bahagia. Sementara Olin, kembali melihat pemuda itu di dalam rumah. Hanya sebentar.  Lalu menghilang. Setelah menyunggingkan senyum pada Olin.

Smoke Shelter di Taman Keplaksari

Pagi hari, ditambah weekend pula, memang paling asyik diisi dengan jalan-jalan. Atau bisa juga diisi dengan "LARI PAGI" begitu kata Pakhaji Rhoma Irama. Dan tempat yang paling cihuy buat melakukan kegiatan itu adalah di car free day, alun-alun kota, atau di taman kota.

Kalau kami nih, geng sehat dan kincong (kata si ken), lebih sering menghabiskan pagi weekend di taman keplaksari Jombang. Karena apa ?. Rahasia #Gubrak. hehe. Karena paling dekat dengan rumah kontrakan kami *ahay. Selain itu juga, taman keplaksari memiliki pemandangan yang oke banget buat mataku juga mata lensa (cekrek cekrek upload)  #EmakNarsis. hehe.

Kalok udah ketemu tempat begini, si ken pastu kudu 'kabooorrr'
Seperti biasa, saat di taman keplaksari, aku menghabiskan waktu sendiri. Sepi di sini aku benci *eyak. hahaha. Iya aku lebih sering sendiri. Sengaja sih dan sudah sepakat juga sama si ayah. Kalau jalan-jalan, si ken akan diambil alih si ayah. Dengan begitu, aku bisa menikmati #MeTime di taman kota seutuhnya, seluruh jiwa raga *pret.

Sementara si ken (diikuti si ayah) menclok kesana kemari, aku duduk duduk menikmati pemandangan juga lalu lalang orang. Menyesapi segarnya udara di pagi hari. Sesaappp. Hiruuupppp. Hiruuuupppp. Hiruuuppp. 

"Busyet dah bau asep".


Kejadian tersebut cukup sering terjadi. Lagi seneng-senengnya ngobrol, lagi semangat-semangatnya lari-lari kecil. Hingga lagi seru-serunya menemani si ken bermain, eeeee tiba-tiba bau asap rokok mampir di hidung. Beuugghhh, rasanya, saat itu juga, aku pengen ngeluarin kekuatan rahasia aku, yakni 'DENGAN KEKUATAN BULAN AKAN MENGHUKUMMU'.

Asap rokok yang secuprit gitu benar benar berhasil membubarkan udara segar yang aku hirup. Bikin suasana hati juga jadi porak poranda. Dahsyat kan akibatnya. Apalagi waktu ngelihat yang ngerokok adalah seorang pria dewasa yang sedang menemani anaknya bermain. Duuhh. Mangkelnya tuh di sini.

Sudah aku tatap dengan mata tajam, sudah aku kibas-kibasin juga nih tangan, tapi tetep aja, pria itu malah mengebul-ngebulkan asap rokoknya. Masih berdiri di tempat semula. Di sampingku. Di samping anak-anaknya #Omegod. Mbok ya ojok ngunu pok o pak. Sakno anak-anakmu.

***

Mungkin itu adalah salah satu hal yang melatarbelakangi dibangunnya SMOKE SHELTER di Taman Keplaksari. Sebuah tempat yang dikhususkan bagi para penganut, ngebul never stop *hadeeehh. Dengan desain yang ciamik, juga nyaman banget. Dilengkapi dengan asbak besar. Kursi panjang. Lampu dari tenaga surya. Dan tersaji pemandangan yang indah di depannya.

Tentu saja aku menyambut bahagia dengan dibangunnya Smoke Shelter ini. Dan apresiasi tinggi buat pemkot Jombang yang memperhatikan hal seperti ini. Selanjutnya, semoga tempat ini benar-benar berfungsi sebagai mana mestinya.

Akhir kata (kaya' lagi ceramah ajah), buat para perokok pengunjung taman keplaksari. Merokoklah pada tempatnya. Buanglah asap rokokmu juga pada tempatnya. Jangan kau buang sembarangan. Apalagi kau buang di dekat orang-orang yang kau cintai dan juga mencintaimu. Dan....
alangkah lebih baik, jika kau BERHENTI MEROKOK.


Smoke Shelter dari dalam

smoke shelter bag. dalam

Smoke shelter dari luar

Yuk Membentengi Si Kecil dari Virus Polio

Dari awal bulan maret. Hampir sepanjang jalan yang aku lalui pasti bertemu dengan kalimat "Bebas Polio" atau "Pekan Imunisasi Nasional Polio" dan sebagainya. Ada yang ditancepin di pohon #YangIniTakPatut, ada yang di tembok, dan ada yang dipasang di pintu masuk komplek perumahan. Macem-macem. Yang pasti nggak ada yang dipasang di tenda birunya teh desy ratnasari. Hehe.

