Mudik ke Pulau Dewata Naik Mobil Bersama Keluarga


Assalamu'alaikuuummm

Hai halo,
Bagaimana kabar kalian hari ini, Manteman? Aku doakan semoga kalian selalu dalam kondisi prima baik jiwa maupun raga aamiin ya robbal'alamiin.
    
Kali ini aku mau cerita soal perjalanan mudik aku bersama keluarga kecilku naik mobil. Bukan mobil kami. Melainkan mobil salah satu anggota keluarga yang dipinjamkan ke kami untuk kami gunakan mudik.
    
Aku senang pastinya karena dipinjamkan mobil untuk mudik. Namun di sisi lain, ada rasa cemas juga, khawatir, ragu-ragu gitu. Selain karena bukan mobil sendiri, dan karena aku nggak yakin suami mampu mengemudi jarak jauh sendirian. Secara jarak tempuh antara tempat tinggalku yakni Jombang dengan tanah kelahiranku berkisar 485,7 km dan dengan waktu tempuh hampir 11 jam, hal yang membuat aku ragu adalah karena omongan beberapa orang yang bilang kalau mudik naik mobil itu tidak enak. Tapiiii, ah masa’ begitu. Aku nggak percaya. Sebelum ngerasain sendiri mudik naik mobil.




Tiba di hari H. Kami, akhirnya, jadi mudik naik mobil. Dan alhamdulillah berhasil sampai ke tempat tujuan dengan selamat.
    
Lalu kesanku bagaimana? Omongan orang soal mudik naik mobil itu nggak enak, benar atau nggak?
    
Sebelum aku jawab pertanyaan yang kedua, berikut aku rinci soal kesan pertamaku, meliputi suka dan duka, saat mudik ke pulau dewata naik mobil.


Sukanya mudik naik mobil

1. Bisa berangkat kapan saja
Kalau mudik naik bis terutama bis malam, atau naik kereta api, tentu harus mengikuti jadwal keberangkatan bis atau kereta api. Nggak bisa berangkat sekehendak hati.

2. Bisa bawa banyak barang-barang kebutuhan selama mudik 
Dulu, waktu aku mudik naik bis atau kereta api, aku hanya bisa membawa barang-barang sedikit, barang-barang yang benar-benar dibutuhkan dan pasti terpakai saja. Aku juga jadi tidak bisa membawa banyak oleh-oleh untuk keluarga besar. 


3. Bisa buang air kecil dengan nyaman
Di bis atau di kereta api, memang sudah disediakan toilet. Hanya saja, bagiku, toilet tersebut kurang nyaman. Mulai dari nggak bersih juga terkadang minim airnya. 

4. Nggak khawatir kalau tiba-tiba ingin buang air besar
Toilet yang ada di bis atau kereta api, hanya bisa digunakan untuk bak. Jadi kalau tetiba ingin buang air besar, mau nggak mau harus ditahan sampai ke tempat pemberhentian atau kalau sudah mentok banget alias tidak tertahankan mungkin bisa meminta sopir untuk berhenti di pom bensin terdekat. 

5. Bisa singgah ke tempat-tempat yang disuka selama perjalanan mudik
Sepanjang perjalanan mudik, biasanya bertemu dengan tempat tempat atau pemandangan kece. Kalau mudik naik mobil kami bisa singgah sejenak ke tempat kece kwce tersebut. 

    
6. Bisa istirahat, leyeh leyeh selonjoran tiduran kalau rasa capek datang
Kalau mudik naik mobil kita bisa berhenti di rest-rest area. Kita bisa istirahat di sana, leyeh-leyeh, selonjoran hingga tiduran.  


7. Bisa sholat sesuai waktu tanpa jama'
Kalau mudik naik mobil, pas tiba waktu sholat, kita bisa berhenti di masjid atau rest area terdekat untuk melaksanakan sholat. 


8. Bisa ngobrol tertawa suka-suka
Tanpa takut ada yang terganggung dengan obrolan dan tawa-tawa kita. 


9. Bisa pilih alur perjalanan
Biasanya, kendaraan umum yang menuju ke Bali melewati jalur pantura. Namun, mungkin sekarang ada yang mulai melalui jalan tol paspro yang baru diresmikan bulan April lalu oleh bapak Presiden. Nah, karena mudik kali ini kami naik mobil, jadi kami memilih untuk mencoba jalan tol baru pasuruan probolinggo. FYI, bagi yang mau lewat tol ini, cukup menyediakan saldo e-toll sebesar Rp. 38.500,.