Di stasiun tv ada. Dunia maya juga ada. Media sosial juga rame. Grup bbm mbahas itu. Grup WA juga. Dapet sms dari adek juga gitu isinya. Ibuk telpon juga nanyain itu. Pokoknya tiada hari tanpa mbahas pekan imunisasi nasional polio. Hal ini, secara tidak langsung, membuat aku yang tadinya menanggapi adanya pin polio dengan selo selo aja. Menjadi sangat menanti-nanti kedatangannya. Oleh sebab itu, saat aku mendapat undangan PIN Polio dari posyandu perumahan, rasanya seneng banget loh. Lebih seneng dari melihat jarum timbangan berat badan mundur 2 langkah.Tinggal 3 langkah aja daku jadi uut permatasari deh *uhuy.



Sebenarnya, maksud dari diadakannya PIN Polio ini adalah untuk meningkatkan kekebalan tubuh anak dari virus polio. Nah  virus polio ini akan menyerang susunan saraf pusat si korban. Sehingga mengakibatkan si korban menderita lumpuh layu akut. Tanda-tandanya adalah dimulai dengan gejala demam, nyeri otot, dan kelumpuhan pada minggu pertama sakit. Bahkan bisa saja mengakibatkan kelumpuhan otot pernagasan apabila polio tidak segera ditangani. Jadi bisa dibilang imunisasi polio ini kudu wajib diberikan pada si kecil.

Hari H tiba. Sempat khawatir si ken bakal bangun siang banget dan posyandu pun keburu tutup trus batal dapet nasi bungkus *eh. Tapi alhamdulillah, jam 7 pagi si ken sudah mengerjap-ngerjapkan matanya. Lalu memamerkan senyuman indahnya seraya membuka ketiaknya lebar lebar. Dan bau kecut pun menyebar ke penjuru kamar. Wusss. Wussss. Wuusss #BauFavoritAku. Hahaha. 

Jam 8, si ken sudah mandi, sudah ganteng, lebih ganteng dari leonardo dicaprio, dan siap berangkat ke posyandu *ciecieee.  Dengan gagah berani, si ken berjalan menuju posyandu. Dan saking semangatnya, emaknye pun ditinggalkan begitu saja. Maklumin ya ken. Emakmu yang bergelambir ini memang sedikit susah kalau diajak jalan cepet. lol.

Dengan gagah berani pergi  ke posyandu
Tiba di teras mushola perumahan yang disulap jadi posyandu, si ken bukan malah berhenti. Eee malah ngeluyur pergi. Jalan terus nggak mau belok. Nggak mau ke posyandu. Beneran nggak mau. Iyak si ken memang menolak kalau setiap aku ajak ke posyandu. Gegara pernah ditimbang pakek timbangan gantung tradisional gitu deh. Tradisional banget yak posyandunya ? Iyak. Tapi sekarang udah punya timbangan digital koq. Alhamdulillah. Kemajuan. Sayangnya moment itu membekas banget di hati samsul bahri *halah, maksudnya di hati sanubari si ken. 

Oleh karena kesan tak enak itulah waktu imunisasi polio kemarin si ken malah mewek. Padahal waktu imunisasi suntik di RSIA si ken nggak mewek sama sekali loh. Eee ini imunisasi tetes aja udah ihik ihik. Ihik ihik nya panjang bener pula. Sampek dibagiin nasi bungkus pun dia masih begitu.  Dan baru benar-benar berhenti waktu jari-jarinya aku tempelin ke tinta biru. 

memandangi tinta biru di jempol sambil berkata : "yeaaahh aku bebas virus polio"
Alhamdulillah. Si ken sudah dapat imunisasi polio. Dengan begitu, si ken bebas dari yang namanya virus polio yang biasanha bersemayam di kotoran manusia. Senengnyooooo. Emakmu lega ken. Legaaaa. Meskipun begitu, tetep harus jaga kesehatan ya nak.

Nah buat para emak yang punya balita. Jangan lupa nge-PIN polio yak. Selain untuk membentengi anak dari serangan virus polio, ikut nge-PIN juga bikin dompet aman #Tetep. Dan satu lagi nih, dengan nge-PIN kita juga bisa dapet nasi bungkus dari posyandu. Lumayan banget kan. Rejeki nomplok. Jadi jangan lupa ya maks. Sampek 15 Maret loh ya. Inga' inga' ting.

Supersoccer Hadirkan MUTV di Indonesia

Perkembangan teknologi komunikasi digital yang kian pesat ini telah memudahkan kita dalam mengakses beraneka ragam informasi. Tidak terkecuali bagi aku nih dan para pecandu olahraga terpopuler di dunia. Apalagi kalau bukan sepakbola. Informasi yang aku dan para pencinta sepakbola cari adalah mulai dari jadwal pertandingan, klasemen, bursa transfer pemain, hingga berita sehari-hari mengenai perkembangan klub dan pemain favorit.

Awalnya aku mencari informasi tentang dunia olahraga ini hanya lewat tayangan televisi dan kadang juga dari berita olahraga di internet. Sayangnya cara tersebut sering kali membuat aku ketinggalan informasi tentang berita olahraga sepakbola terupdate. Untungnya hal tersebut tidak berlangsung lama. Karena aku sudah menemukan solusinya yakni Supersoccer Apps. *Yeaaayyyy. 

Aplikasi ponsel Supersoccer Apps ini merupakan penyedia aneka informasi tentang sepak bola dunia. Dan sekarang aplikasi ini dilengkapi dengan fitur baru yaitu Layanan Video Supersoccer TV. Dengan layanan ini, para penggila bola, termasuk aku, dapat menikmati highlights liga-liga Eropa: Premier League, Serie A, Ligue 1, gol-gol cantik, hal-hal unik dalam sepak bola, serta berbagai video menarik lainnya seputar sepakbola dunia. Komplit. Keren kan ?. Dan lebih kerennya lagi nih,  kini SuperSoccer TV secara khusus menghadirkan kanal sepakbola bagi para penggemar Manchester United, yaitu MUTV

MUTV
Sumber
Mengapa MU? Tentu bukan tanpa alasan. Klub berjulukan The Red Devils ini adalah klub paling sukses di Liga Inggris dengan 20 gelar juara liga, memiliki jumlah penggemar terbanyak di dunia (350 juta fans), dan pada bulan Juni 2015 dinyatakan sebagai The World’s Most Valuable Football Brand dengan taksiran nilai 1,2 miliar Dolar AS. Melalui aplikasi ini, selama 24 jam non-stop para fans MU dapat menikmati segala tontonan mengenai klub kesayangan mereka langsung dari ponsel, sehingga mereka dapat menyaksikannya di mana saja, kapan saja, dan tidak perlu khawatir tertinggal perkembangan terkini kiprah Wayne Rooney dan kawan-kawan.  *Yippiiieee.

Untuk mendapatkan aplikasi yang di dalamnya terdapat fitur-fitur keren seperti yang aku sebutkan di atas, kita hanya perlu merogoh kocek Rp. 225.000 pertahun. Ingat pertahun loh yah.  Dengan biaya yang sangat murah tersebut yakni Rp, 225.000 per tahun, kita dapat menikmati berbagai siaran mengenai segala hal yang berkaitan dengan MU: mulai siaran tunda pertandingan-pertandingan MU, suasana latihan yang menampilkan olahan strategi duet pelatih Louis van Gaal-Ryan Giggs dan wawancara dengan para pemain, analisis preview pertandingan, dan konferensi pers Louis van Gaal seusai pertandingan.

Siaran tunda pertandingan MU dapat kita nikmati hanya beberapa jam setelah pertandingan usai loh. MUTV juga menyajikan highlights pertandingan MU di Liga Inggris, pertandingan klasik MU yang menampilkan kehebatan MU pada masa Eric Cantona, David Beckham, Ryan Giggs dan lain-lain, sampai dengan film dokumenter yang mengisahkan karir pemain-pemain legendaris Red Devils, mulai dari Denis Law dan George Best, sampai Diego Forlan. Tidak ketinggalan pula dalam program MUTV, kehidupan Sir Alex Ferguson di masa pensiunnya setelah tampil menjadi manajer tersukses di Liga Inggris dengan membawa MU meraih 13 gelar juara Liga Inggris dan 2 gelar juara Liga Champions.

Wawancara dengan Fergie termasuk bagaimana Fergie mengamati dan menganalisis perkembangan tim MU saat ini. Selain itu, hadir pula pertandingan-pertandingan live tim U-18 dan U-21 MU, yang mengingatkan kita pada kesuksesan para alumni tim ‘Class of ‘92’ yang di kemudian hari tampil sebagai para pemain pilar MU yang membawa MU meraih piala demi piala di berbagai ajang kejuaraan, baik Inggris, Eropa maupun dunia.