Dukanya mudik naik mobil

1. Pemulihan tenaga butuh waktu agak lama.
Selama perjalanan, rasanya senang terus, sampai lupa dengan rasa lelah. Dan lelah baru terasa saat sudah sampai tujuan. Kayak langsung ngumpul numpuk jadi satu, gitu. Ini yang bikin waktu pemulihan tenaga jadi agak lama. Aku sendiri membutuhkan waktu seharian untuk pulih.

Nah, dari list di atas, hanya ada 1 poin di kategori dukanya mudik naik mobil. Namun ada 8 poin di kategori sukanya naik mobil saat mudik. Banyak sukanya ketimbang dukanya saat mudik naik mobil. Fakta ini, secara otomatis menjawab pertanyaan yang ke-2 di atas bahwa mudik  naik mobil ternyata enak.


Dah, pengalaman kami ini, membuat kami makin mantab untuk segera meluncur ke tempat jual beli mobil bekas untuk membeli mobil bekas yang sesuai dengan kantong kami. Agar, saat mudik tahun depan, kami bisa memakai mobil sendiri, bukan mobil pinjaman lagi. 
Nah nih, buat teman-teman yang masih ragu-ragu beli mobil bekas, saranku (yang terinspirasi dari pengalamanku ini) kalian nggak perlu ragu kalau ingin beli mobil bekas. Beli ajaaaaaa. Karena ada banyak manfaat yang bisa kita rasakan dari memiliki mobil sendiri. Lawong manfaat naik mobil saat mudik saja, sudah begitu banyak. Apalagi di momen-momen lain terutama di momen momen penting.
Tapi, rasanya, ada yang lebih penting dari sekedar suka atau duka saat mudik naik mobil yakni soal keselamatan dalam berkendara. Terlebih jarak tempuh antara tempat tinggal dengan tempat asal (tujuan mudik) jauh dan lama. Aku sendiri, mudik ke tempat yang cukup jauh juga. 


Jadi demi perjalanan mudik lancar jaya dan selamat sampai tujuan, maka pastikan kondisi mobil prima dengan mengecek hal-hal di bawah ini. 


1. Cek oli mesin.
Oli merupakan cairan pelumas mesin yang memiliki peran sangat penting yakni melindungi sekaligus pendukung dari kinerja mesin. Jadi jika ole mesin sampai habis maka dapat dipastikan kendaraan tidak akan bisa berfungsi sebagaimana mestinya.

2. Cek tekanan angin ban
Jika tekanan angin ban kurang, maka berakibat pada ban habis tidak rata, boros bahan bakar, handling lambat, ban bunting, dan ban mudah meletus. 

3. Cek air washer
Jika tabung air washer sampai kosong dapat berakibat fatal juga karena berpengaruh nantinya pada visibilitas atau pandangan mata pengemudi.

4. Cek minyak rem
Penting untuk mengecek minyak rem. Karena terkait dengan rem bagel atau rem blong. 

Nah, apabila sudah mengecek hal-hal di atas, dan ternyata hasil pengecekan semua bagus maka bolehlah mobil dipakai untuk mudik.  Dan satu lagi, kondisi pengemudi juga harus dalam kondisi prima pastinya. 

Apabila sudah memenuhi poin-poin di atas, insyaAllah perjalanan mudik akan berjalan lancar jaya, perjalanan mudik terasa menyenangkan, dan oleh-oleh buat keluarga pun bisa bawa agak banyakan. 

So bagi teman-teman yang mudik naik mobil, jangan lupakan 2 poin di atas yak. Agar perjalanan mudik kalian terasa menyenangkan juga aman selamat terkendali. Selamat mudik, yak. Hati-hati di jalan. 


***
Referensi:
otomotifnet.gridoto.com


No comments:

Post a Comment

Biji bunga matahari namanya kuaci
Kupas kulitnya pakai gigi
Eee para pengunjung yang baik hati
Yuk tinggalkan komentar sebelum pergi.

Buah Pir Buah Naga
Jangan khawatir, aku akan mengunjungimu juga. :)

Facebook  Twitter  Google+ Yahoo

Follow by Email

Rawat atau Musnah, Ini Cara Sederhana Ibu Rumah Tangga Turut Serta Menjaga Cagar Budaya Indonesia

Ada kabar yang mencuri perhatian di tengah berita soal asap yang mengepung beberapa wilayah di Indonesia. Kabar tersebut mengenai ditemukan...