Cukup dengan berlangganan MUTV dengan fitur premium sebelum bulan Desember, pelanggan MUTV berkesempatan memenangkan hadiah perjalanan gratis ke Stadion Old Trafford, dan juga memenangkan jersey original per minggunya. Dengan berbagai fitur menarik dan eksklusif di atas, MUTV menjadi tontonan wajib yang tidak boleh dilewatkan para pendukung fanatik The Red Devils. Dengan menghadirkan MUTV melalui SuperSoccer TV, Super Soccer mampu menghadirkan klub Manchester United FC secara lebih intens dan lebih dekat dengan para penggemarnya di Indonesia. 

Seneng banged dah ada aplikasi seperti ini. Mudah-mudahan, kedepannya, supersoccer apps tidak hanya menghadirkan MUTV saja. Melainkan menghadirkan Real Madrid TV juga. Aminin kenceng ah. Secara aku kan penggemar madrid. Hehe. Kalau kalian suka club sepak bola apa nih ?. Share di sini yuk. 

Sejarah Hidup dalam Menemukan Arti Teman yang Sebenarnya



Kalian tahu Ayu Gani kan ?. Itu tuh pemenang Asia's Next Top Model tahun kemaren. Dari Indonesia loh. Sebagai kakak (dari dunia lain). Aku bangga deh dengan adek ayu gani. Hehe.

Menjelang episode terakhir asia's next top model, Ayu Gani sempat  menceritakan sedikit tentang kisah hidupnya. Salah satunya yaitu saat ia pernah di bully oleh teman-teman di sekolahnya yang baru. Mendengar cerita itu, rasanya aku pengen menghampiri Ayu Gani sambil berkata 'i feel too'. Ya aku pernah merasakan hal yang sama. Dibully oleh teman-teman sekolah. Dan sumpeh, nggak enak banget rasanya. Pahit. Lebih pahit dari melihat tenda biru yang dihiasi indahnya janur kuning cyiinnnn. 

Kejadian tersebut terjadi saat aku masih duduk di sekolah dasar. Waktu itu tanpa alasan yang jelas mereka beramai-ramai mengucilkanku. Awalnya aku pikir sebab mereka mengucilkanku karena aku adalah murid baru di sekolah tersebut. Namun lama-kelamaan aku sadar, bahwa mereka memang bener-bener berniat mengucilkanku. Tapi kalau mereka lagi butuh, (biasanya sih butuh nyontek), pasti mereka mendekat. Nggak butuh, yaaa dikucilkan lagi. Kampret bener kan ?.

Sekali dua kali, aku masih menerima perlakuan tersebut. Tiga kali empat kali lima kali en... cukup. Sudah cukup. Aku nggak mau diperlakukan seperti itu lagi. Aku menolak untuk memberi contekan PR apalagi ulangan harian. Ogah. Dan efeknya adalah, mereka makin menjadi. Mereka mengajak teman-teman yang lain untuk ikut mengucilkanku. Namun karena sudah terlalu lama dan sering dikucilkan, membuat mental aku jadi tahan banting. Kelaut aja sana, emang gue pikirin.

Dan apa yang aku alami waktu SD, berpengaruh dengan pola pikirku saat duduk di bangku smp. Bahwa temen itu kampret. Butuh doank baru mepet mepet. Giliran nggak butuh eee kita di slepet slepet. Selain itu juga  Entah gimana, hati, pikiran, juga tubuhku, seakan begitu kompak untuk membuat benteng (takeshi) perlindungan dari yang namanya pertemanan. Iya, waktu smp aku bener-bener tidak tertarik untuk berteman. Jadi sama teman smpku dulu, aku cuma sebatas say hello aja. Nggak ada yang akrab sampek jadi kepompong. Nggak ada. Tapi meskipun begitu, aku masih mau bantu-bantu. Kalau minta diajarin materi pelajaran, yaaa aku ajarin. Kalau mau minjem pulpen atau minta tipe x, yaa aku kasih. Minjem catatan juga boleh. Asal jangan minta contekan aja. Trauma aku mah.

Aku dan temen sma

Roda kehidupan berputar. Akhirnya saat SMA benteng takeshi *halah, maksudnya tameng perlindunganku dari yang namanya teman sudah lenyap. Yup. Aku memiliki teman cyin. Teman yang kemudian menjadi sahabat. Karena mereka mendekat bukan karena ada kepentingan, tapi mereka juga hadir saat aku butuh bantuan. Cakep kan. Bagai kepompong. Merubah ulat menjadi kupu kupu syantiek. Dan hubungan tersebut masih terjalin sampat saat ini. Demikian pula saat kuliah, aku punya sahabat sahabat yang luwarbiyasak juga. Trus kalau sekarang gimana ? Masih suka berteman kan ? Ya masihlah. Masih suka. Suka berteman dengan kamu kamu juga kamu.

Aku dan temen kuliah

Alhamdulillah, rasa traumaku dengan yang namanya pertemanan sepertinya sudah memudar sejak lama. Namun untuk pembullyan tentu saja hal tersebut tidak akan aku lupakan. Karena :
1. Hal itu memang aku jadikan sebagai Pengingat. Pengingat bagaimana rasanya dibully. Bahwa dibully itu tidak enak. Jadi jangan pernah membully orang lain.

2. Itu adalah pelajaran berharga dalam hidup aku. Apa yang aku alami membuat aku tahu rasa serta dampak dari pembullyan. Salah satunya bisa membuat si korban menjadi trauma dalam jangka waktu yang cukup lama. Bahkan bisa jadi berakibat fatal. Maka dari itu, pembullyan harus benar benar dihapuskan. Karena tidak sesuai dengan peri kemanusiaan dan peri keadilan. Merdeka. *ahay.

3. Karena hal itu adalah sejarah hidupku dalam perjalanan menemukan teman juga sahabat yang sebenarnya. Selain itu juga, kata Bung Karno, "Bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak melupakan sejarah bangsanya". Nah karena aku juga ingin menjadi besar, (bukan berat badan loh ya) maka aku tidak boleh donk melupakan sejarah hidup aku meskipun itu pahit *hiks.

Jadi seperti itulah sejarah hidup aku dalam hal pertemanan. Kalau kalian gimana ? Share di sini yuk. Yuukkkk.
***

Teman Ngeblog Aku

Memang bener apa yang dikatakan para blogger femes nan ngehits selama ini. Bahwa niatkan ngeblog untuk berbagi bukan untuk mencari mani (baca : money). Karena jika niat ngeblog untuk mencari uang dan niat tersebut tidak terwujud, maka yang akan hadir selanjutnya adalah rasa patah arang. Patah semangat. Bahkan bisa sampai kepada rasa putus asa.

Itu yang aku rasakan akhir tahun 2015 kemarin. Putus asa sebab niat juga usaha tak kunjung membuahkan hasil yang aku damba. Tak banyak. Tidak mendamba hasil banyak. Cuma ingin melihat senyum bangga orangtua aja sih. Bahwa niiii, anaknya yang hanya menjadi ibu rumah tangga, bisa menghasilkan duit juga. Bisa sedikit membantu menjaga stabilitas ekonomi keluarga *aseg.

Aku pun sempat mengutarakan keputus-asaanku itu di blogku ini.  Sebuah tulisan yang dibuat dengan berurai air mata dan full emosi. Isinya ya begitu itu. Melow bin selow dan ada amsyongnya dikit sih. Nah rencanaku, setelah tulisan tersebut publish, aku akan mengundurkan diri dari dunia blogging. Beneran. Lalu tulisannya mana ?. Sudah aku hapus *loh. Malu *syukuurrriinn.

Setelah aku publish. Beberapa saat kemudian ada sebuah komentar yang masuk dari mbak Diah Kusumastuti, seorang blogger ngehits dari sidoarjo yang tulisannya sering mejeng di media massa. Komentar dari pemilik blog Berbagi Cerita ini dibuka dengan kalimat :

"Ini mbak inda yang biasanya ceria itu kan ?".

JEDIERRRR

Kalimat dari mbak Diah sungguh benar-benaf menamparku #Plak, dan membuatku sadar dari ke-nyonyoranku *ahay. Mungkin kalau komentar mbk Diah dibuka dengan kata-kata begini : "Yang sabar ya, semangat", tidak akan membawa efek sebegitu besar pada aku yang tengah labil saat itu.

Namun karena mbk Diah membuka komentar dengan kalimat seperti itu, membuat aku langsung 'melihat' ke dalam diri aku sendiri. Merenung. Lalu mencoba bangkit kembali. Membulatkan tekad untuk kembali menekuni dunia blogging lagi. Tentu saja dengan niat yang baru. #ByeByeNiatLama. Sekali lagi makasih banget dah buat mbak Diah yak.

Selain mbak Diah, temen ngeblog aku yang lain adalah mbak ade anita. Sebab mbak ade pernah mencerahkan wajahku *halah, maksudnya aku pernah tercerahkan gegara membaca komentar dari Mbak Ade Anita di postinganku tentang hamil dan asma.

Temen ngeblog aku selanjutnya adalah yang ngasih komentar berisi saran berharga kepadaku, mengenai penulisan dan penyajian foto di postingan yang aku buat. Yakni mbak Lusi Tris, mbak Ophi Ziadah, mbak Inayah, dan mbak Beauty Asti.

Lalu temen ngeblog aku berikutnya adalah semua blogger yang sudah meluangkan waktunya untuk main-main ke blogku yang assolole ini. Berkat kunjungan serta jejak yang kalian tinggalkan di kolom komentar, membuat performa blog aku menjadi lebih baik. Dari yang tidak terdeteksi google, menjadi berhasil masuk dalam chart ampuh google. Meskipun baru beberapa postingan aja sih. Tapi aku sudah seneng banget loh. Katrok ya. Hehe.

Bagiku, teman itu, baik di dunia nyata maupun di dunia blogging yang jelas bukan dunia lain, adalah siapapun yang membuat aku menjadi pribadi yang lebih baik serta memotivasi aku untuk menghasilkan karya yang baik juga bermanfaat. Siapapun itu. Termasuk kamu yang lagi baca tulisan ini. *ciecieeee *cuitcuiiitt. :D

***
"Tulisan ini diikutkan dalam Irly & Diah's GA Collaboration: Teman Nge-Blog" 

Tentang Menstimulasi Kecerdasan Logika Matematika

Sebagaimana yang aku tulis beberapa tahun yang lalu *halah. Maksudnya di postingan aku tentang menstimulasi kecerdasan naturalis si kecil. Bahwa disamping beberapa kecerdasan yang lebih menonjol (kecerdasan kinestetik, kecerdasan musikal, dan kecerdasan visual spasial) ada beberapa kecerdasan yang kurang menonjol. Salah satunya adalah kecerdasan logika matematika. Bibitnya sudah ada sih (mampu melakukan sesuatu secara sistematis, dan suka bereksplorasi), tinggal dipupuk sedikit aja. Jadi deh. Hehe.

Kecerdasan logika matematika itu sendiri menurut Howard Gardner adalah Kecerdasan yang melibatkan kemampuan menganalisis masalah secara logis, menemukan atau menciptakan rumus-rumus atau pola matematika, dan menyelidiki sesuatu secara ilmiah.

Cara aku menstimulasi kecerdasan logika matematika si kecil ken tentu saja nggak seperti di sekolah donk ya. Di rumah mah bebas. Kapan saja. Disesuaikan dengan kehendak hati si kecil ken aja. Biasanya sih saat si ken sedang kelihatan semangat belajar. Saat itu aku tawarin deh beberapa stimulus kepada si kecil ken. Nanti dia tinggal pilih mau stimulus yang mana. Suka-suka dia lah yah. #yaiyalah.

Namun sebelum memulai menstimulasi kecerdasan logika matematika si kecil ken, ada beberapa hal yang harus aku lakukan terlebih dahulu nih yah antara lain :

Kenali gaya belajar si kecil
Yup, dengan mengenal gaya belajar si ken aku jadi tahu seperti apa cara hingga alat peraga yang akan aku gunakan untuk menstimulasi kecerdasan logika matematika kepada si kecil ken. Gaya belajar si ken sendiri adalah kinestetik dan visual.


Oleh sebab itu aku mengenalkan simbol angka kepada si kecil melalui melihat video klip. Sementara berhitung, aku lebih fokus pada  kinestetiknya. Seperti berjalan menyusuri anak tangga sambil berhitung dan sebagainya. Sederhana saja. Urusan paham nggaknya belakangan deh. Yang penting si ken suka dan kenal dengan kegiatan tersebut.

Menyusuri anak tangga sambil berhitung ~ gaya belajar kinestetik

Kenali kecerdasan dominan yang dimiliki si kecil
Kecerdasan dominan si ken adalah kinestetik, visual spasial dan bermusik. Nah kecerdasan dominan ini aku pakai untuk menstimulasi kecerdasan logika matematika si kecil ken. Jadi kecerdasan logika matematikanya dapet tapi tidak menutup/mengurangi kecerdasan kinestetik, bermusik maupun visual spasial si ken. Malah bisa meningkatkan kecerdasan dominan tersebut.


Seperti memanfaatkan kecerdasan bermusik si ken. Nah karena si ken suka menikmati musik sambil nonton video klipnya jadi aku mencoba menggunakan ini untuk mengenalkan simbol-simbol angka kepada si ken.

Mengenalkan simbol angka dg menonton video klip
Aku juga memanfaatkan kecerdasan visual spasial si ken. Karena ia suka menggambar jadi aku ajak aja menggambar angka (Menggambar ya. Bukan menulis). Eeee dia mau ternyata. Dan sekarang alhamdulillah. Si ken sudah kenal betul dengan angka 1-10 lalu sekarang lanjut ke 11-20.

Menggambar angka ~ memanfaatkan kecerdasan visual spasial

Kenali ekspresi si kecil
Karena ini bukan kecerdasan dominan si kecil ken, menurutku nih, ini bukan menjadi minat si ken. Jadi aku maklum betul jika si ken nggak ingin menghabiskan waktu lama dengan kegiatan berhitung, mengenal angka, dan segala yang berhubungan dengan logika matematika.


Oleh sebab itu aku mewajibkan diri untuk kenal betul dengan ekspresi si ken seperti ekspresi tanda tanda dia tidak mau hingga jenuh. Aku nggak mau donk ya meninggalkan kesan tidak enak kepada si kecil ken saat distimulasi kecerdasan logika matematikanya. Malah berabe donk kedepannya nanti. Jadi sebelum dia berkata "Tidaaakkkk", aku sudah menghentikan kegiatan tersebut.

Ketahui benda/makanan yang disukai si kecil
Ini salah satu jurus ampuh sih yah. Sejauh ini, mau menstimulasi apa aja pakai benda kesukaan si kecil pasti berhasil. Yang jadi masalahnya mah kesukaannya si ken cepet berubah.


Siapkan aneka permainan 
Anak kecil pasti suka yang namanya bermain. Aku aja suka #GakAdaYangNanyak. Jadi ya aku nyiapin aneka macem permainan dah buat si kecil ken. Main apa aja wes, yang penting jangan main perasaan aja *halah.

Bermain sambil berhitung
Menstimulasi kecerdasan logika matematika ini menurutku penting sih karena ada beberapa manfaat yang nantinya bisa si ken rasakan (karena aku juga sudah merasakannya, #AhMasak #AhIya) antara lain :

1. Melatih pola pikir dan analisa si ken.
Karena kecerdasan logika matematika nggak melulu soal sempoa alias hitung-hitungan saja. Melainkan juga melatih pola pikir si kecil dan mengasah kemampuan menganalisis si kecil. Koq kayaknya berat gitu yah. Nggak. Nggak berat koq, masih lebih berat bb aku koq. hehe.


Misalnya ia ingin mengetahui ada berapa varian buah-buahan yang ada di dalam kulkas. Maka proses yang harus dilalui adalah mengelompokkan buah-buah tersebut lalu dihitung deh. Misalnya lagi nih, saat si kecil ingin membuat lego seperti yang ada digambar. Maka langkah yang harus ia lakukan adalah membaca petunjuk penyusunan lalu menyiapkan bahan bahan legonya. Kemudian baru disusun. Seperti itu.

2. Cakap berhitung
Sampai kapanpun aktivitas berhitung ini pasti dipakai oleh siapapun. Baik itu akademisi, hingga ibu rumah tangga seperti aku ini. Jadi dengan kecakapan berhitung, nantinya, akan memberikan si ken kemudahan dalam menjalankan aktivitasnya. Apapun aktivitas si ken nanti.


3. Pandai menemukan solusi atas persoalan yang ia hadapi
Jika pola pikirnya sudah terasah dan ia mahir menganalisis sesuatu, maka selanjutnya adalah ia pandai menemukan solusi. Aku harap sih si ken begitu nantinya. amin.


Lalu untuk apa sih aku menstimulasi kecerdasan logika matematika si ken sejak ia usia dini. Alasanku adalah :

Untuk memberikan kesan pertama bagi si ken dalam belajar logika matematika. Jadi jika suatu saat nanti si ken bertemu dengan sesuatu hal (entah guru matematikanya yang galak atau ditolak gadis pakar matematika) yang tak enak soal matematika, si ken nggak bakal bermuram durja *aseg. Karena kesan pertama belajar matematika (bersamaku) terasa menyenangkan *halah.

■ Jika suatu saat nanti si ken ketemu dengan kesulitan dalam belajar matematika dikarenakan proses belajar mengajar yang tidak diperuntukkan untuk anak dengan gaya belajar kinestetik dan visual. Maka si ken sudah paham solusinya. Ia sudah bisa memahami matematika dengan caranya sendiri.

Hanya untuk memanfaatkan masa masa golden age si ken saja. Yang di usianya saat ini, 3 tahun 4 bulan, diperkirakan ada 1000 T syaraf yang berkembang. Di buku SEG sih begitu. Eman kan kalau masa briliannya begini hanya untuk melatih kecerdasannya yang paling dominan saja. Padahal ia memiliki kemampuan yang superior. Jadi tak jadi masalah lah yah. Asalkan menstimulasinya dengan cara yang benar aja. Tanpa paksaan.

Hanya mengenalkannya saja kepada si kecil ken. Tanpa target apapun. Apalagi target agar ia jadi sejenius aljabar atau einstein. Tidak.

Sebagai Orangtua, kita kan cuma bisa ngasih bekal yang baik baik aja tho. Terserah si kecil mau memilih yang mana. Apakah ia ingin mengembangkan salah satu atau semua kecerdasan dominannya. Atau mungkin tiba tiba tertarik mengembangkan kecerdasan naturalis atau kecerdasan lainnya. Lagipula bukankah kecerdasan majemuk itu digambarkan oleh Howard seperti sebuah lingkaran utuh ?. Iya kan ?.

4 Tips Memperoleh Belanja Online Murah

Saat ini, belanja online tengah menjadi tren di masyarakat. Pasalnya nih ya melalui belanja online, kita bisa lebih banyak mendapatkan kemudahan. Nah beberapa kemudahan yang bisa kita dapatkan antara lain tidak membuang waktu dan tenaga, pembayaran lebih praktis, dan tentu saja belanja online murah menjadi alasan yang paling utama. Inilah yang membuat beberapa masyarakat modern memilih metode pembelian ini.

Namun sayangnya masih ada banyak orang yang enggan berbelanja online loh. Mereka menganggap barang yang dijual secara online sering kali dibanderol dengan harga mahal. Padahal jika pandai memilih mereka bisa mendapatkan barang dengan harga murah dari pasaran yang nyata. Lantas bagaimanakah cara untuk berbelanja online agar mendapatkan harga yang sangat miring? Nih aku kasih informasinya untuk kalian yak.


Sumber

Beberapa tips cara belanja online murah yang bisa kalian coba adalah sebagai berikut:

  1. Carilah toko yang menawarkan harga paling murah. Cara untuk mencari toko online paling murah juga mudah yakni dengan membaca review beberapa mantan konsumen mereka. Review tersebut tak hanya menyajikan info harga saja tetapi juga menampilkan pelayanan toko online itu.
  2. Sering-seringlah mengikuti sosial media dari toko online tersebut. Karena mereka sering kali berpromosi dan mengumumkan diskon lewat sosial media itu. Pada saat mereka mengumumkan akan mengadakan diskon besar, baru deh kita berbelanja.
  3. Carilah voucher online yang sering disediakan oleh mereka. Biasanya toko online yang baru saja buka akan memberikan voucher online dan bisa kita gunakan untuk berbelanja. Voucher ini bisa berupa diskon maupun potongan nominal harga.
  4. Ikuti event yang sering diselenggarakan oleh mereka. Untuk menarik pengunjung mereka sering kali membuat event ataupun perlombaan. Tak ada salahnya kita mengikuti acara tersebut. Lumayan bukan jika hadiahnya berupa voucher atau barang gratis? Beberapa event yang sering diadakan oleh pemilik toko online antara lain cuci gudang dan diskon di hari belanja online nasional.
Selain cara-cara diatas masih ada lagi cara untuk mendapatkan harga murah saat berbelanja online yakni dengan berbelanja di hari-hari besar nasional dan menjelang hari raya keagamaan. Misalnya saat menjelang Idul Fitri, menjelang Hari Natal ataupun saat menjelang Hari Kemerdekaan. Biasanya pada tanggal-tanggal tersebut toko online akan memberikan diskon besar-besaran dan lebih murah daripada biasanya. Masalah ongkos kirim? Beberapa toko online sering kali menggratiskan biaya ongkos kirim dari barang yang kita pesan. Sangat hemat bukan?

Itulah cara untuk mendapatkan belanja online murah. Ternyata mudah, hemat dan praktis sekali bukan?. Sekarang tak perlu khawatir dan berspekulasi jika belanja online lebih mahal daripada langsung. Asalkan pandai memilih pastinya Anda akan mendapatkan harga yang sangat miring. Ayo segera berbelanja online sebanyak-banyaknya dan dapatkan harga paling murah. Demikianlah informasi ini dan semoga bermanfaat yak. 
Facebook  Twitter  Google+ Yahoo

Follow by Email

Mengulas Berbagai Manfaat dan Penggunaan Popok Confidance

Jadi beberapa waktu yang lalu, emak curhat kalau belakangan ini beliau susah sekali berjalan terutama setelah tidur. Menurut dokter, hal in...